Terima Kasih atas pendapatnya mas Harry ...
Ternyata nggak semua hal ttg Microsoft sejelek yang saya dengar, ya:)?

Saya pernah baca dari posting seorang webdesigner yang keluar dari
Microsoft , dan kemudian menjelek-jelekkan Mikocok, gara2 merasa
kreatifitasnya dibatasi, tapi itu mungkin kembali ke masalah 'kedewasaan
emosional' masing2 individu yah, dan adalah opini Subyektif per individu,
Paling nggak Microsoft rada 'melek' soal Usability ...

Dan ada lagi opini laen yang lebih netral soal house-of-Stlyenya Microsoft
dari kolomnya Molly Holzschlag, integrated design di webtechniques,
http://www.webtechniques.com

berjudul +ACI-House Style at Microsoft: In Front of and Behind the Scenes+ACI-
bagusnya katanya Ms. sudah punya HTML Manual Style .. yang dijadikan
pedoman oleh anggota team, biar tidak terjadi konflik antar versi update
dll.

Artikel tersebut saya yakin akan menarik buat dibaca oleh semua anggota
team web design di perusahaan Web di Indonesia yang masih mau belajar :)
dan tidak asal anti Microsoft ..

+AD4-Kalau satu proyek sudah selesai sebelum deadline, si karyawan bisa
+AD4-ambil liburan sesukanya, sebelum diberikan proyek baru.

Wah , asyik juga kalau kerja in-house macam begini .. hampir nggak ada beda
ama Freelancing ya ..

+AD4-Seperti itu juga yang terjadi di perusahaan tempat saya bekerja sekarang
+AD4-ini. Beberapa orang IT mempunyai gaya kerja masing-masing. Ada yang
+AD4-datangnya pagi-pagi, ada yang datangnya siang tapi pulangnya larut malam.
+AD4-Tetapi semua proyek sesuai deadlinenya.

di tempat saya kerja freelance kemaren , asyiknya juga begitu :).
rata2 orang IT emang suka kerja malem ya :) Salud deh buat kantor2 yang bisa
menghargai jam biologis karyawannya .. hehehe

+AD4-Saya pernah nulis mengenai kultur kerja di Microsoft di Kompas, tapi lupa
+AD4-tanggalnya.

Wah boleh tuh mas, kalo disumbangin ke toekangweb.or.id ... :)

+AD4-Rasanya budaya kerja seperti itu yang harus dituntut juga oleh pekerja IT
+AD4-Indonesia ini. Budaya perusahaan di Indonesia selama ini kan manager
tugasnya
+AD4-seperti mengawasi buruh. Menurut saya sebuah perusahaan IT stafnya bukan
+AD4-buruh, seperti buruh pabrik atau buruh bangunan.

Setuju :) dan jangan sampai disebut para toekangweb Indonesia berubah jadi
'koeli-web' atau 'boeroeh-web', dan yang paling parah jadi 'boedak-web'
alias webslave .. hehehe

+AD4-... Kayaknya menarik kalau di web-nya mas Dono ada tulisan mengenai
+AD4-kultur kerja perusahaan-perusahaan yang punya bisnis di Internet. Lalu
+AD4-seperti apa kultur kerja yang diinginkan para pekerja IT Indonesia.

Terima Kasih sarannya mas Harry ...
Insya Allah akan ada di toekangweb edisi berikutnya :)
lagi bingung cari waktu ngerjainnya nih :)

Makanya saya kalo bisa pengen tau opini rekan2 miliser ... terutama
tentang kultur kerja yang diinginkan .. :) karena saya baru punya
pengalaman kerja sedikit sekali ... biasa kebanyakan teori ...
+ACo-teori overload+ACo- .. implementation needed :)

btw, numpang promosi dikit :)
di toekangweb edisi mendatang akan ditulis juga soal +ACI-Kerja Tim+ACI-
yang antara lain membahas itu .. pentingnya pedoman terdokumentasi,
Manual of House Style yang akan membantu kerja tim yang terdiri dari
beberapa Web Designer dan Web Programmer agar nggak konflik ..

Juga terjemahan artikel www.ALISTAPART.com yang judulnya
+ACI-BIG Teams, BIG Problems? Surviving Large Scale Project+ACI- oleh
Julia Hayden .. yang juga menekankan pentingnya dokumentasi
proses, evaluasi dan Manual of Style dalam perjalanan sebuah
team web dev.

Untunglah, ada sebuah firm web design di Indonesia yang sudah mulai
'melek' soal ini dan denger2 bakal bikin Divisi khusus Quality Control dan
Research and Development untuk web designnya ...
kalau ybs ikut milis ini , Salud deh :)

Doni Yudono, Editor
+AFs- http://www.toekangweb.or.id +AF0-
Pengamat Web Design


-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke