For All of my Docters, Saya rupanya telah bikin banyak dari dokter-dokter kita jadi alergi dan gatal-gatal panas dingin tersebab uraian dan ulasan saya yg sedikit menyengat bak lebah hutan... padahal Lebah si penyengat juga berguna lho buat terapi alternatif...
Saya pikir tidak ada salahnya, dokter-dokter kita perlu tahu sedikit penilaian dari para konsumen dan pasien pengguna jasa Dokter.. Ada banyak hal yg perlu diketahui oleh Dokter-dokter semua ttg apa yg ada dalam pemikiran pasien dan masyarakat awam ttg para dokter.. Saya mungkin telah bikin resah sebagian pak dan buk dokter, betulkan demikian parah persepsi seorang dokter dimata stakeholder pengguna jasa??? Mungkin saya adalah kecualian, dimana memang demikianlah kesimpulan yg terangkum selama saya dialog dgn kebanyakan pasien terutama yg tidak mampu, yg butuh biaya bukan hanya buat berobat,tetapi juga bagi pendidikan bocah dan anak anaknya,juga bagi yg tidak punya cukup biaya buat menambah kekayaan dokter-dokter,sehingga dgn terpaksa bertanya pada tukang-tukang obat diberbagai tempat jual obat umum ttg penyakit yg diderita dan bercerita dgn jerih bahwa dia tidak mampu berobat kedokter umum dan spesialist, sementara puskesmas dgn obat-obat subsidi dan peralatan ala kadarnya tidak cukup mampu mengenyahkan penyakit dari badannya.. Dan akhirnya dia pulang membawa obat dari toko obat tsb dgn harapan ada kesembuhan... Saya tahu ada berbagai persoalan interen dalam badan Departemen Kesehatan sendiri yg begitu amburadul dalan hal pengurusan penempatan Dokter PTT, juga seabrek kerumitan lain ttg surat Izin Prakter, danjuga mungkin gaji teramat kecil bagi sebagian dokter tertentu.. Ini memang perlu diangkat kepermukaan dan Saya kira Dokter-dokter berhak bicara secara lugas dan jelas pada Dep kesehatan.. Tetapi bahwa biaya berobat sebegitu besarnya, siapa yg akan membantah.. mungkin barangkali bagi penyakit pilek, gatal-gatal korengan ringan, batuk flu biasa bisalah ditangani dgn biaya murah, bahkan cukup dgn bertanya pada si tukang obat diberbagai toko obat biasa, tetapi yg spesifik dan amat butuh spesialisasi pengobatan, nah ini yg begitu mahalnya bagi kebanyakan pasien-pasien kita.. Kesehatan itu mahal, bahkan lebih mahal lagi dari beberapa suap nasi.. sementara penyakit itu murah sekali datangnya bahkan bagi yg selalu menjaga dirinya sekalipun.. tidak ada seorangpun yg steril dari penyakit... Saya hanya berharap janganlah sampai para dokter kita begitu leluasanya menekan pasien berpenyakitan menahun untuk mengorek isi dompetnya lebih dan lebih dalam lagi sehingga yg tersisa hanyalah harapan agar malaikat maut segera memulangkannya kealam baka!!! Artinya kesembuhan total hanya akan terjadi dalam peristirahatan total dalam perut bumi , bukan dalam olahan racikan obat dokter.. sayang sekali.. Dalam hari-hari nan fitri ini, saya tidak bisa tidak, sebagaimana manusia-manusia lain punya banyak kesalahan dan kekhilafan dan dgn ini mohon maaf yg sebesar-besarnya atas berbagai ketidak laziman dan selamat berlebaran bagi dokter-dokter kita yg muslim, mohon maaf lahir dan Bathin. juga bagi yg non Muslim saya ucapkan salam Damai selalu.. Semoga kita semua selalu dalam LindunganNya.. Amin I am sorry.. soo sorry, but it's my way... thankyou for all... Sang A man From Minangkabau Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
