>>>> kalibrasi/focus proyektor di bioskop indonesia tidak benar..


Kalau yg dimaksud dgn kalibrasi adalah pada susunan/komposisi warna..... 
proyektor seluloid (analog) tidak bisa dikalibrasi di bidang ini. Yg bisa 
dikalibrasi lab-nya.

Kalau utk fokus, ga perlu dikalibrasi...cukup disetel sesuia mata saja...kan 
kelihatan kalau ga fokus. Asal patokannya jangan pada teksnya (subtitle)


cheers,

winbert


To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Mon, 2 Feb 2009 18:03:28 +0700
Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop



















    
            setuju..

mungkin HD di rumah terasa lebih baik dari bioskop di indonesia karena:

- layar di rumah tidak sebesar layar bioskop, jadi masih terasa 

"padatnya" gambar HD

- kalibrasi/focus proyektor di bioskop indonesia tidak benar..



Iponxonik wrote:

> Mau nambahin sedikit soal perbandingan kualitas gambar di BluRay dan di 
> bioskop..

> Tentu saja kualitas gambar di bioskop JAUH lebih bagus dari BluRay jika 
> dilihat dari resolusinya..

> 

> Resolusi video di dunia broadcast berdasarkan resolusi dibagi menjadi 3..

> SD (Standard Definiton), HD (High Definition) dan DATA.

> 

> Resolusi SD:

> NTSC 720 x 480

> PAL 768 x 576

> 

> Resolusi HD:

> 1280 x 720

> 1440 x 1080

> 1920 x 1080

> 

> Resolusi DATA

> 2K 2048 x 1365

> 4K 4096 x 2731

> 6K 6144 x 4668

> 8K 8192 x 5462

> 

> Mengapa resolusi 2K-8K disebut DATA, karena hasil scan pd resolusi tersebut 
> hanya bisa di output dalam bentuk sequence file (Targa Sequence, Cineon 
> Sequence dll), sementara resolusi SD dan HD masih bisa di output ke tape 
> digital..

> 

> Resolusi 2K biasa dipakai untuk film yg di shoot menggunakan Super 16mm dan 
> 35mm..

> Resolusi 4K dipakai untuk 35mm..

> Untuk merekam semua informasi yang ada di frame 35mm, dibutuhkan resolusi 
> 6K.. Tapi masih jarang film yg menggunakan resolusi ini untuk pengerjaan 
> post-productionnya, karena msh terlalu mahal.

> Hampir semua film hollywood yang menggunakan teknik Digital Intermediate 
> dikerjakan dan di output pada resolusi 4K..

> Digital Intermediate adalah istilah dimana sebuah film di shoot dengan film 
> 35mm, lalu hasil shooting tsb di scan untuk di color correct diberi efek 
> visual dll, dan di record ke 35mm negative.

> Untuk sequence IMAX film The Dark Knight, digunakan resolusi 6.5K

> 

> Resolusi tertinggi kamera video digital saat ini adalah 4K..

> Kamera2 itu antara lain Arriflex D-21, Panavision Genesis, Dalsa Origin dan 
> Red Camera.

> 

> Selain resolusi, kualitas gambar digital jg dipengaruhi oleh kompresi..

> Jika kita bekerja sepenuhnya pada format analog, tentu tidak ada yg namanya 
> digital compression.. Tidak akan ada penurunan kualitas.

> Tapi jika kita bekerja pada format digital, kita harus berurusan dengan yang 
> namanya digital compression. 

> Pada dunia digital, apabila kita menginginkan kualitas yang sama dgn materi 
> aslinya, maka kita akan membutuhkan data yang sangat besar.

> Pada pengerjaan post-production sebuah film, kita bekerja dengan materi 
> gambar digital uncompressed. 1 frame dgn resolusi 4K bisa berukuran 170MB.. 
> Ini dilakukan agar tidak terjadi penurunan kualitas pada hasil akhirnya, 
> yaitu ke print 35mm..

> Untuk kebutuhan rilis BluRay dan DVD, tentu harus dilakukan penurunan 
> resolusi (down-convert) agar film itu cukup untuk disimpan pada keping 
> DVD/BluRay.. Salah satu prosesnya adalah dgn melakukan digital compression..

> Sementara gambar yang kita lihat di bioskop adalah hasil print langsung dr 
> materi 4K uncompressed, jadi gak mungkin lah kita bilang bahwa gambar BluRay 
> lbh baik dari gambar di bioskop...

> 

>   ----- Original Message ----- 

>   From: Winbert Hutahaean 

>   To: [email protected] 

>   Sent: Wednesday, January 28, 2009 1:11 PM

>   Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop

> 

> 

> 

>   Proyektor yg pakai Pedastial (berdiri dan ditanam) memang bisa menampung 
> satu rol film penuh, dengan extended arm. Tapi bisa dibayangkan lingkar 
> rolnya akan sangat besaaaaarrr...

> 

>   Namun inti dari pemecahan menjadi beberapa rol kecil, bukan hanya karena 
> hal di atas, tapi lebih kepada faktor ekonomis, karena bisa diputar bersamaan 
> oleh 3 bioskop.

