Kalau melihat fair atau tidak, disebelah mana yang fair disebelah mana yang
tidak.
Apakah hanya di papua saja yang belum/tidak fair, apakah dibelahan lain di
indonesia bahkan pulau jawa sudah fair ?
Apa sebenarnya yang disebut merdeka ?
Apakah dengan melepaskan diri dari negara kesatuan Indonesia, itu yang
disebut merdeka ?
Apakah kemerdekaan yang didengung-dengungkan di papua itu akan memerdekakan
rakyat papua ?
Kemerdekaan papua hanyalah keinginan sekelompok orang yang tadinya mempunyai
kedudukan di pemerintahan yang lalu dan saat ini tersisih, mereka ingin
hidup enak seperti jaman dulu dan mempergunakan isu kemerdekaan untuk
keperluan mereka sendiri....... apakah harus dibuktikan dengan melepaskan
diri dari negara ini lalu rakyat yang sekarang berkoteka akan tetap
berkoteka sementara sekelompok orang tersebut menari-nari karena sukses
memerdekakan keinginannya mengisi kantong sendiri.
GTS
-----Original Message-----
From: Gunawan Wibisono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, June 06, 2000 5:00 AM
Subject: Re: [envorum] Papua Merdeka dan Pemanfaatan SDA
>Adalah sesuatu yang tidak 'fair' apabila setelah melewati lima dasa warsa
di
>dalam menikmati kemerdekaan orang di Jakarta sibuk mengejar gaya hidup ala
>amerika (nike - adidas, sepatunya; ala paris parfumnya; rolex arlojinya;
>dsb.dsb) sedangkan saudara kita di Papua masih banyak yang memakai koteka.
>Adalah sesuatu yang menyedihkan kalau melihat kekayaan alam yang menggunung
>di Papua menjadi kerusakan buatan yang melembah dalamnya. Sedangkan
hasilnya
>tidak mereka nikmati, tetapi hanya akibatnya mereka rasakan. Saudaraku di
>Papua, sangatlah bijaksana bila kalian menentukan sikap sendiri dalam
rangka
>menyongsong masa depan. Mungkin kami sedih mendengar salam perpisahan
>kalian. Namun lebih baik melihat saudaraku berbahagia di seberang sana,
dari
>pada menangis di sisiku. Selamat menempuh perjalanan hidup yang penuh
>tantangan. Junjunglah tinggi kepentingan lingkungan hidup. Selamat jalan
>saudaraku.
>
>
>At 08:21 AM 6/5/00 +0800, you wrote:
>>Kongres Rakyat Papua yang baru saja berakhir telah memproklamirkan
>>Kemerdekaan Bangsa Papua. Terlepas dari tinjauan hukum yang menyatakan
Papua
>>Merdeka merupakan tindakan makar, namun rakyat Papua tahu persis (bukan
>>orang-orang pusat/Jakarta yang paling tahu) inilah yang terbaik bagi
rakyat
>>Papua. Kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan tidak ditentukan oleh
>>komunitas lain, melainkan komunitas mereka sendirilah yang dapat
mewujudkan
>>kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan itu. Otonomi yang dicanangkan
>>pemerintah hanya dongeng pengantar tidur agar rakyat papua tertidur lelap.
>>Alasannya, rakyat Papua belum siap !!! sehingga eksploitasi SDA Papua
dapat
>>dilakukan tidak terbatas dan hasilnya dipersembahkan ke Jakarta untuk
>>dikorup. Kemerdekaan Papua adalah jalan terbaik bagi rakyat Papua untuk
>>menikmati SDA mereka sehingga mereka kelak lebih sejahtera dari sekarang.
>>Selamat buat Rakyat Papua !!!
>>
>>Salam dari Butta Mangkasara,
>>Nenny R Babo.
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------
>>Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>>Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>>Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>>
>>
>Gunawan Wibisono
>PhD candidate
>Institute for Environmental Science
>Murdoch University - South Street
>Murdoch - WA 6150
>Phone: 08 9360 6395 (O)
>Email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]