namanya juga propaganda pak, sah-sah saja. minimal
jadi tau macam apa kualitas tim suksesnya.

jadi inget fokus Kompas tempo hari...bapak saya
ngomongin nurani oi.hebat...



--- "Heri Hendrayana H (Golagong)"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Saya dengan teman2 RumahDunia bikin bendera Gong
> Media Cakrawala,
> dimaksudkan sebagai unit usaha.
> Lalu bikin BANTEN STAR. Ini juga cara menjaring
> "umat" baru untuk Rumah
> Dunia. Selama ini RD identik dengan orang susah.
> Nah, setelah terpilih 20 finalis, anak2 muda di
> BANTEN STAR yang ganteng
> dan cantik diajak kumpul di Rumah Dunia. Mereka
> tertarik  dan sekarang
> mereka ikut jadi relawan. Mereka nanti akan jadi
> "public figure" atau
> "kehumasan" Rumah Dunia yang mengusung budaya
> literasi. Mereka juga akan
> siap menjadi relawan, mengajari anak-anak miskin
> yang datang ke Rumah
> Dunia. Mereka akan jadi "etalase" yang otaknya akan
> kami isi dengan
> literasi...
> 
> Lalu, kami mau bikin film SAIJA ADINDA.
> Crewnya sineas muda Banten yang tergabung di Scene
> Ten dibawah komando
> PJ Audio Visual Rumah Dunia, Jack La Mota. Kami udah
> meyebar hampir
> seratusan proposal. Tapi, tak satupun yang trtarik.
> Para kapitalis
> Jakarta itu lenih suka menyuruh kita jadi operator,
> yang menjalankan
> ide-ide massal mereka.
> Ada produk telekomunikasi, mereka mau ngasih Rp. 1,5
> jt tapi minta
> branding di acara. Mereka mau ngasih TV 14 inchi,
> juga minta branding.
> Ada yang nyuruh kita jualan produk mereka dan minta
> branding. Begitulah
> par pemodal dari Jkt.
> 
> Justru para pemodal daerah (Banten) yang secara
> modal terbatas,
> mendukung kami. Distro 78, gerai pakaian membantu
> kami 1 jt. Restoran2
> lokal (ayam bakar ciceuri, Bella resto cafe, pizza
> steak and italy, s
> rizky, dan ma haji) mendukung kami berupa konsumsi
> untuk syuting. Selain
> itu, tidak ada.
> 
> Saya coba-coba nyebar sms ke para cagub; TS-Ben,
> Zul-MH, dan MM. Atut-M,
> Irsyad-S, saya nggak punya kontaknya. Saya meminta
> mereka mendukung
> gerakan budaya literasi lewat film SAIJA ADINDA ini
> dengan kisaran Rp. 1
> jt - 5 jt.
> TS menjawab, "Saija Adinda yang ditulis oleh Max
> Havelaar sudah melukai
> warga Lebak. Itu jawaban khas priyayi. Saya jawab,
> "Adipati Kartanegara
> di Max Havelaatr tak ubahnya seperti jawara Banten
> masa kini, menindas
> rakyat." 
> 
> Tiba-tiba hp saya berdering, "Saya, Zuel! Ana suka
> baca novel-noveng
> antum!"
> Saya tanya, "Zuel mana nih?' Dia tertawa, "Zuel
> cagub Banten."
> Hahaha....
> Dan dia nyumbang secara Pribadi Rp. 1 jt.
> Alhamdulillah...
> 
> Tetap semangat
> gg
> 
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> Behalf Of Tedi
> Sent: Monday, September 11, 2006 6:40 PM
> To: [email protected]
> Subject: [WongBanten] masalah pencantuman title
> 
> On 9/11/06, M. Rafiudin <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > Di gang depan rumah saya ada tulisan " SELAMAT
> ATAS
> > DEKLARASI CAGUB DR. ZULKIFLIMANSYAH SE.MM.MBA DAN
> > ...... (kutang lebih spt itulah bunyinya). Kata
> teman
> > saya yg orang Solo : "Ndeso banget tuh orang".
> Kata
> > orang Rangkas mah : "Dusun jasa Dak !!
> >
> > Hare gene masih gak malu tuh pemer titel ???!!!
> Orang
> > PKS kan yang paling rajin pakai jargon2 agama
> kalau
> > ngomong ,harusnya bisa lebih low profile dong ???
> 
> 
> menurut saya tidak perlulah terlalu ekstrem melarang
> pencantuman title
> .. normal-normal aja orang nulis titelnya .. selama
> memang dia punya
> title tersebut. yg bermasalah itu kalo orang marah
> seandainya orang
> lain lupa menyebut titlenya atau titlenya itu
> menjadi kebanggaan
> satu2nya dia hehe lebih parah lagi mencantumkan
> title yg bukan
> miliknya.
> 
> lumrah juga menurut saya pak tryana di semua (?)
> spanduknya menulis
> 'gelarnya' sebagai pendiri banten .. bu atut dimana
> nulis gelar nya
> sebagai plt ... wajar2 saja sbg salah satu bentuk
> memperkenalkan diri
> ke calon pemilih (yg nggak wajar itu kampanye atas
> biaya dinasnya)
> 
> kalo ngobrol dg pak zul ini ... belum pernah saya
> melihat dia
> membanggakan titelnya ... biasa aja. kalo kirim
> email juga dibawahnya
> hanya dia tulis 'zul' ... tanpa gelar etc. begitu di
> header emailnya
> tanpa embel2 gelar etc. kalo kenalan sama orang juga
> dia hanya bilang
> Zulkieflimansyah bukan 'nama saya Doktor
> Zulkieflimasyah'
> 
> masalah jargon agama .. selama bukan tujuan yg jelek
> apa salahnya ..
> pak tryana dimana2 spanduknya pakai hal itu menurut
> saya positif2 aja
> memberi pesan baik ke masyarakat. masak mas Rafiudin
> sebagai pendukung
> beliau menganggap itu negatif??
> yg masalah kalao orang menjadikannya sebatas slogan
> tapi jauh dari
> kenyataan. selama tidak ada bukti kebalikannya ..
> IMHO biasa ajalah
> dan positif aja.
> 
> > apalagi titel akedemis gak jamin orang bisa jadi
> > pemimpin dan manager yg baik gitu loh !!
> >
> 
> memang begitu.
> 
> 
> tedi - tangerang
> 
> 
> Tetap Semangat Mencintai Banten! 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>     (Yahoo! ID required)
> 
>     mailto:[EMAIL PROTECTED]
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke