----- Original Message -----
From: Himawary
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 22, 2007 8:05 AM
Subject: Re: [CuRhAt] menderita
Hi...mariah_kere
coba deh kamu jujur sama hati kamu, bahwa kamu bisa seperti sekarang ini
adalah karena keluarga kamu. kamu bisa sekolah dari SD - kuliah itu tentunya
kan atas biaya orang tua kamu,
so aku rasa kamu bisa menjadi seorang yang "bijaksana" dengan berbalas budi
kepada orang tua (siapa dan bagaimanapun keadaan mereka)
jangan sampe menjadi 'kacang lupa kulitnya'. jadilah seseorang yang bisa
berguna bagi orang lain terlebih keluarga kita sendiri.
ingat.. di balik Rizki yang kita peroleh ada hak2 mereka loh,
jangan menjadi sombong karena keadaan kamu sekarang (karena bisa jadi ini
berkat doa keluarga kamu juga)
dan kalo kamu ikhlas untuk berbagi pasti deh bukan beban ato stress yang
dirasakan, but the satisfacation (KEPUASAN).
aku juga yakin kamu masih bisa menabung (meskipun sedikit) dan masa depan
memang perlu di pikirkan tapi bukan dengan mengorbankan orang2 yang telah
sangat sangat berjasa dalam kehidupan kita..apalagi sampe berniat memutuskan
silaturahmi dengan mereka.
Semoga Tuhan selalu memelihara kesucian dan keikhlasan hati kamu dan menjaga
kamu untuk tidak terlalu mencintai kehidupan dunia. Amien
----- Original Message -----
From: mariah_kere
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 22, 2007 3:56 AM
Subject: [CuRhAt] menderita
saya terlahir dari keluarga yang pas-pas bahkan terbilang
kekurangan. hanya karena karunia dari tuhan saja, maka keluarga kami
bisa hidup.
saya mengalami permasalah dan dilema, semenjak lulus kuliah. saya
langsung bekerja hingga saat ini, dan dari kakak dan adik saya
hanyalah saya saja yang sudah bekerja. dari awal hingga sekian tahun
bekerja, saya selalu mengirimkan uang untuk keluarga dari gaji saya.
saya akui saya salah karena terlalu jujur pada orangtua mengenai
penghasilan yang saya peroleh dari bekerja, sehingga orangtua
menjadi kebablasan dan dengan gampangnya melempar tanggung jawab
terhadap adik-adik saya yang masih kecil kepada saya untuk
menyekolahkannya..
jujur saja, saya sangat benci dengan kenyataan ini... di satu sisi
saya ingin menabung untuk masa depan dan hidup mandiri nanti.. di
sisi lain, keluarga saya terus merong-rong saya untuk terus
mengirimkan uang demi mencukupi kebutuhan dan sekolah adik2 saya...
dalam hal ini, saya membenci ayah dan kakak saya dengan teramat
sangat karena mereka tidak mau bertanggung jawab..
terbersit dalam hati saya untuk memutuskan hubungan dengan keluarga
saya... dengan kata lain saya tidak mau berhubungan dengan ayah,
ibu, dan saudara2 saya lagi untuk selamanya..
tapi saya percaya hukum karma... saya takut sial seumur hidup karena
membenci keluarga saya... aduuuhhhh...
apa yang harus saya lakukan ya... stresssss sekali rasanya....