> 

>   Jangan bayangkan bahwa 1 copy film itu sama atau sedikit di atas harga 
> keping BluRay disc. Jauh sekali.... !

> 

>   Untuk film 8mm saja (yang saya pakai), 1 kopi film (durasi 90 menit) 
> berharga 3 juta. Maka utk 35mm, kasarnya adalah 4.5 x lipat (karena memang 
> ukuran filmnya 4.5x lipat). Kemudian ada biaya untuk soundtrack.  Mungkin 
> untuk harga sekarang, 1 kopi film bisa sekitar 20-30jt belum termasuk dengan 
> penambahan teks, yang dilakukan per-copy film (tidak menggunakan negative) 
> dengan hitungan per-karakter (termasuk spasi)!!

> 

>   Karena itu, cara paling ekonomis adalah dengan memutar bersama 2-3 bioskop. 
> Sehingga idle time dari kopi tersebut berkurang. Karena itu, waktu tayang 
> bioskop selalu berselisih 20-30 menit. Karena durasi ini sama dengan 2 rol 
> ukuran kecil (sebesar tas ransel). 

> 

>   Inilah rol yg dibawa putar-putar dengan motor. Kayanya Pa Polisi sudah ada 
> komitmen tidak tertulis untuk tidak menilang motor ini kalau berlaku 
> "bajingan" di jalan.

> 

>   BTW, soal nonton di rumah...memang cara paling ekonomis dan nyaman 
> (tergantung orangnya sih...). Tapi menurut saya, kalau kita tidak mendukung 
> denyut nadi bioskop, maka bioskop itu yg akan mati. 

> 

>   Makanya kita yg harus lebih kritis kpd projectionist utnuk menampilkan yg 
> terbaik. Karena sebenarnya, belum ada HDTV atau apapun yg mengalahkan 
> tayangan bioskop (yg dilkaukan dgn benar) jika menilik kpd resolusi yg 
> ditampilkan.

> 

>   Ok...ini akan mengarah kepada debat klasik "Analog vs Digital"..he...he...

> 

> 

>   cheers,

> 

>   winbert

> 

>   _________________

>   Mencari Piringan Hitam (PH) Rock, Progressive, Metal, Blues, Jazz, Country, 
> Pop, Punk, New Age, New Wave, dll? kunjungi www.piringanhitam.co.cc utk 
> koleksi langka. List tersedia!!

>     ----- Original Message ----- 

>     From: Daniel H.T. 

>     To: [email protected] 

>     Sent: Tuesday, January 27, 2009 11:32 PM

>     Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop

> 

> 

> 

>     Pak Wiyono, pertunjukan film yg terputus karena alasan tukang antar film 
> yang terlambat, bukankah cerita lama? Khususnya untuk bioskop2 modern saat 
> ini? Kalau saya tidak salah, bioskop2 modern kelas atas sekarang ini hanya 
> menggunakan satu rol film, atau palingbanyak  untuk satu film. Jadi tidak 
> perlu ganti2 rol film untuk satu film yg terbagi atas beberapa rol??

>     Tolong koreksi kalau saya salah.

> 

>     Ya, memeng betul, ke bioskop untuk nonton film baru, yang belum ada 
> format DVD/BD original-nya, tetapi kalau mau sabar, 'kan bisa menontonnya 
> DVD/BD originalnya sekitar 3-4 bulan sesudah main di bioskop? Itu tidak 
> terasa karena sepanjang waktu tunngu tsb telah antri film2 lainnya format 
> DVD/BD yg kita tonton di rumah. Yang kita dapatkan adalah kualitas gambarnya 
> yang jauh di atas bioskop. Kecuali kalau memang tidak sabar, ya, "terpaksa" 
> nonton di bioskop..:-)

> 

>     Maka itu untuk film2 tertentu, saya nonton di bioskop. Kalau bagus, 
> ketika BD-nya dirilis saya beli untuk koleksi pribadi.

> 

> 

>     Terma kasih

>       ----- Original Message ----- 

>       From: Wiyono 

>       To: [email protected] 

>       Sent: Tuesday, January 27, 2009 10:59 AM

>       Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop

> 

> 

>       Bioskop kan untuk nonton film baru pak Daniel.

>       Kalau mau nonton film baru di rumah kan cuma ada bajakannya.

>       Home theater saya kebanyakan untuk mengulang film yang lagi pingin 
> ditonton.

> 

>       Film jaman dulu memang ada intermissionnya kadang diawal dan ditengah 
> film.

>       Biasanya intermision dibuat selain untuk istirahat ke wc juga untuk 
> mendapatkan penghasilan tambahan dengan penjualan snack dan minuman.

>       Kalau di indonesia intermision mungkin dibuat untuk menunggu tukang 
> antar film yang kena macet dijalan.

> 

>       Wiyono

> 

> 

> 

>    



-- 

Eep S. Maqdir

--------------------------------

www.eepinside.com, www.inifotoku.com

YM: esmaqdir, Powered by Thunderbird & MacBook Pro


      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
_________________________________________________________________
NEW! Get Windows Live FREE.
http://www.get.live.com/wl/all

Kirim email ke