Pengakuan seperti ini memang jarang di dunia muslim. Saya setuju dengan anda 
bahwa ada ajaran yang salah di dalam Islam. Untuk meluruskan kembali Islam 
memang berat. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah pengakuan adanya 
kesalahan ini. Langkah berikutnya ketegasan sikap terhadap yang salah. Lalu 
komitmen terhadap sikap pilihan anda. Lebih baik lagi jika mengkampanyekan apa 
yang anda anggap benar terhadap yang salah.

Dengan demikian, muslim akan maju bersama2 dengan penganut lain untuk 
menghadapi musuh bersama. 

Sikap mendua yg dimiliki muslim (anti terorisme tapi juga anti non muslim) 
malah memperburuk keadaan dan hilangnya kredibilitas.



From: Mentari Pagi 
Sent: Tuesday, December 09, 2008 1:43 PM
To: zamanku@yahoogroups.com 
Subject: Re: [zamanku] Gereja Izinkan Dipakai Shalat... aneh


      Gitu aja kok aneh sih mas........
      Lha di sana kan masjid jarang, n perlu dimengerti mas, shalat bisa 
dilakukan di mana saja kok yang penting tempatnya bersih. Mungkin di sana 
memang gerejalah satu-satunya tempat yang memungkinkan umat muslim melakukan 
shalat, nggak mengganggu kepentingan publik karena umat kristiani juga kan 
setiap saat dalam melakukan ibadahnya di gereja.

      By the way, aku juga salut dengan saudara-saudara kristiani. Kalau di 
Indonesia jelas kondisi ini bukan salah Islamnya mas tapi salah orang-orang 
yang mengajarkan Islam dengan persepsi yang salah. jadinya ya yang diterima 
pengikutnya juga ajaran yang salah. Tapi masih banyak ko mas umat islam 
Indonesia yang tidak menolak ajaran Islam yang salah ini. So, mas mau ngikutin 
ajaran agama apapun, pastikan bahwa ajaran itu memang baik buat mas. Mungkin 
karena saya menerima ajaran Islam yang benar, bagi saya Islam sangat baik buat 
saya.

      salam
      mp 

      --- Pada Jum, 5/12/08, uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

        Dari: uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]>
        Topik: Re: [zamanku] Gereja Izinkan Dipakai Shalat... aneh
        Kepada: zamanku@yahoogroups.com
        Tanggal: Jumat, 5 Desember, 2008, 10:52 AM


              Senang rasanya membaca berita ini,,,,
              Sayangnya itu dilakukan dinegara yang oleh sebagian orang kita di 
cap sbg negara kafir... 
              Dan lucunya, negara yang sering di cap sebagai negara kafir malah 
bisa menyelenggarakan ketenteraman ibadah bagi warga negaranya dalam 
melaksanakan ibadahnya...

              Sholat di gereja ??
              Kalo itu bisa dilakukan di NKRI... adalah suatu keajaiban, 
padahal negara ini katanya mayoritas warganya (merasa) beriman.
              Jangankan beribadah bersama... sesama agamanya pun saling 
bentrok.. entah dibilang aliran sesat atau teroris atau kafir...
              Saya yakin kalo sebagian ummat muslim di negara ini punya 
keyakinan melaksanakan kewajiban sholat digereja ... tidak syah ato haram.
              Jangankan digereja... di masjid/mushola kalo islamnya tidak 
sepaham ... shajadah bekas dipake sholat sesama muslim pun akan dibersihin, 
...se olah2 najis.
              So, better be murtad than stupid...

              murtad nich !!!



              --- On Sat, 6/12/08, Sunny <[EMAIL PROTECTED] se> wrote:

                From: Sunny <[EMAIL PROTECTED] se>
                Subject: [zamanku] Gereja Izinkan Dipakai Shalat
                To: Undisclosed- Recipient@ yahoo.com
                Date: Saturday, 6 December, 2008, 7:27 AM



                Harian Komentar
                05 Desember 2008 

                      Gereja Izinkan Dipakai Shalat  
                     


                Wisconsin, KOMENTAR
                Sebuah gereja di Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat timur 
laut, telah memperkenankan umat Islam melaksanakan shalat dua kali sehari. 
“Kami merasa ber-terima kasih kepada gereja itu,” kata Ajaz Qhavi, seorang 
tokoh Islam setempat. Gereja Presbiterian di Kota Franklin, Wisconsin Selatan, 
itu telah mengizinkan kaum Muslimin setempat melaksanakan shalat sebanyak lima 
hari dalam sepekan, tulis Journal Sentinel, seperti dilaporkan IINA. Sejak 
pekan lalu, kaum Muslimin berkumpul di ruangan


                Sekolah Minggu gereja itu untuk melaksanakan shalat Subuh dan 
Isya. Pusat Islam Milwaukee membayar biaya sewa untuk menutup penge-luaran 
gereja. Langkah tersebut diambil sehubungan tak adanya mesjid terdekat di 
kawasan itu. 


                Para jemaah biasanya shalat di mana saja, seperti di rumah, di 
luar rumah, bandara, kata Isa Sadlon, Direktur Eksekutif Pusat Islam Milwaukee.


                Namun demikian, banyak umat Islam lebih suka shalat berjamaah 
dan lima perjalanan per hari ke mesjid sangat mem-bebani pengeluaran mereka, 
kata mereka.


                Tempat shalat tersebut, kata Sadlon, memungkinkan mere-ka untuk 
memenuhi kewajiban mereka dan jaraknya dekat de-ngan rumah atau tempat kerja 
mereka. Di Kota Franklin, kini terdapat sekitar 150 keluarga Muslim.(ihc
             




------------------------------------------------------------------------
        New Email addresses available on Yahoo! 
        Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and 
@rocketmail.
        Hurry before someone else does! 
     




--------------------------------------------------------------------------------
Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web 
Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online 

 

Kirim email ke