WCDS !
Ya alhamdullilah, sepertinya ada respon dan ada kuliah
yang berbau agama dan religius, ibarat Wiseguy yang
berbicara,
So, memang kepala dingin memang selalu kita harapkan
melekat dikepala kita, tetapi kalau tetap selama
hampir setahun lebih disuruh mengulur-ulur masalah dan
tanpa ada "inisiatif" dan niatan untuk proses
"komunikasi" ya kepala mendidih juga,
So, inti khotbahnya -'yang sudah ya sudahlah kita
lupa'in, yang penting kedepannya', nggak usah
dievaluasi atau dicari mana yg benar dan mana yg
salah',pokoknya kita pikirin saja kedepannya- memang
khotbah yg bagus dan petuah yang bijak, tapi sayangnya
itu tidak berlaku dan tidak linier dengan apa yang
sedang terjadi.
So, kalau memang seperti itu yg kita inginkan,
bagaimana kita bisa mengaharap generasi yg akan datang
bisa lebih baik dari kita, jangankan lebih baik, mana
yg salah dan mana yg benar utk diri sendiri saja nggak
ngerti dan nggak tahu bedanya dan batasannya,
"Pramuka" saja masih selalu melakukan proses evaluasi
sebagai acuan melangkah kedepan dan masih tahu dimana
batasan mereka "itu cuma Pramuka lho mas",
So, "good news-nya" ternyata memang sampai detik ini,
inisiatif belum muncul dari siDanyon yg "istimewa" dan
memang ini merupakan satu lagi "keistimewaan" di
komando kita,
Dan "bad news-nya" kenaikan kalor dikepala semakin
tidak terbendung sepertinya, wasssalam.
WCDS !
Sudah, mungkin karena kita
Note: forwarded message attached.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Make international calls for as low as $.04/minute with Yahoo! Messenger
http://phonecard.yahoo.com/
--
--[YONSATU - ITB]------------------------------------------------------
On-line arsip : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderator : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
-----------------------------------------------------------------------
Anda terdaftar di List ini dg alamat : [email protected]
| Date: |
Fri, 24 Aug 2001 21:15:12 -0700 (PDT) |
| From: |
"N. Ruswanto" <[EMAIL PROTECTED]> | Block Address | Add to Address Book |
| Subject: |
: [YONSATU] Batalyon-I yg "Istimewa" |
|
|
Saya setuju dengan pendapat Pak Onang, bahwa
semua masalah harus diselesaikan dengan kepala dingin
dan melalui mekanisme yang ada bukan diluar mekanisme
yang ada apa lagi dengan cara-cara kekerasan/pemaksaan
kehendak(diskusi sambil pukul) untuk
penyelesaian masalah. Saya kira itu bukan cara kita...
Kita menilai diri kita berdasar maksud kita, tetapi kita menlai diri orang lain berdasar perilaku kereka. Tentu kita tidak ingin dinilai seperti ini dan menghakimi orang lain dengan cara ini
Saya masih berpendapat bahwa "BUKAN APA YANG KAU
LAKUKAN YANG PENTING, TAPI BAGAIMANA CARA KAU MELAKUKAN
ITU AKAN LEBIH PENTING" kita selalu diajarkan dengan
cara atau etika yang baik.
Dan gemblengan yang benar-benar demokrasi itu ada di
kita...dan juga melatih untuk berbesar hati...
Karena berbicara masalah ketidakpuasan pasti dari dulu
selalu terdapat perbedaan yang menyebabkan
ketidakpuasan dari angkatan ke angktan tapi yang
penting adalah bagaimana cara kita menghadapi
ketidakpuasan itu dan mengambil jalan keluar bersama
dengan tidak menydutkan atau mencari-cari kesalahan
orang lain, saya kira kita akan bisa mengorek begitu
banyak kesalahan orang dan tidak habis-habisnya kita
ceritakan tapi kita coba untuk mencari dan bercerita
tentang kebaikan orang paling lama sejam selesai.
Apalagi kalau masalah ketidakpuasan itu datang hanya
dari beberapa gelintir, bukan mayoritas, yang saya
kira kurang dapat menyesuaikan dengan medan operasi yang
dihadapi.
Dan kita harus menimbang kembali seberapa pentingnya dan urgentnya untuk
diadakan Latrak (Latihan tradisi Korps) untuk
pembaretan dibanding adik-adik kita harus
menyelesaikan kuliah yang jatuh temponya juga
bersamaan pada masa menjelang dan pelaksanaan rutin
Latrak?
Siapa yang akan bertanggungjawab terhadap masa depan
mereka?
Saya berpendapat bahwa saya sangat mendukung bila
adek-adek di Yon I terus bersemngat menyelesaikan
study, kalau sudah selesai baru kembali dengan
rutinitas tugas Batalyon, dan cari solusi kretif dan
inovatif...serta konstruktif
Saya akan tetap bersama kalian selama kalian semua
tidak main-main dan makan tulang kawan...,
dan, dan tidak ada Komando sekomando kalian (anggota
aktif) kalian sudah lakukan yang terbaik...jangan
berhenti, terus lakukan yang terbaik... dengan
memegang teguh Panca Dharma Satya serta pada pegangan
agama kita masing-masing, ikhlas dan tidak irihati...Tetaplah berdiri tegak dan berjalan, seperti seorang prajurit dan bermental seorang Mahawarman, tapi ingat kalian bukan prajurit
Pantang menyerah bukan berarti konyol,
Untuk Pak Martono, Pak Nano dan Pak Rinaldi, apa berita ini benar? Kalau memang benar saya sangat menyayangkan...
Saya kira para alumni dan komunitas disini masih dapat
mencerna dengan bijaksana dan tepat, masih
mempercayakan kepada Komandan, Pembina dan Pak Iftikar
sebagai ketua Corps. Bahwa semua ini dan permasalahan
yang ada sudah dipikirkan, untuk mencari jalan yang
yang terbaik untuk merancang kembali Rentsra Batalyon
2 - 3 tahun ke depan. Hanya perlu kesabaran karena
kita semua punya prioritas masing-masing dan juga
waktu untuk berkumpul...bersabarlah
anyway jangan pernah mencari kambing hitam, karena
bisa jadi kambing hitamnya adalah diri kita sendiri...
not big problem, but may be need big solution
dari yang masih dekat dengan yang aktif
Nomo Ruswanto
9674.08.32498
Do You Yahoo!?
Make international calls for as low as $0.04/minute with Yahoo! Messenger.
Anda terdaftar di List ini dg alamat : [EMAIL PROTECTED]