Ikut nimbrung sekalian, topik ini membuat saya teringat pada kasus
kongkret soal tolong menolong ini.

Banyak romo-romo pandita, dan juga bhante (terutama dari Theravada)
mengajarkan pada kita bahwa Dana yang paling mulia adalah Dana Dharma.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pernyataan bahwa obyek berdana yang
paling baik adalah para anggota Sangha.

Dua pertanyaan yang membingungkan saya selama ini, mungkin ada bro atau
sis yang tahu jawabannya :

1. Kalau dana paling mulia adalah Dana Dharma, bolehkah kita (bagi yang
sudah berpengetahuan luas tentang Dharma, tentunya!) berdana Dharma
kepada para bhante? Artinya memberi pelajaran, bimbingan dan wejangan
Dharma kepada mereka? Daripada memberi dana dalam bentuk lain yang
kurang baik, bukanlah lebih baik pilih dana yang paling mulia untuk
dipersembahkan kepada mereka, yakni Dana Dharma?

2. Ini kejadian faktual. Pada saat hari Asadha, umat Buddha jauh-jauh
hari telah menyiapkan dana untuk dipersembahkan kepada Sangha pada saat
peringatan Asadha di vihara.  Ketika itu, saya juga ikut-ikutan
merayakan hari Asadha, dan juga menyiapkan dana untuk dipersembahkan
kepada Sangha. Nah, dalam perjalanan menuju vihara, berdua dengan kawan
saya, kami berpapasan dengan seorang kakek (diperkirakan umurnya lebih
dari 70-an) bertelanjang dada, dan kelihatan menderita sekali (mungkin
kelaparan tidak makan).  Spontan saja, kawan saya langsung menyerahkan
seluruh pakaian dan makanan yang semula dimaksudkan untuk dipersembahkan
kepada Sangha kepada si kakek tua itu. Tapi saya tidak, karena anggapan
saya berdana kepada fakir miskin pahalanya kurang besar dibanding
berdana kepada anggota Sangha. Disuruh pilih salah satu antara keduanya,
tentu saya pilih yang menghasilkan pahala besar, yakni berdana kepada
Sangha. Soal si kakek tua itu kelaparan dan menderita, masa bodoh, itu
urusan dia! Yang penting saya harus tetap berdana kepada Sangha untuk
mendapat pahala besar kelak!!

Pertanyaan saya adalah :

Pahala siapa yang lebih besar saya atau kawan saya? Saya kira, tentu
pahala saya yang lebih besar, karena obyek berdana saya adalah para
bhante anggota Sangha yang mulia! Bukan gembel tua dekil dan bau!

Bodoh sekali kawan saya itu, kesempatan menghasilkan pahala besar
dilewatkan begitu saja, malah dia menyia-nyiakan dana untuk  Sangha dan
diberikan kepada seorang gembel tua yang tidak dikenal itu.

Salam,



Erik

------------------------------------------------------------------------\
--------------------------------------------






  In [email protected], Robert hook <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Siapakah yang akan anda tolong jika pada suatu kondisi dimana anda
hanya bisa menolong satu dari dua orang yang paling anda sayangi contoh
ayah atau ibu?

Bagaimana anda memilih satu dari dua itu?
Apakah tindakan itu dibilang salah atau benar jika kita hanya memilih
satu dari dua?
  Apakah ada pilahan yang lain selain memilihi satu dari dua?
  Sekian dari pertanyaan dari orang awam ini. Mohon maf jika ada
perkataan yang kurang sopan.

> Dari,
> orang yang buta dengan dunia






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke