Mereka Berpendapat Diajari Membaca Dain (87)
KELUARGA Gubernur Jabar, M. Sewaka menempati rumah mertuanya, Murhasik, ketika mengungsi ke Kp. Cisurupan. Dain ditugaskan untuk menyediakan segala kebutuhan keluarga gubernur. Tak heran, dirinya bisa bergaul akrab dengan keluarga Sewaka, termasuk dengan Juag (sebutan bangsawan wanita Sunda) Ita, putri Sewaka. Malah, saya sempat diajar membaca, tuturnya. Satu kejadian yang sampai sekarang masih diingatnya, suatu ketika, dirinya ingin sekali merokok. Bersama seorang kawan, Dain berencana untuk mencari tembakau dan daun kawung. Ternyata, pembicaraan itu didengar Pak Sewaka. Lalu, beliau bilang, Kenapa mesti mencari, tuh di para, banyak tembakau. Ambil saja, ujarnya. Beberapa hari berikutnya, Dain kembali membicarakan soal itu kepada sang kawan. Lagi-lagi, itu didengar Sewaka. Beliau nanya, kenapa tembakaunya cepat habis? Saya jawab, bukan saya sendiri yang menggunakan tembakau itu, melainkan diminta banyak pemuda. Makanya, sejak itu, setiap habis Jumatan, Pak Gubernur selalu membagi tembakau kepada kami, ucap Dain. Berpuluh tahun tak bertemu, muncul kerinduan Dain. Ia ingin sekali bertemu dengan anggota keluarga Sewaka yang masih hidup. Ari Juag Ita aya keneh, kitu? Ari kahoyong mah...hoyong panggih. Tapi, kaayaan tos kieu geuningan (Apakah Juag Ita masih ada? Keinginan saya bertemu kembali. Tapi keadaan saya seperti ini), demikian Dain. (Hazmirullah/PR-Ai Setiadi/Priangan)*** Mencukur Keluarga Gubernur Damiri (80) KETIKA rombongan gubernur tiba di Lebaksiuh, Damiri tengah memotong rambut seorang pemuda. Salah seorang anggota rombongan nyeletuk, Tah tukang maras di dieu (Itu tukang cukur di sini), tutur Damiri. Sepekan kemudian, seorang utusan datang kepada dirinya. Utusan itu berkata bahwa Gubernur Sewaka minta dipotong rambut. Saya penuhi permintaan tersebut. Tapi, ketika ditanya, saya berkata kepada Pak Gubernur, Ah, teu tiasa, cing teh, Pak. Mendengar perkataan tersebut, Pak Gubernur berkata, Mangga, keun we, satiasana we, ungkapnya. Rupanya, hasil pekerjaan Damiri disukai oleh Sewaka. Sejak itu, sang gubernur rutin memotongkan rambutnya kepada Damiri, sebulan sekali. Bahkan, ketika kemudian gubernur berpindah ke Cisurupan, Damiri diminta turut serta. Tak cuma gubernur, tapi semua anggota rombongan memotongkan rambutnya kepada saya, ujarnya. Uniknya, meski dekat dengan gubernur, Damiri tak kunjung memiliki keberanian untuk sekadar bercakap-cakap dengan sang gubernur. Ah, kuma wantun abdi ka jalmi ageung kitu (Tidak berani saya menghadapi orang pembesar), katanya. Sayangnya, semua perkakas yang pernah digunakannya untuk memotong rambut sang gubernur dimusnahkan oleh gerombolan DI/TII. (Hazmirullah/PR-Ai Setiadi/Priangan)*** Buatkan Peci Muchamad Muslih (80) GUBERNUR Sewaka sempat menjalankan ibadah saum Ramadan di Kampung Lebaksiuh. Ketika lebaran tiba, gubernur dan anggota rombongan membutuhkan kopiah (peci). Soalnya, semua anggota rombongan tak punya. Akhirnya, masyarakat berinisiatif untuk membuat kopiah yang terbuat karpet berbahan beludru, kata Muchamad Muslih. Akan halnya Damiri, Muslih pun merasa sungkan bercakap-cakap dengan gubernur. Kesungkanan itu muncul lantaran sang gubernur memang bukan orang yang memiliki karakter mengobral omongan. Ari ngobrol-ngobrol kitu mah henteu. Margi teu sareng, teu sarorompok (Mengobrol tidak, karena tidak bersama. Tidak serumah), tuturnya. Menurut dia, Sewaka tak selamanya berdiam di Lebaksiuh. Malah, bersama Letkol Sutoko, Komandan Wehrkreise III, ia lebih banyak berkeliling untuk mengetahui situasi di lapangan. (Hazmirullah/PR-Ai Setiadi/Priangan)*** Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/082006/14/selisik/lain03.htm ===== Situs: http://www.urang-sunda.or.id/ [Pupuh17, Wawacan, Roesdi Misnem, Al-Quran, Koropak] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

