Buat kamu Mariah
  Sebetulnya yang kamu alami itu sama dengan aku, yah dari keluarga pas-pasan 
dan harus mencukupi kebutuhan semua, tapi bedanya kalau aku enggak pernah 
mengeluh dan perasaan di hatiku selalu bangga karena aku bisa membantu kedua 
orang tua,asal kamu tahu aja setiap bulan orang tuaku, saudara-saudaraku 
selalau datang kerumahku, dan setiap mereka pulang aku harus memberikan uang, 
tapi saja tidak benci dengan kenyataan semua, malah aku tabah menghadapinya dan 
selalu berdoa semoga di tambah segala nya dari yang maha kuasa. dan saya pun 
selalu jujur ke Ortu ku, berapa gajiku, namun prinsipku aku selalu bangga 
kepada mereka, dan inilah kesempatanku untuk berbakti. yah jadi janganlah 
sekali-kali kamu membenci mereka hanya karena masalah sepele seperti itu,masih 
banyak yang lebih menderita dari kamu. jadi syukurilah Nikmat yang Tuhan berikan
mariah_kere <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          saya terlahir dari keluarga yang pas-pas bahkan terbilang 
kekurangan. hanya karena karunia dari tuhan saja, maka keluarga kami 
bisa hidup.

saya mengalami permasalah dan dilema, semenjak lulus kuliah. saya 
langsung bekerja hingga saat ini, dan dari kakak dan adik saya 
hanyalah saya saja yang sudah bekerja. dari awal hingga sekian tahun 
bekerja, saya selalu mengirimkan uang untuk keluarga dari gaji saya.

saya akui saya salah karena terlalu jujur pada orangtua mengenai 
penghasilan yang saya peroleh dari bekerja, sehingga orangtua 
menjadi kebablasan dan dengan gampangnya melempar tanggung jawab 
terhadap adik-adik saya yang masih kecil kepada saya untuk 
menyekolahkannya..

jujur saja, saya sangat benci dengan kenyataan ini... di satu sisi 
saya ingin menabung untuk masa depan dan hidup mandiri nanti.. di 
sisi lain, keluarga saya terus merong-rong saya untuk terus 
mengirimkan uang demi mencukupi kebutuhan dan sekolah adik2 saya... 
dalam hal ini, saya membenci ayah dan kakak saya dengan teramat 
sangat karena mereka tidak mau bertanggung jawab..

terbersit dalam hati saya untuk memutuskan hubungan dengan keluarga 
saya... dengan kata lain saya tidak mau berhubungan dengan ayah, 
ibu, dan saudara2 saya lagi untuk selamanya..

tapi saya percaya hukum karma... saya takut sial seumur hidup karena 
membenci keluarga saya... aduuuhhhh...

apa yang harus saya lakukan ya... stresssss sekali rasanya....



         

 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

Kirim email ke