hmmm, hihi..ingat ayah saya pernah bicara lewat telepon, katanya ayah ditunjuk 
jadi tim sukses balongub (TS) di kec. bayah. eh...berarti ayah dapat fasilitas 
dong........ayah berkelit, katanya lillahitaala, demi memperjuangkan putra 
banten (asli PANDEGLANG) yang punya kualitas baik, maka mari kita dukung.
  geli juga lihat orang tua ikut berkecimpung dalam pemilihan gubernur banten. 
saya sih siapapun orangnya yang akan menjadi gubernur banten tidak jadi 
masalah, jadi lihat saja hasilnya nanti, siapa yang terpilih berarti dialah 
orang yang diinginkan oleh masyarakat Banten.
   
  Maju Pak TS (eh maaf euy...bukan ikut-ikutan)
   
  

Yusron Heryono <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
          Kabar itu kabar burung...
kenapa maju ?...cermati dan renungkan pada paragraph..."Mengapa berniat jadi 
Gubernur"..
Gubernur Baru Banten Maju...akuuur luuurrrr

-----Original Message-----
From: Heri Hendrayana H (Golagong) [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, September 20, 2006 8:33 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un

Saya dulu pernah mendapat kabar, TS itu hejndak berpasangan dengan joko
Munadar. TS jadi A1 dan Djoko A2. Tapi, tiba-tiba TS mundur. Sehingga
Djoko tak punya pilihan lain, kejepit. Karena dia ketua PPP, secara
mekanisme partyai dicalonkan, dia tak bisa menghindar dipasngakan oleh
calon dari Golkar, yaitu Atut.

Nah, dener-dnger, saat itu TS takut sama Abah Atut, kaerna dia pedagang.
Benerkah itu? Katanya, jadi pedagagn itu harus baik sama semua orangt?
Bagaimana? Saat itu saya marah sama TS, karena yagn bisa merubah Banhten
dan melawan hegemoni "jawara", ya TS. Saya kecewaq berat sama TS waktu
itu.

Bagaimana, Yusron?
Ali Nurdin?
Bisa jelaskan ini?
Kenapa tiba-tiba TS sekaragn maju?
Jika sekaragn TS sudah siap berjihad memakmurkan Banten, saya senang
sekali.

Tetap semangat
Gola Gong

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Jaya Komarudin
Sent: Monday, September 18, 2006 11:19 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un

Alhamdulillah. Terimakasih infonya. Akhirnya kita dapat mengenal Pak Try
dari email Kang Ocon ini. 

-----Original Message-----
From: Yusron Heryono 
Sent: Monday, September 18, 2006 11:26 AM
To: [email protected]
Subject: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un

MENGENAL SOSOK H.TRYANA SYAM'UN

Dalam sebuah rapat penting yang dihadiri para tokoh masyarakat Banten
pada tanggal 4 February 2000, TRYANA SYAM'UN secara bulat dipercaya
sebagai Ketua Umum Badan Koordinasi Pembentukan Propinsi Banten (BKPPB).
Melalui organisasi ini, TRYANA SYAM'UN...tentu dengan dukungan tokoh dan
lapisan masyarakat Banten, memimpin perjuangan mewujudkan cita-cita yang
lama tertunda, akibat rintangan politik ketika itu, yaitu "MENDIRIKAN
PROVINSI BANTEN".

Allhamdulillah, berkat tekad dan ijin Allah ST, cita-cita itu
terlaksana. Banten resmi berdiri sebagai provinsi pada tanggal 4 Oktober
2000.

Menunjuk figure TRYANA SYAM'UN untuk memimpin pembentukan Provinsi
Banten, tentu bukan tanpa alasan. Pada diri putra pasangan H.Tubagus
Masduki dari Kadupeusing dan Hj.Baonah dari Kadumerak (Pandeglang),
tersimpan kombinasi beberapa sifat positif yang diperlukan,
kedermawanan, taat beragama, pintar, memiliki watak kepemimpinan, peduli
terhadap rakyat kecil dan masa depan bangsa dan negaranya.

Terlahir dari lingkungan keluarga dengan latar dua wajah budaya Banten
(Ulama dan Jawara), TRYANA SYAM'UN kecil, seperti layaknya anak-anak
masyarakat Banten ketika itu, banyak menghabiskan waktunya belajar
mengaji dan pencak silat, selain belajar di sekolah dasar dan madrasah.
Pengalaman ini kelak menjadi modal penting TRYANA SYAM'UN bergaul secara
akrab dengan para ulama dan jawara, dua kekuatan pada masa lampau
bekerja saling bahu-membahu melindungi rakyat Banten, melawan kekuatan
jahat penjajah dan penjarah. "Keliru besar, jika ada orang yang
mempersamakan jawara dengan segala bentuk kekerasan, apalagi yang
merugikan rakyat. Jawara sejatinya bukan preman". Hanya oknum yang
tidak bertanggung jawab ketika peran jawara disalahgunakan.

Usai menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah (di Lebak), Tryana
Syam'un melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Jakarta, hingga
menamatkan gelar kesarjanaan di bidang Ekonomi. Sadar untuk segera hidup
mandiri, iapun mulai belajar bekerja. Beliau memulai karirnya di dunia
perbankan khususnya di City Bank, sebuah bank terkemuka. Namun dalam
perkembangan lebih lanjut, dengan didasari bakat-bakat kewirausahaan
yang dimilikinya, TRYANA SYAM'UN berhenti bekerja saat berada di puncak
karirnya, sebagai bankir professional dan merintis kegiatan bisnis. 
Sepak terjang dan kerja keras TRYANA SYAM'UN sejak usia mudanya,
mengantarkan putra Asli Banten ini tumbuh menjadi pengusaha sukses dan
tahan banting. Terbukti ketika sejumlah perusahaan yang dipimpinnya
sempat sempoyongan dihantam badai krisis, Tryana Syamun dan kongsinya
berhasil memulihkannya kembali.

Sukses TRYANA SYAM'UN dengan setumpuk kesibukannya di dunia bisnis,
tidak membuat kepeduliannya terhadap masyarakat menjadi luntur, karena
pada dasarnya TRYANA SYAM'UN adalah juga seorang aktivis kemasyarakatan.
Ini dibuktian dengan keterlibatannya di berbagai organisasi, yang
sebagian besar beliau sendiri turut terlibat mendirikannya. Beliau
menjadi Pendiri dan Ketua Umum Assosiasi Leasing/Lembaga Keuangan
Indonesia, Wakil ketua Asosiasi Leasing/Lembaga Keuangan Asia dan
Australia, Anggota Penasehat Majelis Nasional KAHMI, Ketua Umum Badan
Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten, Anggota Pendiri dan Pembina
Yayasan Saija dan Adinda (Lebak), Anggota Pendiri dan Pembina Yayasan
Sumur Tujuh (Pandeglang), Pendiri dan Ketua Umum Dynamika Study Club,
Ketua Umum Forum Komunikasi dan Kerjasama Usahawan Serantau, dan
sebagainya.

Kini pada usianya yang memah tidak muda lagi, TRYANA SYAM'UN tak lagi
banyak disibukan oleh perkara teknis perusahaan. Sebagian besar
perusahaan yang dimilikinya atau perusahaan-perusahaan dimana beliau
berkongsi, telah dipercayakan kepada tenaga-tenaga muda professional.
Beliau hanya duduk sebagai Komisaris Utama atau Dewan Komisaris. Dengan
demikian jika diridhoi oleh Allah SWT, beliau berniat untuk
memaksimalkan pengabdiannya kepada masyarakat Banten.

MENGAPA BERNIAT JADI GUBERNUR

Kalau semata kemewahan jabatan yang dikejarnya, banyak orang menganggap
Tryana Syam'un adalah orang pertama yang dipilih menjadi Gubernur
Banten, lima tahun yang silam. Ketika itu sejumlah tokoh masyarakat dan
anggota DPRD membujuk agar Tryana Syam'un maju sebagai calon gubernur.
Opini Publik memihak dan memberi peluang besar kepadanya, karena dinilai
sukses menjadi ujung tombak memimpin perjuangan pendirian Provinsi
Banten.

Tetapi peluang itu, dengan segala kerendahan hati, beliau menolak lewat
surat terbuka yang khusus beliau kirimkan. Belakangan beliau
mengemukakan "Tidak etis rasanya kalau ketika itu saya harus jadi
Gubernur, sebab kita, tentu saja denga dukungan banyak pihak, baru saja
berhasil memperjuangkan Banten menjadi provinsi. Perasaan saya menolak
karena tak ingin dibilang pamrih jabatan".

Kini, TRYANA SYAM'UN berketapan hati, berniat maju sebagai calon
gubernur dalam Pilkada Banten 2006, demi visi dan kepedulian yang ingin
diperjuangkanya bagi masa depan masyarakat Banten. Perjalanan lima tahun
pemerintahan Banten sekarang, cukup memberi TRYANA SYAM'UN kesadaran
tentang banyak hal dari provinsi ini yang harus dibenahi. Sumber Daya
Manusia, Alam, dan Budaya Banten yang sebenarnya sangat potensial, harus
segera bisa diselamatkan lewat corak kepemimpinan pemerintah yang lebih
amanah, terbuka dan berorientasi kerakyatan. "Kita hanya dapat melakukan
perbaikan di Banten, jika kita berada di dalam system, bukan di luar
system".

