WCDS,

"Punta Paitilla Airport, Panama, 1989.
Dua peleton AL-AS SEAL team 4 dihujani peluru ketika
bermaksud memasang peledak ke Lear jet pribadinya
Manuel Noriega, mencegahnya kabur dari Panama.
Beberapa operator SEAL yg berusaha memblok sebuah
pesawat kecil di tengah runway juga tak luput dari
hujan peluru yg dimuntahkan pasukan Panama. Seorang
operator SEAL dgn M16+M203-nya segera bergegas
mendekati kubu tentara Noriega tsb utk mendapatkan
firing range yg pas. Peluru berdesingan di sekitarnya,
dia jatuh kena tembak & lalu gugur tak lama kemudian.
Alhasil 4 operator SEAL gugur & 8 lainnya cedera
berat, sebelum airport tsb dapat dikuasai. Sebuah
ongkos yg sangat mahal. Salah satu sebabnya, pihak AS
tidak mempunyai senjata personel yg berdaya tembak
jauh & efektif. Lear jetnya Noriega tsb akhirnya
dilumpuhkan dgn roket M136 AT4."

Kisah nyata tsb di antara banyak cerita pahit lainnya
ikut mendorong pihak Pentagon utk menciptakan sebuah
senjata serbu yg lebif efektif & daya tembaknya lebih
jauh, awalnya dinamai OICW (Objective Individual
Combat Weapon), sekarang disebut M29. Bacaan ttg OICW
banyak dijumpai dimana-mana & sempat terlontar di
milis ini beberapa waktu lalu. Tulisan ini hanya
bermaksud membahas/mendiskusikan beberapa fitur
pentingnya saja.

1. OICW berangkat dari konsep M16/M4+M203. Satu
assault rifle atau carbine 5.56mm, satunya lagi
pelontar granat 40mm, kombinasi yg efektif & banyak
disukai pasukan infantri di lapangan. Kelemahannya,
pelontar granat M203 hanya bisa memuat satu round 40mm
sekali tembak (single shot). Operator harus
menggunakan kedua tangannya utk membuka chamber &
memasukan round baru; agak repot, memakan waktu &
sangat kritis pada saat baku tembak. Problem kedua,
trigger M203 tidak terintegrasi dgn trigger M16/M4.
Posisi trigger M203 yg terletak di depan magazine
tidak begitu ergonomis & kurang akurat utk pembidikan
target. Problem ketiga, round M203 memakai sistem
impact-fuse; meledak kalau kena impak. Makanya
pelontar granat ini harus diarahkan ke satu sasaran
benda padat agar bisa meledak. Karena ini pula, M203
sering kurang begitu efektif di urban warfare, di mana
musuh berlindung di balik dinding beton, kendaraan,
sand bags, dsb.
2. OICW berusaha mengeliminasi kelemahan2 tadi. 5.56mm
kinetic round dipertahankan sebagai peluru serbu sbg
standard NATO, sementara kaliber granatnya dikurangi
separuhnya, dari 40mm menjadi 20mm. Krn ukurannya
kecil, 6 round 20mm dapat dimuat ke dalam satu clip
magazine. Letak magazine di belakang handgrip, mirip
sistem bullpup, sehingga mudah utk load & unload.
Magazine dapat terbuat dari bahan polimer yg
transparan (diambil dari HK G36) sehingga secara
visual operator bisa mengetahui berapa round yg sisa
di dalam. 30-shot clip 5.56mm diletakan secara
konvensional di depan trigger.
3. Fitur menarik OICW lainnya, walau terdiri dari dua
sub-sistem/modul yg berbeda (sistem KE 5.56mm & sistem
HE 20mm), kedua barrel memakai satu trigger yg sama.
Ada satu selektor utk mengatur mana 5.56mm, mana 20mm
yg akan ditembakan. Dgn demikian, posisi membidik
kedua kaliber tetap sama & akurat. Pada keadaan lain,
kedua sub-sistem dapat dipisahkan & dioperasikan
masing2.
4. "Smart" round 20mm HE, selain bisa meledak lewat
impak secara konvensional (impact mode), juga memakai
sistem timed-fuse; meledak dalam jangka waktu tertentu
setelah ditembakan. Kapan, berapa detik setelah
ditembakan ? Jangan kuatir, semuanya dihitung dgn
bantuan laser & komputer. Laser range finder akan
mengukur jarak dari operator ke sasaran. Komputer akan
menghitung waktu yg dibutuhkan utk meledak di dekat
(di atas, di samping, di bawah, dsb. terserah
operator) sasaran tsb & memprogramkannya ke dalam
round 20mm. Secara teori, walau personel musuh
sembunyi di belakang tembok bangunan atau tiarap di
fox hole, kita dapat mengatur dimana proyektilnya akan
meledak, misalnya, sekitar 1-m di atas kepala atau di
samping orang tsb. Ada tiga macam warhead 20mm yg
tersedia, satu berisi high explosive ammo, satu
airburst fragmentation yg jika meledak akan
menyemburkan deadly shrapnel ke segala arah, satu lagi
hanya utk latihan. Bagian belakang round 20mm adalah
sistem fusing berisi micro-chip (utk menerima program
yg dikirim dari komputer) & control fuse (yg akan
mendetonasikan warhead utk meledak).
OICW juga punya sesuatu yg disebut Window Mode. Round
M203 biasa akan meledak begitu kena impak kaca
jendela, mengurangi efektifitas pengrusakannya
terhadap ruang di belakangnya. Dgn window mode, kalau
kena kaca (atau juga lapisan metal tipis), round 20mm
tidak akan langsung meledak tetapi akan didelay
beberapa milidetik. Dgn ini, dipastikan proyektilnya
akan meledak di dalam ruangan. Lebih efektif impaknya
terhadap target.
Mode lainnya adalah Safety Mode, dimana proyektil 20mm
akan meledak sendirinya setelah 8 detik, walaupun
misalnya tidak kena impak. Hal ini utk menghindari
proyektil yg tidak/belum meledak yg tertinggal di area
bekas pertempuran yg akan berbahaya nantinya.
5. Sebetulnya ada sub-sistem/modul ketiga yg merupakan
pusat syaraf OICW, yaitu Fire Control System
(bentuknya seperti teropong) yg berisi laser range
finder, 3X day optic, 3X night/thermal imaging optic,
TV mode & kamera CCD yg dapat menggandakan gambar
siang & malam, serta microprocessor komputer. Sang
operator akan melihatnya mirip layar LCD di belakang
kamera digital biasa. Fitur lainnya, sensor lingkungan
& kompas.
6. Spek lainnya: jarak tembak efektif OICW utk kedua
kaliber adalah 1000m, di atas M16-A2 (800m) & M203
(350m), atau SS1/FNC (450m). Bisa dipakai siang &
malam. Walau dari luar bentuknya masif, ternyata
bobotnya di lapangan 14lbs saja, lebih ringan 10-30%
daripada M16/M4+M203. Thanks to material komposit,
baja titanium & miniatur elektronik.
Salah satu tim vendor OICW adalah H&K Jerman yg
kebagian membuat modul KE & HE. Makanya semua sistem
diadop habis2an dari HKG36 yg diklaim lebih reliabel
daripada M16/M4.
Sayang, skedul deploymentnya di tahun 2009, masih lama
kita bisa ngelihat "M29 in action".

Salam,
Doddy Samperuru


__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Hotjobs: Enter the "Signing Bonus" Sweepstakes
http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/signingbonus

--[YONSATU - ITB]-----------------------------------------------    
Arsip           : <http://yonsatu.mahawarman.net>  atau 
<http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman> 
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman   
List Admin      : <http://home.mahawarman.net/lsg2> 
 

Kirim email ke