Setuju, Bro. Bodhimanggala
Kalama Sutta bilang jangan percaya begitu saja. Berita-berita yg kita terima umumnya diwarnai kepentingan AS.
Memang ada junta militer yang korup, tetapi rakyat Myanmar hidup begitu damai dalam kesederhanaannya. Dibanding demokrasi dalam politik tetapi disertai neo-liberalisme dalam ekonomi?
 
Salam,
Wulandari
 
 
 
----- Original Message -----
From: "bodhimanggala" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, April 06, 2005 11:20 PM
Subject: [Dharmajala] Re: good questions good answer

>
>
> Hi
> Anda pernah secara langsung ke Myanmar?
> or cuman dengar kata orang or baca di koran?
> kalo cuman itu mah, sama aja donk, komentar anda tidak valid, hehehe
>
> salam
> me
> ============================
>
> --- In
[email protected], "flyaway_withlove"
> <
[EMAIL PROTECTED]...> wrote:
>>
>>
>>
>>
>> jawaban nomor 10 itu agak konyol. Kita tahu sama-sama Myanmar bukan
>> negara yang baik. Di negara itu berdiam junta militer. Myanmar
>> melakukan pelanggaran ham. Demokrasi dipacung. saya pikir jawaban
> yang
>> pas adalah antara negara dan agama hubungannya sedikit.... saya pikir
>> tidak ada negara yang baik. tapi entahlah.
>> Sementara Jepang setahu saya adalah mayoritasnya adalah penganut
> shinto.
>>
>
>
>
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
> Would you Help a Child in need?
> It is easier than you think.
> Click Here to meet a Child you can help.
>
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
> --------------------------------------------------------------------~->
>
> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.
>
> Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
> tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
> serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
> Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
> latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
> agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
> sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
> Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.

> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
>   
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
>   
[EMAIL PROTECTED]
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
>   
http://docs.yahoo.com/info/terms/

>
>
>
>
>


Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
 
Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope
Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke