Kalau pengalaman saya melihat tingkah polisi, kesimpulannya adalah, mereka 
gerombolan tukang peras. Kalau ada angggota polisi di milis ini, tolong dijawab 
benar atau tidak penilaian saya ini?
Keluarga yang sedang sedih karena kematian anggotanya saja, dengan gagah berani 
mereka peras.....dasar gerombolan tukang peras....

--- In [email protected], Adyanto Aditomo 
<adyantoadit...@...> wrote:
>
> He he he he he memangnya Polisi Indonesia punya hati nurani???
> Kalau benar punya hati nurani, tidak mungkin mereka membiarkan banyak calo 
> SIM dan STNK berkeliaran di Markas Polisi, tidak ada Polisi yang menjebak 
> pengendara kendaraan di jalan raya, memanfaatkan rambu lalu Lintas yang tidak 
> jelas (bisa karena tertutup pohon, atau maksud dari rambu tersebut yang 
> membingungkan pengendara, dsb), melakukan pungutan liar terhadap para sopir 
> Truk di jalan raya, nggebugi tertuduh tidak bersalah yang gak mau ngaku dan 
> sebagainya.
> Penangkapan Wakil Ketua KPK dengan tuduhan yang selalu berubah oleh Pimpinan 
> Polri, memperkuat dugaan bahwa Polisi kita tidak punya nurani.
> Dengan demikian, mereka tidak akan pernah menyesali apapun yang telah mereka 
> lakukan, walaupun ada orang tidak bersalah sampai tewas akibat tindakannya.
> Gak akan pernah ada tuh.
> Kasus Sengkon dan Karta yang disiksa sehingga terpaksa memberikan pengakuan 
> terhadap hal yang tidak pernah mereka lakukan, pemerkosaan tahanan wanita 
> oleh Polisi yang berjaga, adalah bukti lainnya tentang moralitas Polisi 
> tersebut.
> Selama ini tidak pernah ada berita ataupun terdengar penyesalan oknum Polisi 
> maupun instansi kepolisian yang telah menyebabkan nasib masyarakat tidak 
> bersalah menjadi menderita akibat tindakan Polisi yang tidak profesional 
> tersebut.
> Kasus pembunuhan wartawan Bernas, Udin, dimana para pihak yang bersalah, 
> terutama dari Pihak Kepolisian, justru dilindungi oleh Pimpinan Polri, 
> merupakan tindakan kepolisian yang sangat menyakitkan.
> Tidak ada rasa penyesalan sedikitpun diantara mereka.
>  
> Salam,
>  
> Adyanto Aditomo

Kirim email ke