At 04:47 AM 23/11/07 +0000, you wrote:
Kalau boleh tahu, pak veri, seperti apa Ibnu Arabi menjelaskan
tentang Kun ?
Saya pernah meresensi buku karangannya, mudah2an bisa membantu.. (terlampir
dibawah) :
Misteri Kun
Resensi Buku : Misteri Kun (Syajaratul Kaun), Doktrin Tentang Person
Muhammad SAW
Judul Asli : Syajaratul Kaun dari Hikayah Iblis
Mesir: Mushthafa Al Babi al Halabi Wa Auladuh, 1941
Penerbit : Risalah Gusti, Surabaya, Juni 2005.
Peresensi : Ferry Djajaprana
Misteri Kun (Syajaratul Kaun), kitab karangan Ibn A'rabi Maestro asal
Spanyol, berisi tentang doktrin tentang pribadi manusia pilihan (Muhammad
SAW) dalam hal ini hubungannya dengan Allah SWT, manusia dan alam secara
keseluruhan. Disimbolkan semuanya itu dengan "pohon" yang muncul dari
sebutir benih kun. Suatu penuturan simbolik yang acapkali ditemukan dalam
karya-karyanya. Karena ciri penyampaian secara simbolik yang sulit dipahami
dan juga faktor fanatisme para ulama fiqih (jurispruedence) dan kalam yang
ortodoks, kemudian mereka membatasi ruang gerak perkembangan pemikiran Ibn
Al Arabi dan mereka menganggap sesat dan keluar dari agama Islam.
Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di alam raya ini dengan kata
"Kun" (wujudlah), dimana dengan kata tersebut Dia mewujudkan segala sesuatu
yang diwujudkan, sehingga tidak pernah ada apapun yang wujud ini kecuali
keluar dari hakikat yang tersembunyi dari kata "Kun", sementara tidak ada
sesuatupun yang tersembunyi kecuali keluar dari yang selalu terjaga. Allah
berfirman :
"Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila kami menghendakinya,
Kami hanya mengatakan "Kun" (wujudlah), maka iapun jadi "wujud". (QS. An
Nahl:40).
Selanjutnya Ibn Arabi membayangkan bahwa alam raya (kaun) atau alam kosmos
ini adalah seluruhnya Pohon, sementara pangkal cahayanya berasal dari satu
benih kun, dimana huruf kaf (dari katan kun) dikawinkan dengan serbuk benih
(Al Waqiah :57) Dari penyerbukan benih itu muncul buah (Sesungguhnya kami
menciptakan sesuatu itu menurut ukurannya QS. Al Qamar:49). Dari sini
muncul dua dahan yang berbeda dari satu akar yang sama. Akar tersebut
adalah AL Iradah (Kehendak), sementara cabangnya adalah AL Qudrah (Kuasa).
Nah, dari esensi (jauhar) Kaf muncul dua makna berbeda, yaitu Kesempurnaan
(Pada hari ini kusempurnakan agamamu QS. AL Maidah :3) dan Kekufiran " Maka
diantara mereka ada yang beriman dan ada pula yang kufur" . QS. AL Baqoroh
: 253),
Sementara dari jauhar esensi Nun akan muncul ketidak tahuan (Nun Nakirah)
dan pengetahuan tentang Tuhan (Nun Marifat). Ketika ditampakkan kepada
mereka dari Kun ketiadaan pada hukum yang dikehendaki oleh ke Qadiman, maka
dia memercikkan sinar kepada mereka, sinar-Nya. Orang yang terkena sinar
tersebut, kemudian ia memandang gambaran "pohon kejadian (alam" atau
syajaratul Kaun yang tumbuh dari benih Kun, ia akan memiliki kebahagiaan
yang ada dalam rahasia kaf-nya seperti gamabaran firman Tuhan "Kalian
adalah umat terbaik yang dilahirkan oleh manusia" QS. Ali Imran 110.
Sedangkan perihal pohon digambarkan oleh firman-Nya: "Allah telah membuat
perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya tegak dan
cabangnya (menjulang ke langit)". (Q.S. Ibrahim : 24).
Demikian ajaran ringkas Kun, Nya Ibn Arabi.
Sekilas tentang pengarang, Ibnu Arabi terkenal dengan doktrin Wahdatul
Wujud, biasa dipanggil : "Muhyiddin" ("Penghidup agama") Ibn Arabi.
Dianggap filsuf atau tokoh sufi paling dibicarakan sepanjang zaman, oleh
karenanya mendapat julukan As Syaikh Al Akbar ("Mahaguru").
Salam,
Http://ferrydjajaprana.multiply.com
Http://tasawuf.multiply.com