RUPANYA BANYAK orang dagang memanfaatkan aspek agama untuk menjual jasa
dan produk mereka. Spt kita ketahui sekarang sudah ada:
1. Pembela Islam - seolah Islam (Allah) itu perlu dibela manusia;
2. Tim Pembela Islam - sedangkan yg dibela adalah penjahat tidak
berperikemanusian Amrozi cs.
3. Bank Islam - seakan Allah perlu duit. Dan ini adalah kiat untuk
menjaring nasabah. Sedangkan bagi yg jujur para nasabah juga dikenakan
biaya administrasi yg setali tiga uang dg bunga bank2 lain;
4. Ekonomi Islam - apakah hukum supply and demand lalu berubah
karenanya?
5. Islamic science - apa bedanya dg science yg sudah lama dikenal dunia
ilmu pengetahuan?

Tanpa disadari orang2 yg unscrupulous ini menjajakan Islam untuk
tujuan-keuntungan  merekasendiri dan pada waktu yg sama mengelabui umat
Islam.

MUI dlm hal ini jelas2 mendengarkan bisikan FULUS dan tidak peduli ttg
Islam.

Gabriela Rantau


--- In zamanku@yahoogroups.com, jam gadang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pada saat bulan puasa, semua produk berusaha menampilkan promosi
produk - produk yang berkaitan dengan hal - hal yang berkaitan dengan
Ramadhan.
> Tidak ketinggalan juga HP Esia, tapi iklannya  benar - benar kelewatan
sekali HP esia ini.
>
> Didepan Gedung Esia Kuningan Jakarta, terpampang Baliho besar bahwa
sekarang ada HP MUSLIM, namanya HP HIDAYAH.
> Dan iklan tersebut dapat rekomendasi dari Komisi Fatwa MUI. Sampai hal
ini saja minta rekomendasi dari MUI. Berapa rupanya MUI itu dibayar ama
Bakrie groups.
> HP nya  berwarna hijau dan ada nada dering yang berbau lagu - lagu
"islam". makanya layak disebut HP Muslim.
>
> Saya cuma heran saja sejak kapan ada HP sudah mulai beragama? Sampai
HP saja ada HP Muslim? Ini benar - benar ironis sekali. Padahal disisi
lain Bakrie masih berlumuran
>  darah dengan korban
>  Lapindo.
>
> Saya sebagai seorang muslim, sangat kecewa dengan tindakan Esia
menjual isu agama  hal muslim dalam  menjual produknya.
>
>
> Wasalam
>
>
> Toyo
>

Kirim email ke