|
February 28, 2005
Child's Play
Unless you are converted and become as little children,
you will by no means enter the kingdom of heaven. —Matthew 18:3
|
![]()
After a surprise
storm blanketed the Middle East with snow,
a newspaper photo showed four armed men smiling as they built a snowman outside
the battered walls of a military headquarters. The wintry weather also caused a
protest to be canceled and delayed a debate over parliamentary matters of pressing
importance. Men wearing long robes and women in traditional black dresses and
headscarves were seen playing in the snow. There's something about snow that
brings out the child in all of us.
And
there's something about the gospel that beckons us to abandon our deep
hostilities and feelings of self-importance in favor of a childlike humility
and faith. When Jesus was asked, "Who then is greatest in the kingdom of
heaven?" (Matthew 18:1), He called a little child to come to Him and said,
"Unless you are converted and become as little children, you will by no
means enter the kingdom of heaven" (v.3).
It has
been said that age diminishes our imagination, hopes, and possibilities. The
older we get, the more easily we say, "That could never happen." But
in a child's mind, God can do anything. A childlike faith filled with wonder
and confidence in God unlocks the door to the kingdom of heaven. —David
McCasland
God,
give me the faith of a little child!
A faith that will look to Thee—
That never will falter and never fail,
But follow Thee trustingly. —Showerman
Faith shines brightest in a childlike
heart.
|
Senin, 28 Februari
Permainan Anak-anak
Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak
akan masuk ke dalam Kerajaan Surga (Matius 18:3)
|
Bacaan: Matius 18:1-11
Setahun: Ulangan 1-3
Sesudah badai yang
mengejutkan menyelimuti Timur Tengah dengan salju, sebuah foto pada surat kabar memperlihatkan empat orang
laki-laki bersenjata sedang tersenyum. Digambarkan mereka
sedang membuat manusia salju di sisi luar dinding markas militer yang sudah
rusak. Cuaca musim dingin juga menyebabkan dibatalkannya aksi protes dan
ditundanya perdebatan mengenai persoalan-persoalan parlementer yang sangat
penting. Para laki-laki yang mengenakan jubah panjang dan para wanita yang
mengenakan gaun hitam tradisional dengan penutup kepala tampak sedang
bermain-main di salju. Ada sesuatu di dalam salju yang membuat sifat
kanak-kanak dalam diri kita menyeruak keluar.
Dan ada bagian Injil
yang menganjurkan kita untuk menanggalkan sikap permusuhan, perasaan
mementingkan diri sendiri, serta untuk memiliki sikap rendah hati dan iman
seperti seorang anak kecil. Pada saat Yesus ditanya, “Siapakah yang terbesar
dalam Kerajaan Surga?” (Matius 18:1), Dia kemudian memanggil seorang anak
kecil dan berkata, “Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil
ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (ayat 3).
Ada yang mengatakan bahwa usia
menghilangkan imajinasi, harapan, dan berbagai kemungkinan yang dapat kita
lakukan. Dengan bertambahnya usia, kita menjadi semakin mudah berkata, “Itu
tidak mungkin terjadi.” Tetapi dalam alam pikiran seorang anak, Allah bisa
melakukan apa pun. Iman seperti anak kecil yang dipenuhi oleh kekaguman dan
kepercayaan akan Allah membuka kunci pintu ke dalam Kerajaan Surga —David
McCasland
IMAN BERSINAR PALING TERANG
DI DALAM DIRI MEREKA YANG BERHATI KANAK-KANAK
|
Matius 18:1-11
18:1. Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya:
"Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di
tengah-tengah mereka
18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak
bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam
Kerajaan Sorga.
18:4 Sedangkan barangsiapa
merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam
Kerajaan Sorga.
18:5 Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia
menyambut Aku."
18:6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini
yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan
pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
18:7. Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada,
tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
18:8 Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu,
karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang
dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api
kekal.
18:9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena
lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada
dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini.
Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang
wajah Bapa-Ku yang di sorga.
18:11 (Karena Anak Manusia
datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"
<--------------------------------------------------------------------------->