> Mohamad Soleh <aye.m.so...@...> wrote:
> Saya setuju dgn bung tawang mus mus
> kurang cerdas analisanya. ga bisa
> bedain doa sama mantera. ga bisa bedain
> usaha sama takdir.
> 

Kenapa anda tidak bisa menerangkan bedanya doa dan mantera???  Jangan cuma 
menyanggah tapi tidak ada dasar yang bisa mendukung sanggahan anda itu.

Memang antara mantera dan doa penggunaannya berbeda, karena doa itu istilah 
yang digunakan dalam agama Islam, sedangkan mantera itu digunakan oleh semua 
orang baik itu Islam maupun bukan Islam, jadi mantera itu bukan istilah agama 
saja tapi juga yang tidak beragama memberi istilah yang sama.

Doa itu meminta kepada Allah agar harapan si pendoa itu dikabulkan tanpa 
persyaratan harus berusaha untuk bisa berhasil.

Sebaliknya, Mantera itu juga meminta kekuatan bahkan lebih tepatnya mengundang 
kekuatan spiritual agar sipembaca mantera itu bisa diberi kekuatan yang 
memungkinkan dia bisa meraih harapannya dengan kekuatan yang diberikan oleh 
kekuatan spiritual itu yang bisa Allah, Setan, Dewa-dewi atau apa saja 
tergantung kepercayaan sipembaca mantera.

Jadi Doa itu merupakan istilah khusus tetapi mantera itu istilah yang umum yang 
lebih luas dimana juga termasuk artinya berdoa.

Itulah sebabnya, bismillah termasuk dalam kategori "mantera" karena didalam 
bacaannya itu mengundang kekuatan Allahnya dan juga harus berusaha.  Itulah 
sebabnya para ulama selalu mengkhotbahkannya bahwa berdoa saja belum cukup tapi 
juga harus berusaha, demikianlah berdoa sambil berusaha kita namakan "Mantera" 
sesuai definisi yang saya katakan diatas.  Karena berdoa sambil berusaha 
mengandung dua kalimat yaitu doa dan usaha padahal kedua kata ini diwakili oleh 
satu istilah saja yang lebih jelas yaitu "Mantera".

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke