Memang sangat ajaib. Mungkinkah Antasari di KPK yang dikenal sangat ahli menjebak orang dengan memakai telpon, email, sms dan sebagainya sampai bisa berlaku kaya amatir ingusan dengan mengirim ancaman pakai SMS? manneke
--- On Sun, 5/3/09, loekyh <[email protected]> wrote: From: loekyh <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Fitnah!? Re: KASUS ANTASARI To: [email protected] Received: Sunday, May 3, 2009, 11:09 PM Cara amatiran mengancam pake sms (yg jelas2 bisa dilacak pengirimnya) , 'semangat berapi-api' kejaksaan menyatakan Antasari sebagai 'tersangka', terus sikap mencla-mencle keluarga Nasruddin yg sebelumnya kepada berbagai media menuduh istri kedua Nasruddin (bukan Rani Julianti, istri ketiga?) sbg dalang pembunuhan. Apakah mungkin banyak jaksa yang merasa 'senang' dg jatuhnya AA yang telah membawa beberapa jaksa senior ke pengadilan? Juga mereka 'iri' karena banyak ladang yang tadinya 'basah' telah diambil alih oleh KPK? Sangat disesalkan sikap seorang pengurus Konstras yang seakan-akan sudah menganggap AA terlibat. Yang jelas-jelas sudah terbukti memberi uang adalah Sigid Haryo Wibisono (yang pernah didepak dari Golkar dan PKB). Bisa saja ketika memberi uang ke eksekutor, Sigid dengan gampang mengatakan "Ini uang dari AA", sebagai antisipasi seandainya eksekutor tertangkap (atau bahkan seandainya rencana pembunuhan Nasruddin gagal), sudah ada 'kambing hitam'-nya. Salam