Bagi beliau dua musuh bebuyutan bagi sebagian besar mayarakat banten,
adalah kemiskinan dan kebodohan. Dua musuh ini telah menenggelamkan ke
lembah ketertinggalan. Kondisi sebagian besar wilayah Banten, pada 61
tahun usia kemerdekaan negeri ini, pada kenyataannya tidak beranjak jauh
dari kondisi jaman baheula. Kedua musuh Banten utama itu juga melukiskan
ironi besar, sebab sumber daya ekonomi Banten tidaklah buruk, dan
jaraknya hanya "selemparan batu" dari Ibu Kota Jakarta. Mungkin ada
sesuatu yang salah menurut beliau.

TIGA PROGRAM UTAMA TRYANA SYAM'UN

1. Ekonomi : menciptakan sebanyak mungkin lapangan ekonomi, karena
mendapatkan pekerjaan dan kehidupan ekonomi yang layak adalah hak asasi
setiap warga yang dilindungi konstitusi. Pangangguran dan kemiskinan
yang begitu banyak di Banten, selain akibat dari krisis ekonomi yang
berkepanjangan, juga akibat tidak efisiennya pengelolaan pembangunan di
Banten. Menciptakan wilayah Banten yg menyenangkan bagi para penanam
modal/investor, merupakan cita-cita bersama bagi seluruh rakyat Banten.

2. Pendidikan : meningkatkan kualitas dan jumlah sarana fasilitas
pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Secara formal
jenjang pendidikan yang ditempuh mencakup pendidikan dasar, menegah dan
tinggi. Pendidikan itu juga dilakukan secara informal, terutama yang
berkaitan dengan muatan local yang dimiliki Banten. Dalam bidang
pendidikan tinggi, misalnya : Banten selama lima tahun kedepan hendaknya
memiliki satu perguruan tinggi yang berkalober nasional (Center of
Excellent) dengan bidang-bidang keilmuan yang memiliki kegunaan praktis
bagi pembangunan Banten.
3. Kesehatan : pembangunan pusat-pusat kesehatan masyarakat di
setiap desa dan rumah sakit utama di tingkat Provinsi, memerlukan tekad
yang kuat dari pemerintah daerah karena terkait langsung dengan hak
dasar rakyat yang harus dipenuhi. Adanya kasus gizi buruk yang dialami
oleh masyarakat Banten, menunjukan bahwa tidak semua angota masyarakat
dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, karena kemiskinan, jarak
yang jauh, jalan yang rusak dan jumlah fasilitas yang terbatas.

VISI TRYANA SYAM'UN TENTANG MASA DEPAN BANTEN

Maysarakat Banten adalah bagian dari masyarakat dunia yang memiliki hak
untuk tumbuh dan berkembang menuju kehidupan yang lebih modern,
sejahtera, dengan tetap berpijak pada watak dan modal social serta
budayanya. Untuk itu visi pembangunan Banten kedepan haruslah memuat
beberapa hal pokok sebagai berikut :

1. Banten baru, memerlukan sosok kepemimpinan yang sanggup merubah
kultur kerja birokrasi pemerintahan yang lebih sesuai dengan tantangan
global: professional, efektif dan efisien, amanah dan berorientasi
melayani rakyat.

2. Untuk memperbesar pendapatan ekonomi Banten guna membiayai
semua sektor pembangunan di Banten, pemerintah harus mengambl langkah
aktif menjalin kerjasama ekonomi dengan jaringan investor (nasional dan
asing). Karena mengejar berbagai ketertinggalan pembangunan banten,
tidak mungkin hanya berbasis pada sumber-sumber konvensional pendapatan
asli daerah (PAD).

3. Di bidang politik, pemerintah bersama-sama dengan kekuatan
politik lainnya harus menjalin hubungan yang saling menguatkan, untuk
menegakkan prinsip-prinsip kehidupan demokrasi yang sehat dan beradab.

4. Pemerintah membangun hubungan dialogis dengan berbagai elemen
masyarakat, seperti : ulama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi, LSP,
pers/jurnalis, pemuda, mahasiswa, budayawan, dan sebagainya. Karena pada
dasarnya, setiap langkah dan proses pembangunan di Banten, harus menjadi
pengalaman kolektif seluruh warga Banten.

5. Semangat keagamaan yang merupakan cirri khas masyarakat Banten,
perlu di-revitalisasi menjadi kekuatan untuk membanguna moral social
yang luhur. Karena itu segala bentuk pendidikan agama di Banten
(madrasah, pesantern,majelis taklim) harus menjadi bagian tak
terpisahkan dari pembangunan Banten kedepan.

Salam,
Yusron Kamal

Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links



         

                
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke