> Manusia Sebagai Subyek Jiwa demokratis itulah membuat para pekerja kembali menjadi subyek dan menjadi mitra dengan para pemodal dalam perusahaan. Sebagai subyek orang tidak lagi "dipakai" atau dimanfaatkan demi keberhasilan produksi, melainkan mereka berkarya dengan menggunakan ketrampilan, pengetahuan atau tenaganya.
Manusia adalah subyek karena manusia adalah Homo Imago Dei (Manusia Citra Allah, menurut Alkitab), Allah adalah subyek. maka manusia sebagai "Citra Allah" adalah subyek pula, dan selalu subyek. Karena itu manusia tidak bisa dan tidak boleh "dipakai", dimanfaatkan, apa lagi diexploitasi sebagai homo economics. Maka yang ideal adalah bahwa para pekerja/karyawan menjadi partner dalam perusahaan di mana ketrampilan, pengetahuan dan tenaganya merupakan "modal" yang mereka tanamkan dalam perusahaan, sedangkan upahnva adalah "dividennya". Kalau hal itu diterapkan dengan sadar, maka dengan sendirinya tertanam rasa memiliki pada para pekerja. Seorang pelamar atau seorang karyawan bukan "sumber daya" melainkan manusia bermartabat, karena ia adalah Homo Imago Dei, yang menawarkan atau menanam "modalnya". What is in a name? Oooh....., a lot! # Apakah kalau pelacur, lantas menjadi WTS atau PSK maka ia akan berubah dari homo economicus menjadi Homo Imago Dei? Apakah kalau organ2 cabulnya diberi nama `modal' dan imbalannya diberi nama `dividen' maka mereka menjadi Homo Imago Dei? Jika mereka membeli kosmetik, fashion, dll, disebut `modal kerja' dan kalau melakuken operasi2 plastik disebut `investasi' lantas kalau mejeng dijalanan disebut `pemasaran'. Jika mejengnya didalam gedung maka mereka sedang `ngantor'. Apakah kalau babu, jongos, pembantu, pembokat, diganti menjadi pramuwisma maka ia akan berubah dari homo economicus menjadi Homo Imago Dei? Apakah kalau otot dan keringatnya diberi nama `modal' dan imbalannya diberi nama `laba' maka mereka akan menjadi Homo Imago Dei? Benarkah hanya PSK yang menjadi obyek dan bukan subyek? Tidakkah pelanggan2nya juga merupakan obyek bagi si WTS? Benarkah juragan selalu menjadi subyek bagi buruh2nya? Tidakkah juraganpun obyek bagi buruh2nya? Yang harus mengupahlah, memberi cuti lah, bonus lah, ini lah, itu lah, inu lah. Euphemisme tidak akan merubah martabat sebab, pada ada Homo Homini Lupus. Manusia adalah srigala bagi manusia lainnya. Manusia adalah obyek bagi manusia lainnya. Pada akirnya, bukan Homo Imago Dei melainken Homo Imago Homo. Citra seseorang ditentuken oleh manusia lain. Seseorang menjadi obyek atau subyek tergantung relasi orang2 tsb. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/4It09A/fOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups - Join or create groups, clubs, forums & communities. Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups - Join or create groups, clubs, forums & communities. is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
