Terimakasih penjelasanya. Namun perlu kami sampaikan bahwa yg meninggal adalah Fulanah. Mengapa Fulanah masih me dapat waris? Harta yang ditinggalkan Fulanah adalah bukan milik Fulan C . Apakah bagian anak Fulan A , anak Fulan B, Dan Fulan C adalah sama.?
Terimakasih penjelasanya Dan Mohon dijelaskan lebih lanjut. Sent from my iPad On 2 Nov 2012, at 07:33, Mohamad Sidiqi <[email protected]> wrote: > > Wa'alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh > > saya asumsikan harta waris sebesar Rp 125 M adalah harta Fulan A yg > dikembangkan oleh Fulanah dimana ahli waris dari Fulan A adalah; > A. Ayah dan Ibu Fulan A > B. Istri (Fulanah) > C. 2 anak laki2 > D. 6 orang saudara > > maka ahli waris yg mendapat harta waris Fulan A beserta prosentasenya adalah > sbb: > > A. Ayah dan Ibu Fulan A masing2 mendapat 1/6 harta waris karena Fulan A wafat > meninggalkan anak, dalilnya surat An-Nisa ayat 11 "...Dan untuk dua orang > ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika > yang meninggal itu mempunyai anak..." > B. Fulanah (Istri) mendapat 1/8 harta waris karena Fulan A wafat meninggalkan > anak, dalilnya surat An-Nisa ayat 12 "...Jika kamu mempunyai anak, maka para > isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan..." > C. 2 anak laki2 mendapat sisanya > D. 6 orang saudara tidak mendapat harta waris karena terhalang anak2 Fulan A > > maka perhitungan pembagian harta warisnya adalah sbb: > karena bilangan pembaginya adalah 6 dan 8 maka asli masalahnya adalah 24, > sehingga > > Ayah Fulan A mendapat 1/6 harta waris atau 4/24 x Rp 125 Miliar = Rp 20,83M > Ibu Fulan A mendapat 1/6 harta waris atau 4/24 x Rp 125 Miliar = Rp 20,83M > Fulanah mendapat 1/8 harta waris atau 3/24 x Rp 125 Miliar = Rp 15,625M > 2 anak lk2 Fulan A mendapat harta waris 13/24 x Rp 125 Miliar = Rp 67,7083M > maka masing2 anak laki2 Fulan A mendapat Rp 67,7083M /2= sekitar Rp 33.85M > > Kemudian ketika Fulanah meninggal ahli waris yg ditinggalkan adalah sbb: > A. Ayah dan Ibu Fulanah > B. Suami (Fulan C) > C. 2 Anak laki2 dari Fulan A > D. 2 Anak dari Fulan B (tidak disebutkan jenis kelaminnya, sy asumsikan lk2, > bila asumsi sy salah tolong dikoreksi karena nanti hasil perhitungannya akan > beda) > E. 1 Anak perempuan dari Fulan C > F. Saudara2 Fulanah > > maka ahli waris yg mendapat harta waris Fulanah beserta prosentasenya adalah > sbb: > > A. Ayah dan Ibu Fulanah masing2 mendapat 1/6 harta waris Fulanah karena > Fulanah wafat meninggalkan anak, dalilnya surat An-Nisa ayat 11 "...Dan untuk > dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang > ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak..." > B. Fulan C (Suami) mendapat 1/4 harta waris Fulanah karena Fulanah wafat > meninggalkan anak, dalilnya surat An-Nisa ayat 12 "Dan bagimu (suami-suami) > seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak > mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat > seperempat dari harta yang ditinggalkannya ..." > C. Semua anak2 Fulanah mendapat sisanya dimana bagian anak laki2 adalah 2 > bagian anak perempuan dalilnya surat An-Nisa ayat 11 "Allah mensyari'atkan > bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang > anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan..." sehingga 4 anak > laki2 x 2 = 8 ditambah 1 anak perempuan, maka tiap anak laki2 Fulanah > mendapat 2/9 harta waris sedangkan anak perempuan mendapat 1/9 harta waris > D. saudara2 Fulanah tidak mendapat harta waris karena terhalang anak2 Fulanah > > > maka perhitungan pembagian harta warisnya adalah sbb: > karena bilangan pembaginya adalah 4, 6 dan 9 maka asli masalahnya adalah 36, > sehingga > > Ayah Fulanah mendapat 1/6 harta waris atau 6/36 atau 6/57 x Rp 15,625M= Rp > 1.64M > Ibu Fulanah mendapat 1/6 harta waris atau 6/36 atau 6/57 x Rp 15,625M= Rp > 1.64M > Fulan C mendapat 1/4 harta waris atau 9/36 atau 9/57 x Rp 15,625M= Rp 2.64M > anak lk2 Fulanah mendapat 8/9 harta waris atau 32/36 atau 32/57 x Rp 15,625M= > Rp 8.77M, maka masing2 anak laki2 Fulanah mendapat Rp 8,77M/4 = sekitar Rp > 2.19M > anak perempuan fulanah mendapat 1/9 harta waris 4/36 atau 4/57 x Rp 15,625M= > Rp 1.09M > > Kesimpulan dari pembagian harta waris Fulan A sebesar Rp 125 M adalah sbb: > Ayah Fulan A mendapat Rp 20,83M > Ibu Fulan A mendapat Rp 20,83M > anak laki2 pertama Fulan A mendapat Rp 33.85M + Rp 2.19M = Rp 36.04M > anak laki2 kedua Fulan A mendapat Rp 33.85M + Rp 2.19M = Rp 36.04M > anak laki2 pertama Fulan B + Fulanah mendapat Rp 2.19M > anak laki2 kedua Fulan B + Fulanah mendapat Rp 2.19M > anak perempuan Fulan C + Fulanah mendapat Rp1.09M > Ayah Fulanah mendapat Rp 1.64M > Ibu Fulanah mendapat Rp 1.64M > Fulan C mendapat Rp 2.64M > > wallaahu a'lam > > أبو علية > > > --- On Wed, 10/31/12, Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> wrote: > > From: Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> > Subject: Re: [assunnah] Pembagian harta waris. > To: "[email protected]" <[email protected]> > Date: Wednesday, October 31, 2012, 10:15 AM > > > Asalamualaikum wa rokhmatullahi wa barokatuh > > Perlu kami informasikan bahwa saat Fulanah meninggal, semua anak Fulanah Dari > ke tiga Suami masih hidup Dan orang tua Fulanah Dan ke enam mertua Fulanah > juga masih hidup. > > Wa salamualaikum . > Syukron > > Sent from my iPad > > On 30 Okt 2012, at 17:02, Mohamad Sidiqi <[email protected]> wrote: > >> >> Ok Pak pertanyaan terakhir, >> ketika Fulanah Meninggal apakah ortu Fulan A dan saudara2nya masih ada yg >> hidup? >> Ketika Fulanah meninggal ahli waris anak2 (pria/wanita) dr Fulan A, Fulan B >> dan Fulan C yg masih hidup berapa orang? >> >> --- On Mon, 10/29/12, Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> wrote: >> >> From: Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> >> Subject: Re: [assunnah] Pembagian harta waris. >> To: "[email protected]" <[email protected]> >> Date: Monday, October 29, 2012, 10:59 PM >> >> >> Asalamualaikum ww. >> Sebagai tambahan informasi bahwa: >> >> Harta waris yg ditinggalkan adalah harta yg diperoleh Fulan A selaku >> pengusaha. Adapun modal dari pinjaman orang tua. >> Saat Fulan A meninggal, orang tua masih lengkap dg 6 orang saudara semua >> lelaki seibu, namun 4 diantaranya lain ayah. >> Secara definitif tidak Ada penunjukan wali. >> >> Saat Fulanah meninggal, masih ada Suami ke 3 (Fulan C) Dan anak Dari tiga >> Suami. >> Orang tua masih lengkap Dan saudara seayah seibu 2 orang laki laki semua, >> seayah saja 4 orang perempuan, seibu saja 3 laki laki. >> >> Wa salamualaikum ww. >> >> >> Sent from my iPad >> >> On 29 Okt 2012, at 13:07, Mohamad Sidiqi <[email protected]> wrote: >> >>> >>> wa'alaikumsalam warahmatullaahi wa barokaatuh >>> >>> Informasi yg Pak Dawam berikan masih sangat kurang untuk membagi harta >>> waris si mayit secara hukum Islam, mungkin Pak Dawam bisa memberikan >>> informasi tambahan sbb: >>> >>> Ketika Fulan A meninggal ahli waris yg ditinggalkan siapa saja (anak, >>> istri, ortu, saudara kandung dst)? >>> >>> dan ketika Fulan A meninggal harta yg ditinggalkan Rp 5 Miliar apakah murni >>> milik Fulan A sendiri atau gabungan dg Fulanah? kalau gabungan berapa >>> prosentasenya? >>> >>> Ketika Fulanah meninggal siapa saja ahli warisnya (anak2, suami,ortu dst) ? >>> >>> wassalam >>> >>> أبو عالية >>> >>> --- On Thu, 10/25/12, Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> wrote: >>> >>> From: Dawam AtmosudiroDawam <[email protected]> >>> Subject: [assunnah] Pembagian harta waris. >>> To: "[email protected]" <[email protected]> >>> Date: Thursday, October 25, 2012, 11:03 PM >>> >>> >>> Asalamualaikum wa rokhmatullahi wa barokatuh. >>> >>> Mohon bantuanya untuk memecahkan persoalan berikut: >>> Fulanah Nikah sebanyak 3 kali dengan urutan sbb: >>> >>> Perkawinan pertama dg Fulan A dikaruniai 2 orang anak lelaki. Kala anak >>> pertama usia 3th, dan anak kedua berusia 1th, Fulan A meninggal. Adapun >>> harta yg ditinggalkan saat itu th 1990 kurang lebih bernilai Rp 5 miliar >>> berupa : >>> - 2 buah toko beserta isinya >>> - 1 buah perusahaan dengan 20 truk baru. >>> - 1 buah rumah ukuran 400m dg pekarangan 15.000m yg digunakan untuk garasi >>> truk. >>> >>> Pada th 1992 Fulanah Nikah lagi dengan Fulan B (perjaka pegawainya) >>> Pada perkawinan yg kedua ini perkembangan bisnis Fulanah bertambah pesat . >>> Pada tabun 2000 Fulan B meninggal dengan meninggalkan 2 orang anak kandung, >>> Dan dua orang anak tiri ( anak Fulan A) >>> Adapun harta Fulanah saat Suami ke dua meninggal kurang lebih bernilai Rp >>> 150 miliar, berupa: >>> - 4 buah toko beserta isinya >>> - 2 buah perusahaan angkutan dengan 100 truk >>> - 1 buah depo petikemas seluas 25.000m >>> - 1 buah rumah 400m, namun pekarangan bertambah menjadi 20.000m. >>> >>> Pada tabun 2004 Fulanah menikah lagi dg Fulan C (pegawainya). >>> Dari perkawinan ini dikaruniai seorang anak perempuan. Namun bisnis tidak >>> berkembang tetapi menyusut Dan pendapatan kian menurun. >>> Pada tahun 2012 Fulanah meninggal dengan posisi harta tetap kurang lebih >>> bernilai sebesar 125 miliar, dengan rincian sbb: >>> - 3 buah toko >>> - 2 buah perusahaan dengan 60 truk yg masih berjalan Dan yg 40 lain ya sdh >>> mogok. >>> - 1 buah depo kosong >>> - 1 buah rumah dengan pekarangan yg menyusut menjadi 18.000m >>> >>> Mohon bantuan ikhwan semua untuk membagi harta ini dengan landasan hukum >>> Islam. >>> >>> Terimakasih. >>> >>> - 4 buah toko >>> >>> >>> Sent from my iPad >> > > > Reply via web post Reply to sender > Reply to group Start a New Topic
