Kang Saprudin, apakah ayah antum Pak Cecep Purwadinda? Salam. ali nurdin ----- Original Message ----- From: "SP Saprudin" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, September 22, 2006 9:26 AM Subject: Balasan: RE: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un (Maju Pak Tryana)
> hmmm, hihi..ingat ayah saya pernah bicara lewat telepon, katanya ayah > ditunjuk jadi tim sukses balongub (TS) di kec. bayah. eh...berarti ayah > dapat fasilitas dong........ayah berkelit, katanya lillahitaala, demi > memperjuangkan putra banten (asli PANDEGLANG) yang punya kualitas baik, > maka mari kita dukung. > geli juga lihat orang tua ikut berkecimpung dalam pemilihan gubernur > banten. saya sih siapapun orangnya yang akan menjadi gubernur banten tidak > jadi masalah, jadi lihat saja hasilnya nanti, siapa yang terpilih berarti > dialah orang yang diinginkan oleh masyarakat Banten. > > Maju Pak TS (eh maaf euy...bukan ikut-ikutan) > > > > Yusron Heryono <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Kabar itu kabar burung... > kenapa maju ?...cermati dan renungkan pada paragraph..."Mengapa berniat > jadi Gubernur".. > Gubernur Baru Banten Maju...akuuur luuurrrr > > -----Original Message----- > From: Heri Hendrayana H (Golagong) [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, September 20, 2006 8:33 AM > To: [email protected] > Subject: RE: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un > > Saya dulu pernah mendapat kabar, TS itu hejndak berpasangan dengan joko > Munadar. TS jadi A1 dan Djoko A2. Tapi, tiba-tiba TS mundur. Sehingga > Djoko tak punya pilihan lain, kejepit. Karena dia ketua PPP, secara > mekanisme partyai dicalonkan, dia tak bisa menghindar dipasngakan oleh > calon dari Golkar, yaitu Atut. > > Nah, dener-dnger, saat itu TS takut sama Abah Atut, kaerna dia pedagang. > Benerkah itu? Katanya, jadi pedagagn itu harus baik sama semua orangt? > Bagaimana? Saat itu saya marah sama TS, karena yagn bisa merubah Banhten > dan melawan hegemoni "jawara", ya TS. Saya kecewaq berat sama TS waktu > itu. > > Bagaimana, Yusron? > Ali Nurdin? > Bisa jelaskan ini? > Kenapa tiba-tiba TS sekaragn maju? > Jika sekaragn TS sudah siap berjihad memakmurkan Banten, saya senang > sekali. > > Tetap semangat > Gola Gong > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > Behalf Of Jaya Komarudin > Sent: Monday, September 18, 2006 11:19 PM > To: [email protected] > Subject: RE: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un > > Alhamdulillah. Terimakasih infonya. Akhirnya kita dapat mengenal Pak Try > dari email Kang Ocon ini. > > -----Original Message----- > From: Yusron Heryono > Sent: Monday, September 18, 2006 11:26 AM > To: [email protected] > Subject: [WongBanten] Mengenal Sosok H.Tryana Syam'un > > MENGENAL SOSOK H.TRYANA SYAM'UN > > Dalam sebuah rapat penting yang dihadiri para tokoh masyarakat Banten > pada tanggal 4 February 2000, TRYANA SYAM'UN secara bulat dipercaya > sebagai Ketua Umum Badan Koordinasi Pembentukan Propinsi Banten (BKPPB). > Melalui organisasi ini, TRYANA SYAM'UN...tentu dengan dukungan tokoh dan > lapisan masyarakat Banten, memimpin perjuangan mewujudkan cita-cita yang > lama tertunda, akibat rintangan politik ketika itu, yaitu "MENDIRIKAN > PROVINSI BANTEN". > > Allhamdulillah, berkat tekad dan ijin Allah ST, cita-cita itu > terlaksana. Banten resmi berdiri sebagai provinsi pada tanggal 4 Oktober > 2000. > > Menunjuk figure TRYANA SYAM'UN untuk memimpin pembentukan Provinsi > Banten, tentu bukan tanpa alasan. Pada diri putra pasangan H.Tubagus > Masduki dari Kadupeusing dan Hj.Baonah dari Kadumerak (Pandeglang), > tersimpan kombinasi beberapa sifat positif yang diperlukan, > kedermawanan, taat beragama, pintar, memiliki watak kepemimpinan, peduli > terhadap rakyat kecil dan masa depan bangsa dan negaranya. > > Terlahir dari lingkungan keluarga dengan latar dua wajah budaya Banten > (Ulama dan Jawara), TRYANA SYAM'UN kecil, seperti layaknya anak-anak > masyarakat Banten ketika itu, banyak menghabiskan waktunya belajar > mengaji dan pencak silat, selain belajar di sekolah dasar dan madrasah. > Pengalaman ini kelak menjadi modal penting TRYANA SYAM'UN bergaul secara > akrab dengan para ulama dan jawara, dua kekuatan pada masa lampau > bekerja saling bahu-membahu melindungi rakyat Banten, melawan kekuatan > jahat penjajah dan penjarah. "Keliru besar, jika ada orang yang > mempersamakan jawara dengan segala bentuk kekerasan, apalagi yang > merugikan rakyat. Jawara sejatinya bukan preman". Hanya oknum yang > tidak bertanggung jawab ketika peran jawara disalahgunakan. > > Usai menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah (di Lebak), Tryana > Syam'un melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Jakarta, hingga > menamatkan gelar kesarjanaan di bidang Ekonomi. Sadar untuk segera hidup > mandiri, iapun mulai belajar bekerja. Beliau memulai karirnya di dunia > perbankan khususnya di City Bank, sebuah bank terkemuka. Namun dalam > perkembangan lebih lanjut, dengan didasari bakat-bakat kewirausahaan > yang dimilikinya, TRYANA SYAM'UN berhenti bekerja saat berada di puncak > karirnya, sebagai bankir professional dan merintis kegiatan bisnis. > Sepak terjang dan kerja keras TRYANA SYAM'UN sejak usia mudanya, > mengantarkan putra Asli Banten ini tumbuh menjadi pengusaha sukses dan > tahan banting. Terbukti ketika sejumlah perusahaan yang dipimpinnya > sempat sempoyongan dihantam badai krisis, Tryana Syamun dan kongsinya > berhasil memulihkannya kembali. > > Sukses TRYANA SYAM'UN dengan setumpuk kesibukannya di dunia bisnis, > tidak membuat kepeduliannya terhadap masyarakat menjadi luntur, karena > pada dasarnya TRYANA SYAM'UN adalah juga seorang aktivis kemasyarakatan. > Ini dibuktian dengan keterlibatannya di berbagai organisasi, yang > sebagian besar beliau sendiri turut terlibat mendirikannya. Beliau > menjadi Pendiri dan Ketua Umum Assosiasi Leasing/Lembaga Keuangan > Indonesia, Wakil ketua Asosiasi Leasing/Lembaga Keuangan Asia dan > Australia, Anggota Penasehat Majelis Nasional KAHMI, Ketua Umum Badan > Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten, Anggota Pendiri dan Pembina > Yayasan Saija dan Adinda (Lebak), Anggota Pendiri dan Pembina Yayasan > Sumur Tujuh (Pandeglang), Pendiri dan Ketua Umum Dynamika Study Club, > Ketua Umum Forum Komunikasi dan Kerjasama Usahawan Serantau, dan > sebagainya. > > Kini pada usianya yang memah tidak muda lagi, TRYANA SYAM'UN tak lagi > banyak disibukan oleh perkara teknis perusahaan. Sebagian besar > perusahaan yang dimilikinya atau perusahaan-perusahaan dimana beliau > berkongsi, telah dipercayakan kepada tenaga-tenaga muda professional. > Beliau hanya duduk sebagai Komisaris Utama atau Dewan Komisaris. Dengan > demikian jika diridhoi oleh Allah SWT, beliau berniat untuk > memaksimalkan pengabdiannya kepada masyarakat Banten. > > MENGAPA BERNIAT JADI GUBERNUR > > Kalau semata kemewahan jabatan yang dikejarnya, banyak orang menganggap > Tryana Syam'un adalah orang pertama yang dipilih menjadi Gubernur > Banten, lima tahun yang silam. Ketika itu sejumlah tokoh masyarakat dan > anggota DPRD membujuk agar Tryana Syam'un maju sebagai calon gubernur. > Opini Publik memihak dan memberi peluang besar kepadanya, karena dinilai > sukses menjadi ujung tombak memimpin perjuangan pendirian Provinsi > Banten. > > Tetapi peluang itu, dengan segala kerendahan hati, beliau menolak lewat > surat terbuka yang khusus beliau kirimkan. Belakangan beliau > mengemukakan "Tidak etis rasanya kalau ketika itu saya harus jadi > Gubernur, sebab kita, tentu saja denga dukungan banyak pihak, baru saja > berhasil memperjuangkan Banten menjadi provinsi. Perasaan saya menolak > karena tak ingin dibilang pamrih jabatan". > > Kini, TRYANA SYAM'UN berketapan hati, berniat maju sebagai calon > gubernur dalam Pilkada Banten 2006, demi visi dan kepedulian yang ingin > diperjuangkanya bagi masa depan masyarakat Banten. Perjalanan lima tahun > pemerintahan Banten sekarang, cukup memberi TRYANA SYAM'UN kesadaran > tentang banyak hal dari provinsi ini yang harus dibenahi. Sumber Daya > Manusia, Alam, dan Budaya Banten yang sebenarnya sangat potensial, harus > segera bisa diselamatkan lewat corak kepemimpinan pemerintah yang lebih > amanah, terbuka dan berorientasi kerakyatan. "Kita hanya dapat melakukan > perbaikan di Banten, jika kita berada di dalam system, bukan di luar > system". > > Bagi beliau dua musuh bebuyutan bagi sebagian besar mayarakat banten, > adalah kemiskinan dan kebodohan. Dua musuh ini telah menenggelamkan ke > lembah ketertinggalan. Kondisi sebagian besar wilayah Banten, pada 61 > tahun usia kemerdekaan negeri ini, pada kenyataannya tidak beranjak jauh > dari kondisi jaman baheula. Kedua musuh Banten utama itu juga melukiskan > ironi besar, sebab sumber daya ekonomi Banten tidaklah buruk, dan > jaraknya hanya "selemparan batu" dari Ibu Kota Jakarta. Mungkin ada > sesuatu yang salah menurut beliau. > > TIGA PROGRAM UTAMA TRYANA SYAM'UN > > 1. Ekonomi : menciptakan sebanyak mungkin lapangan ekonomi, karena > mendapatkan pekerjaan dan kehidupan ekonomi yang layak adalah hak asasi > setiap warga yang dilindungi konstitusi. Pangangguran dan kemiskinan > yang begitu banyak di Banten, selain akibat dari krisis ekonomi yang > berkepanjangan, juga akibat tidak efisiennya pengelolaan pembangunan di > Banten. Menciptakan wilayah Banten yg menyenangkan bagi para penanam > modal/investor, merupakan cita-cita bersama bagi seluruh rakyat Banten. > > 2. Pendidikan : meningkatkan kualitas dan jumlah sarana fasilitas > pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Secara formal > jenjang pendidikan yang ditempuh mencakup pendidikan dasar, menegah dan > tinggi. Pendidikan itu juga dilakukan secara informal, terutama yang > berkaitan dengan muatan local yang dimiliki Banten. Dalam bidang > pendidikan tinggi, misalnya : Banten selama lima tahun kedepan hendaknya > memiliki satu perguruan tinggi yang berkalober nasional (Center of > Excellent) dengan bidang-bidang keilmuan yang memiliki kegunaan praktis > bagi pembangunan Banten. > 3. Kesehatan : pembangunan pusat-pusat kesehatan masyarakat di > setiap desa dan rumah sakit utama di tingkat Provinsi, memerlukan tekad > yang kuat dari pemerintah daerah karena terkait langsung dengan hak > dasar rakyat yang harus dipenuhi. Adanya kasus gizi buruk yang dialami > oleh masyarakat Banten, menunjukan bahwa tidak semua angota masyarakat > dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, karena kemiskinan, jarak > yang jauh, jalan yang rusak dan jumlah fasilitas yang terbatas. > > VISI TRYANA SYAM'UN TENTANG MASA DEPAN BANTEN > > Maysarakat Banten adalah bagian dari masyarakat dunia yang memiliki hak > untuk tumbuh dan berkembang menuju kehidupan yang lebih modern, > sejahtera, dengan tetap berpijak pada watak dan modal social serta > budayanya. Untuk itu visi pembangunan Banten kedepan haruslah memuat > beberapa hal pokok sebagai berikut : > > 1. Banten baru, memerlukan sosok kepemimpinan yang sanggup merubah > kultur kerja birokrasi pemerintahan yang lebih sesuai dengan tantangan > global: professional, efektif dan efisien, amanah dan berorientasi > melayani rakyat. > > 2. Untuk memperbesar pendapatan ekonomi Banten guna membiayai > semua sektor pembangunan di Banten, pemerintah harus mengambl langkah > aktif menjalin kerjasama ekonomi dengan jaringan investor (nasional dan > asing). Karena mengejar berbagai ketertinggalan pembangunan banten, > tidak mungkin hanya berbasis pada sumber-sumber konvensional pendapatan > asli daerah (PAD). > > 3. Di bidang politik, pemerintah bersama-sama dengan kekuatan > politik lainnya harus menjalin hubungan yang saling menguatkan, untuk > menegakkan prinsip-prinsip kehidupan demokrasi yang sehat dan beradab. > > 4. Pemerintah membangun hubungan dialogis dengan berbagai elemen > masyarakat, seperti : ulama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi, LSP, > pers/jurnalis, pemuda, mahasiswa, budayawan, dan sebagainya. Karena pada > dasarnya, setiap langkah dan proses pembangunan di Banten, harus menjadi > pengalaman kolektif seluruh warga Banten. > > 5. Semangat keagamaan yang merupakan cirri khas masyarakat Banten, > perlu di-revitalisasi menjadi kekuatan untuk membanguna moral social > yang luhur. Karena itu segala bentuk pendidikan agama di Banten > (madrasah, pesantern,majelis taklim) harus menjadi bagian tak > terpisahkan dari pembangunan Banten kedepan. > > Salam, > Yusron Kamal > > Tetap Semangat Mencintai Banten! > Yahoo! Groups Links > > Tetap Semangat Mencintai Banten! > Yahoo! Groups Links > > Tetap Semangat Mencintai Banten! > Yahoo! Groups Links > > > > > > > --------------------------------- > Apakah Anda Yahoo!? > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > Tetap Semangat Mencintai Banten! > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > Tetap Semangat Mencintai Banten! Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
