Dear Bro Haryyson,
Sekuntum teratai untuk Anda, sekuntum teratai untuk Anda seorang 
calon Buddha.

Hmmm....Meditasi ditinggalkan...?
Hehehe....Gimana yaah...Dulu aku berpikir meditasi itu identik dengan 
duduk diam& dlm posisi bersila. 
Trus belakangan saya baru tau ada juga meditasi jalan.

Trus bahwa ternyata lewat meditasi kita diajak untuk lebih masuk ke 
dalam diri, mengenal semua kebiasaan diri, termasuk emosi, reaksi, 
persepsi, dll.Yg lebih penting adalah kita benar2 diajak untuk hidup 
di saat ini.(sadar)

Dan ternyata kita bisa bermeditasi setiap saat.Yaitu kita mengawasi 
pikiran kita, gejolak perasaan, kebiasaan yg muncul,gerak tubuh kita, 
suara kita, mendengarkan orang lain saat mereka bicara......

Itu meditasi non-formal..Benar, seperti yg Anda bilang, bahkan 
mencuci piring pun bisa jadi faktor pencerahan. Itu juga meditasi 
kan....Kita memeditasikan begitu banyak ketergantungan dalam semua 
aspek kehidupan.
Pasti ketika mencuci piring itu, dicuci dengan penuh kesadaran 
kan....hehehehe....... 

mohon koreksi jika ada yg salah.....  :)  :)


with metta,
Julie





--- In [email protected], harryson huang 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Demikian pula dengan meditasi, toh seiring dengan pengertian 
seseorang
> terhadap dhamma dan hukum karma, meditasi cepat atau lambat pasti 
akan ditinggalkan!!
>    
>   Mencapai kebebasan bukan karena duduk mengamati nafas atau 
membaca mantra. Orang yang mengerti bisa mencapai kebuddhaan saat 
mencuci piring sesudah makan, apalagi kalau melakukan ritual dan 
doa!! Bukan begitu?
>    
>   Persoalannya bukan meditasi versus ritual. Persoalannya ada di 
pikiran, segala yang membantu pikiran ini menjadi tercerahkan adalah 
Jalan Buddha!! Toh tujuan mantra adalah membantu pikiran mencapai 
samadhi. Termasuk Nienfo dan ritual-ritual lain. 
>    
>   salam,
>   Harryson
>   
> 
>    
>   
> 
> PIJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   saudara chik ik yg baik,
>     sy setuju dengan anda bahwa tingkat batin setiap org adalah 
berbeda2. sy 
> tidak tahu pasti apakah ritual dan doa adalah ajaran buddha 
langsung atau 
> tidak walaupun sy cenderung mengatakan sang buddha tidak pernah 
mengajarkan 
> ritual dan doa, namun yg pasti buddha tidak pernah melarang umatnya 
> melaksanakan ritual dan doa, toh seiring dengan pengertian 
seseorang 
> terhadap dhamma dan hukum karma, ritual dan doa cepat atau lambat 
pasti akan 
> ditinggalkan.
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "ching ik/ djoni" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, March 04, 2006 10:25 PM
> Subject: [Dharmajala] Re: Capai pembebasan melalui Upacara, Ritual 
dan Doa ?
> 
> 
> >
> >
> >  Dalam Pembicaraan antara Yang Arya Maha Kassapa dan Hyang Buddha
> > mengenai doa dan mantra ini, mungkin ada yang menjadi bertanya-
> > bertanya bahwa jika doa tidak dapat membuat seseorang terbebas 
dari
> > Samsara, lalu mengapa ada ritual doa/mantra dalam agama Buddha?
> > Sesungguhnya ajaran Buddha tidaklah menolak terhadap ritual doa 
dan
> > mantra. Mengenai pembicaraan antara Y.A Kassapa dan Hyang Buddha,
> > yang perlu kita diperhatikan adalah konteks pembicaraannya dan
> > kepada siapa (orang dengan tingkatan batin apa) Hyang Buddha
> > membicarakannya. Ajaran Buddha adalah ajaran yang bersifat 
tahapan.
> > Pembicaraan antara Y.A Kassapa dan Hyang Buddha ini  boleh 
dikatakan
> > sebagai ajaran tahapan tinggi, sehingga tanpa perlu menjelaskan
> > secara panjang lebar, dengan mengetahui kemantapan batin Y.A
> > MahaKassapa maka Hyang Buddha to the point aja. Jadi harus tahu
> > bahwa ajaran itu diberikan kepada siapa , kepada orang jenis apa.
> > Adalah memang benar bahwa doa dan ritual tidaklah dapat 
membebaskan
> > orang dari Samsara dalam arti sesungguhnya. Tetapi tidak berarti 
dia
> > itu ditolak dalam ajaran Buddha. Seperti halnya bahwa selama masih
> > ada nafsu sex, kita tidak akan dapat terbebas dari samsara, tetapi
> > sang Buddha tidak menolak/melarang adanya kehidupan sex bagi 
perumah
> > tangga. Tetapi saat membicarakan tentang jalan pembebasan, maka
> > Hyang Buddha akan katakan Tidak ada tempat untuk sex.  Jadi
> > tergantung pada kepada siapa dan orang dengan tahapan batin apa
> > dalam menerima ajaran itu.   Adanya berbagai doa ritual/ mantra
> > agama Buddha, hal itu memang bukan untuk digunakan dengan alasan
> > bahwa akan dapat membebaskan orang dari Samsara. Namun ada 
sebagian
> > orang telah menganggap bahwa doa atau bahkan melafal nama Buddha
> > adalah ritual yang telah melenceng dari garis batas kerangka
> > pelatihan yang benar dalam ajaran Buddha. Sehingga mereka menjadi
> > berpaling atau merasa tidak nyaman dengan doa atau ritual melafal
> > nama Buddha, karena beranggapan bahwa ajaran Buddha adalah ajaran
> > yang rasional. Namun mereka tidak sadar bahwa rasionalitas mereka
> > hanya dapat menampung hal-hal yang sebatas keterbatasan mereka. 
Ini
> > tentu akan menghambat mereka untuk masuk ke pintu ajaran Buddha 
yang
> > lebih tinggi dan halus.
> > Perlu dipahami bahwa ritual doa/mantara  dalam agama Buddha 
hanyalah
> > merupakan salah satu dari sekian banyak upaya
> > kausalya/sarana/alat/cara bijaksana yang digunakan oleh para
> > Bodhisattva/para Buddha/para Ariya di dalam membimbing semua 
makhluk
> > hidup. Ada makhluk hidup yang lebih cocok dibimbing dengan sarana
> > pengendalian sila yang ketat, maka para Buddha akan menggunakan 
cara
> > itu untuk membimbingnya dan saat sampai pada tahapan yang
> > tinggi/matang, sarana pengendalian sila yang ketat tidak 
diperlukan
> > lagi dalam arti bahwa batin telah digodok menjadi matang, tanpa
> > mengendalikan pun akan terkendali secara alami. Ada makhluk hidupa
> > yang lebih cocok dibimbing dengan sarana meditasi intensif, maka
> > para Buddha akan menggunakan cara itu untuk membimbingnya dan saat
> > sampai pada tahapan yang matang, sarana meditasi intensif tidak
> > diperlukan lagi karena tanpa meditasipun batin telah terlatih 
dalam
> > tingkatan meditative. Demikian juga dengan doa, ritual .Semua ini
> > merupakan sarana/upaya kausalya dari pada Buddha. Kita belum 
sehebat
> > Y.A MahaKassapa, jadi lebih baik kita sering sering mengingat 
Buddha
> > dan berlatih sambil membaca mantra/nama Buddha agar kita dapat 
maju
> > secara bertahap hingga pada tingkatan seperti Y.A Maha Kassapa 
maka
> > baru dapat melepaskan itu semua. Setuju? Jika sanggup yang nggak 
apa
> > apa kok.
> >
> > Kira-kira begitulah.., mohon koreksinya kalo salah.. hhihii
> >
> > Cg ik
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di 
dalam diri 
> > saya maupun di luar diri saya **
> >
> > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami 
> > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
pengertian 
> > dan cinta kasih yang kokoh **
> >
> > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami 
> > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga 
> > terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> >
> > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh 
> > welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
ataupun sore 
> > hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu 
sesama 
> > melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur 
> > kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam 
diri saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh 
rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat 
kami ** 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Religion and spirituality   Spirituality 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "Dharmajala" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Brings words and photos together (easily) with
>  PhotoMail  - it's free and works with Yahoo! Mail.
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke