Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, taufik benar, ana keliru. Kemungkinan ana kurang teliti menulisnya dikarenakan beban kerja yang sedikit tinggi. Lain kali ana akan berusaha untuk mencari waktu yang agak tenang sebelum ana menjawab pertanyaan di milis ini.
Ana mohon maaf atas kelalaian ini. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh taufik_salafi80 wrote: > > Assalamu 'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh > > yang dimaksud dengan kesepakatan ulama adalah ijma' bukan jumhur, > karena jumhur maksudnya adalah mayoritas. > > yang harus diingat juga bahwa tidak boleh kita mengklaim adanya ijma' > (kesepakatan) ulama dalam masalah yang masih samar, karena kita tidak > mengetahui bila ada orang yang berbeda pendapatnya. > > imam ahmad rohimahulloh berkata: "barangsiapa yang mengklaim adanya > ijma' berarti telah berdusta, karena dia tidak tahu bahwa boleh jadi > ada orang yang berbeda pendapatnya." > > juga yang harus diingat bahwa pendapat jumhur (mayoritas) ulama belum > tentu pendapat yang lebih rojih.. > > wallohu a'lam > > Taufik > > > --- In [email protected] <mailto:assunnah%40yahoogroups.com>, > "Ronny Anthony" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh > > > > Adapun yang dimaksud dengan kesepakatan ulama (jumhur ulama) dalam > > kitab-kitab ahlus sunnah ialah kesepakatan ulama yang shahih dan > berdasarkan > > dalil-dalil, bukan kesepakatan karena satu madzhab, dsb. Terkadang > ada > > seorang ulama yang pendapatnya berseberangan dengan pendapat > gurunya. > > > > Yang kedua, hanya dibolehkan menggunakan kesepakatan ulama yang > berdasarkan > > dalil-dalil yang shahih dan dapat dipertanggungjawabkan > keilmiahannya. Bukan > > kesepakatan ulama yang berdasarkan karena satu madzhab, dsb. > > > > Wallahu 'alam. > > > > Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. > > > > > > Pada tanggal 17 Apr 2007 19:40:19 -0700, eko <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > > > > > Assalamu'alaykum warohmatullahi wa barokaatuh > > > > > > Ketika menyimpulkan suatu masalah, sering ditulis -sebagai > contoh-- adapun > > > kesepakatan dari sekian ulama (jumlah ulama yg lebih banyak) > pendapat > > > yg rajih adalah yang ini. > > > > > > Ana ingin bertanya, apakah ulama yg sepakat ini ulama yg satu > guru atau > > > lintas guru. Logikanya, jika ini yg terjadi, berarti ada > pendapat ulama > > > lain (yg tdk satu guru dan mungkin benar) tidak terakomodir. > > > > > > Misalnya, jika yg sepakat ulama-ulama Hanafiah, bagaimana dengan > > > pendapat ulama-ulama Syafi'iyah ? Apakah kita tidak boleh > mengambilnya ? > > > > > > Wassalamu'alaykum warohmatullahi wabarokaatuh. > > > > > > Abu Aga Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
