aduhhh.... makasih banget ya buat afif dan linah...
   
  masukan dari kalian tersebut sangat menenangkan hati dan perasaan saya... 
bahkan setelah membaca masukan dari kamu berdua dan merenungkannya... saya jadi 
malu sendiri...
   
  tapi yah... saya manusia.... saya berencana menikah dengan pujaan hati saya, 
punya anak dan berumah tangga.... dan untuk menuju hal itu... Modal adalah 
salah satu syarat utama... untuk itu saya menabung... 
   
  tapi... yah, seperti kata afif... saya akan berusaha untuk ikhlas dalam 
segala hal, ikhlas berkorban demi keluarga, dan ikhlas memberi... saya yakin 
tuhan akan mengganti berlipat-lipat jika ikhlas dalam memberi...
   
  terimakasih,
  Mariah
   
  

afif sudiono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            
mba/mas... benar sekali kata mba herlinah.
  ingatlah, tidak banyak yang seberuntung mba di beri kesempatan berbakti 
kepada orang tua.
  Ingat jua, bahwasanya kita bisa sekolah, bekerja dan mapan bukan karena kita 
pintar atopun kita lebih.. tapi aku yakin sekali bahwasanya sang anak bisa 
berhasil karena Doa dan keikhlasan Orangtua mengasuh dan memberikan kehidupan 
kepada anaknya.
  Jika perasaan marah itu muncul, segera tepislah dengan air tobat seraya ber 
doa pada Tuhan" Oh Tuhan, Tmbahkanlah Rizqi yang ada dengan penuh keberkahan..
  alangkah mulianya manakala Qita mampu membanggakan Orang tua.
  Ingatlah ketika kita marah dengan ingatan akan Air Susu Ibu yang telah di 
berikan kepada kita. Ingatlah bagaimana beliau mengandung kita selama sembilan 
bulan, membelikan kita pakaian dan yang lainnya.
  kalo masalah menabung... Insya Alloh, dari keberkahan dan keridoan yang 
mba/mas berikan akan bertambah dan mba/mas bisa segera menabung
   
   
  
Linah Herlinah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Buat kamu Mariah
  Sebetulnya yang kamu alami itu sama dengan aku, yah dari keluarga pas-pasan 
dan harus mencukupi kebutuhan semua, tapi bedanya kalau aku enggak pernah 
mengeluh dan perasaan di hatiku selalu bangga karena aku bisa membantu kedua 
orang tua,asal kamu tahu aja setiap bulan orang tuaku, saudara-saudaraku 
selalau datang kerumahku, dan setiap mereka pulang aku harus memberikan uang, 
tapi saja tidak benci dengan kenyataan semua, malah aku tabah menghadapinya dan 
selalu berdoa semoga di tambah segala nya dari yang maha kuasa. dan saya pun 
selalu jujur ke Ortu ku, berapa gajiku, namun prinsipku aku selalu bangga 
kepada mereka, dan inilah kesempatanku untuk berbakti. yah jadi janganlah 
sekali-kali kamu membenci mereka hanya karena masalah sepele seperti itu,masih 
banyak yang lebih menderita dari kamu. jadi syukurilah Nikmat yang Tuhan berikan
mariah_kere <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      saya terlahir dari keluarga yang pas-pas bahkan terbilang 
kekurangan. hanya karena karunia dari tuhan saja, maka keluarga kami 
bisa hidup.

saya mengalami permasalah dan dilema, semenjak lulus kuliah. saya 
langsung bekerja hingga saat ini, dan dari kakak dan adik saya 
hanyalah saya saja yang sudah bekerja. dari awal hingga sekian tahun 
bekerja, saya selalu mengirimkan uang untuk keluarga dari gaji saya.

saya akui saya salah karena terlalu jujur pada orangtua mengenai 
penghasilan yang saya peroleh dari bekerja, sehingga orangtua 
menjadi kebablasan dan dengan gampangnya melempar tanggung jawab 
terhadap adik-adik saya yang masih kecil kepada saya untuk 
menyekolahkannya..

jujur saja, saya sangat benci dengan kenyataan ini... di satu sisi 
saya ingin menabung untuk masa depan dan hidup mandiri nanti.. di 
sisi lain, keluarga saya terus merong-rong saya untuk terus 
mengirimkan uang demi mencukupi kebutuhan dan sekolah adik2 saya... 
dalam hal ini, saya membenci ayah dan kakak saya dengan teramat 
sangat karena mereka tidak mau bertanggung jawab..

terbersit dalam hati saya untuk memutuskan hubungan dengan keluarga 
saya... dengan kata lain saya tidak mau berhubungan dengan ayah, 
ibu, dan saudara2 saya lagi untuk selamanya..

tapi saya percaya hukum karma... saya takut sial seumur hidup karena 
membenci keluarga saya... aduuuhhhh...

apa yang harus saya lakukan ya... stresssss sekali rasanya....




    
---------------------------------
  Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.   




    
---------------------------------
  Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.  

         

 
---------------------------------
Never Miss an Email
Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started!

Kirim email ke