Hehehe, gue udah tulis artikel yg serius, eh, malahan belum ada 
tanggapan.
gue tulis sembarangan, malah banyak yg tanggapin
jadi geleng2 kepala

Mengenai how to pray, again you can choose what ever u like
1. KIS : Keep it simple. Ya gak usah pake apa2. Doa aja sesuka 
ati..., mau pake bahasa apa juga boleh
pake hio apa gak ya terserah

2. Ikut tradisi yg udah ada. Ada tradisi Mahayana China dan Mahayana 
(termasuk Vajrayana) Tibetan. Ini bisa sangat rumit.
Terus terang, saya dulu juga tidak tertarik mempelajari Mahayana 
China apalagi Tibetan, karena kok kesannya rumit banget.
Tapi rupanya saya ada ikatan karma dgn tibetan buddhisme, ya jadi 
gak bisa lari, hehehehe

Teman saya dan saya sudah membuat satu buku hasil terjemahan dari 
berbagai sumber mengenai salah satu metode berdoa poin ke dua
Yaitu tentang Tara Hijau. Who is She? How to pray to her, etc etc

Insya Allah, Wesak ini bisa keluar

Berminat? japri saya aja

Buku ini kelak tidak dijual dan juga tidak dibagikan gratis.
Hanya ganti ongkos cetak (belum tau berapa)
author nya gak dapat honor dan royalti kok, jadi dijamin harga 
terjangkau, hehehe


=============================================

--- In [email protected], harryson huang 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Jadi ngelantur ke murni vs tdk murni. 
>  
> Topiknya soal doa.
> Jawaban yang sudah masuk so far:
> - Doa itu wishing saja. Tidak pada siapa2. 
> - Doa itu pada Buddha --> Dharmakaya. 
>  
> Caranya gimana? suka2 aja? Atau harus ikut format tertentu? Bahasa 
apa? Harus sambil pasang hio?
>  
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke