Alhamdulillah, 
Kang Ferizal yang budiman, 
Mohon maaf bila saya kurang sependapat dengan tulisan
:
 
> Toh orang-2 barat yang tidak "kenal" Islam bisa kok
> membangun kebaikan
> secara terorganisir sehingga membentuk masyarakat
> anti korupsi. Mereka
> berhasil "Menjalankan" perintah Allah. Lantas apa
> yang menyebabkan
> kita yang Islam malah tidak bisa?
 
Karena dalam benak saya timbul pertanyaan :
a. Definisi kebaikan yang seperti apa ? kemudian,
b. perintah Allah yang seperti apa ?
 
Saya pernah diberi buku biografi seorang guru besar
(Prof), asli Orang Pandeglang, beliau belajar di
Amerika, tetapi disertasinya dikecam habis-habisan
karena tidak mau di doktrin oleh Amerika, sehingga
beliau pulang kembali ke Indonesia dan bercerita
tentang ilmu barat dan Islam. menarik sekali
uraiannya. Sehingga kesimpulan saya (mohon maaf)
kebobrokan bangsa ini ada indikasi pengaruh budaya
barat yang ditelan mentah-mentah oleh bangsa Indonesia
tanpa ada seleksi terlebih dahulu.
contoh konkritnya : Demokrasi yang kebablasan.
Seharusnya demokrasi ditempatkan untuk individu
sebagai hamba Allah yang merdeka ( untuk mengemukakan
pendapat yang benar dan bertanggung-jawab), bukan
untuk memilih pemimpin.
Pemimpin dipilih karena memenuhi kriteria yang baik
sesuai Ajaran Agama kita. antara lain : JUJUR, AMANAH,
ADIL,Bijaksana, dll,...( pasti ada walau susah
nyarinya ). 
Untuk sementara sekian dari saya, mohon maaf bila ada
yang kurang berkenan.
Wassalam,
/dedidj
  


   

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke