Jika saya mengesampingkan Konsumsi, Jika Produksi 800rbu- ttpi Cost utk menciptakan 800rbu + penjualannya tdk saling menutupi apakah tetap dikategorikan sbgai Defisit?? Jadi 800rbu barrel itu jadi tidak "ekonomis" karena biaya produksinya yg besar sekali, belum lagi menombok utk sisa konsumsi yg bgitu besar jg,,
Misal, biaya yg dibutuhkan utk mengeluarkan 800rbu itu dimampatkan jadi 100rupiah, dari 1000 rupiah, menurut hemat saya akan jd "ekonomis" dan bisa menutupi kekurangan "kebutuhan konsumsi" kita.. Sederhananya sih begitu.. Terlepas dari Mafia Migas yg memang harus diberantas, tp pernahkah terpikir utk mengurangi biaya yg tidk semestinya dibebankan kepada Negara?? Hmmm.. saya berpikir sederhana saja,, maklum baru bs mengamati saja, dari jauh lagi, utk meraba jg ga bisa, blm muhrim #eh,, Hahahaha... Salam Tatzky Sent from my BlackBerry 10 smartphone. Tatzky Reza Setiawan Geologist +62 82136 125314 +62 81294 037682 Original Message From: Cahyo Utomo Putro Sent: Friday, October 17, 2014 21:20 To: [email protected] Reply To: [email protected] Subject: Re: [fgmi] Oil Fund Economic in Norway Dulu pernah baca ulasan salah satu guru besar ekonomi UGM yang mengatakan bahwa penurunan lifting migas Indonesia tidak lepas dari adanya mafia migas. Dibuatlah agar lifting migas punya gap cukup jauh dari kebutuhan nasional supaya para mafia ini untung besar dari tender pengadaan migas dari luar negeri. Lepas dari benar tidaknya, satu hal yang miris adalah ternyata ada saudara sebangsa kita sendiri yang tidak ingin melihat kemandirian energi nasional, CMIIW ya Pada tanggal 17/10/14, Bhaskara Aji <[email protected]> menulis: > Produksi dan konsumsi mas tatzky, > Produksi 800rb. Kalau konsumsi 1.4 juta. Defisit 600rb barel. > Dari 800rb tersebut masih ada yg diekspor lagi, krn minyaknya ngga sesuai > dngan spek kilang di Indonesia. So impor realnya bisa lebih besar drpd 600rb > barel :D > Skr tambah2 harga minyak turun. So dont expect indonesia akan mendapatkan > revenue seperti tahun2 sebelumnya. > > Mas Avel, itu sebenernya memberikan %APBN thd pengembangan SDM khan? Memang > pendidikan itu penting dan SDM harus diutamain! Jangan SDA nya mulu di > perhatiin. > > Bhaskara Aji > G0001 > > Sent from Yahoo Mail on Android > >
