POLISI???? Di Indonesia, polisi itu buat nakutin anak kecil....pas masih TK apa SD dulu kalo bandel pasti dibilangnya *"hey...jangan nakal nanti ditangkap POLISI!"*.....bukannya polisi itu harusnya mengayomi masyarakat, harusnya ketika mendengar kata2 POLISI kita malah bisa tenang, misal "ga apa2 pasar itu ga ada copet kan ada Pak Polisi"....."simpang empat itu ga akan macet kan ada Pak Polisi".....
Mungkin dulu saya ingat ada iklan POLISI yang membantu penyebrang jalan, sekarang mungkin Pak Polisi lebih bisa "mengontrol" ketika duduk di Pos dan jika ada yang salah baru dikejar, trus kejar2 an kalau si pelaku kesalahan melarikan diri. Semoga kalimat "MENGAYOMI DAN MELINDUNGI MASYARAKAT" bisa disematkan dalam2 dan dipahami secara mendalam oleh Pak Polisi Republik Indonesia, jangan sampai anak kecil lebih takut kepada polisi daripada pencahat/penculik....dan terjadi percakapan, Orang tua : "Hey jangan bandel, nanti ditangkap penjahat/penculik"....si anak : "saya ga takut bu/pak, kan ada pak polisi" regards, HK Pahala wrote: > > > Ketika mereka memilih jadi polisi, maka tidak ada apologi utk sebagian > polisi baik atau sebagian polisi jahat. Polisi ya Polisi (Pokoknya > Lihat Situasi ???). > > Yang baik baik nya Polisi tidak cukup untuk memaafkan KEBENGISAN > Polisi manakala mereka menyetrum warga negara yang menggaji mereka > dengan pengorbanan, pajak, retribusi dll. > > Tidak cukup untuk memaafkan KEMATIAN WARGA NEGARA di tangan Polisi. > > Polisi adalah Polisi. Tidak ada kompromi moral untuk itu. > > Polisi yang baik tentu saja bagus. Tapi yang bengis-bengis itu juga > ya... POLISI !!!. > > Jangan membiasakan diri menghapus kejahatan karena nurani. Jadi terbiasa. > > Merek yang memilih jadi Polisi. Bukan warga negara yang memaksa mereka > jadi Polisi. > Maka jadilah Polisi yang memberi rasa aman kepada warga negara. > > Memang - mungkin - Adyanto pernah melakukan kesalahan, TAPI TIDAK > SEBAGAI POLISI REPUBLIK INDONESIA !! > > Memang kita HARUS melotot terhadap yang jelek2, supaya jangan jadi > kebiasaan yang dianggap wajar untuk dimaafkan. > > Ini abad 21 .., selayaknya semua aparat negara tidak boleh lagi > melakukan kesalahan. > > Yang tak pernah salah tentu saja TUhan YME. Dan nilai keTuhanan itu > memang ada dalam diri manusia. Jadi tetap sdaja tidak boleh salah. > Apalagi manakala jadi pekerja pemerintah. TIDAK BOLEH SALAH !!! > > Cape dee.... bangsa yang malang.
