--- In [email protected], Rinto Jiang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saudari/a Rinto Jiang,

Jika waktu saya bilang, "Buddhisme yang murni dari Sang Maestro,
Siddharta...", itu tidak berarti saya mewakili pandangan Theravada.
Jangan pikir kalau Saya bilang, "Buddhisme yang murni dari Sang
Maestro, Siddharta..." itu berdasarkan pengalaman saya sebagai
penganut Theravada. Perkataan saya itu didasarkan dari buku-buku Dalai
Lama, Lama Surya Das. Berarti pandangan saya juga dipengaruhi oleh
Tibetan Buddhism. Selain itu saya juga dipengaruhi oleh
tulisan-tulisan spritual lintas agama yang sedikit banyak mengutip
kehidupan Siddharta, seperti Karen Armstrong, Anand Krishna, Eknath
Easwaran, Krishnamurti. Jadi jangan pikir saya mengucapkan perkataan
"murni" itu dari pengalaman Theravada. Saya mengobservasi kehidupan
Siddharta dari sumber2 di atas dan sumber2 lainnya seperti internet.
Berdasarkan itu, saya memahami bahwa Siddharta sendiri tidak
mengajarkan berdoa kepada pihak eksternal.

Semoga ini meluruskan banyak hal.

Saya sendiri saat ini juga memiliki beberapa ketidaksetujuan terhadap
beberapa praktik dari theravada yang tidak dijumpai oleh tibetan atau
mahayana. seperti cewek mens tidak boleh ke tempat khusus buddhism
yang saya lupa namanya, bikkhu tidak boleh duduk bersebelahan dengan
cewek.

jadi sekali lagi, janganlah mengkritik Theravada karena posting saya
karena saya tidak mewakili theravada, tapi mewakili diri saya pribadi
yang sudah dipengaruhi theravada, dalai lama, lama surya das ( tibetan
), spiritual lintas agama......

Jika anda mendeteksi superioritas atau kesombongan dari posting saya,
yah wis, itu kesalahan saya bukan theravada.... karena sekali lagi
saya tidak mewakili pandangan theravada. 

terima kasih atas perhatiannya dan pengertiannya.
 
> Rinto Jiang :
> 
> Aih (menghle nafas), saya gak tahu anda itu aliran apa. Tapi yang 
> sekarang ini yang sering saya dengar mengaku alirannya paling murni 
> kayaknya hanya satu. Walau anda di belakang sudah mengaku bahwa
sekarang 
> ini tidak ada yang murni lagi, namun masih banyak penganut aliran ini 
> yang belum mengakui kenyataan seperti itu. Kalau berbicara dengan orang 
> seperti itu, biasanya saya menangkap ada perasaan superioritas bahwa 
> mereka adalah penerus ajaran Siddharta yang paling murni setidak2nya 
> bila dibandingkan dengan aliran lainnya. Gak tahu yah kalau Siddharta 
> masih mengobservasi kondisi melenceng ini dari atas sana, saya rasa 
> Ia-nya pasti menghela nafas juga.
> 
> Aliran tadi adalah aliran Theravada terutama yang dari Thailand. 
> Pikirnya mahayana itu pasti datangnya dari Cina, saya mau yang asli dan 
> belum tercemar. Orang yang masih punya pandangan bahwa alirannya paling 
> murni itu terlalu naif dan gak melek sejarah. Saya yang abangan ini,
gak 
> berani mengaku umat Buddhis ini saja masih tahu kalau Mahayana dan 
> Theravada itu sampai pada saat yang bersamaan di Burma dari India. Lalu 
> Theravada yang sekarang eksis di Burma dan Thailand itu asalnya dari 
> asimilasi Theravada dulu dengan agama Brahma yang ada di Indocina 
> sebelum Buddhisme sampai di Burma dan Thailand. Masih punya nyali 
> mengaku sebagai yang paling murni? So naive.
> 
> 
> Rinto Jiang






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke