nah pernyataan ini yang kami tunggu-tunggu, 5-6 tahun maksudnya apa?maksudnya mungkin di satu tempat. di kantor kami nih ya, ada pegawai yang belasan tahun bahkan udah hampir pensiun masih di tempat yang sama? gak cuman 5-6 tahun bung....kalo diitung-itung hampir 20 tahun dan hal ini tidak meninmpa 1 orang saja tapi banyak orang atau orang banyak apalah bahasanya yang jelas lebih dari 1 orang. Kalo yang gini ini gimana? hayo....5-6 tahun hem....belum apa-apa jek...
--- In [email protected], "ekoadadisini" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > hihihi...iya gw juga ga mau digolongkan orang2 "terkutuk", gw merasa > "diberkati" dengan mutasi ini, walau merasa "terdzalimi" dengan > keputusan "pembatalan D4", tapi sama sekali ga merasa "terkutuk" :) > kasian banget dong gw udah ditempatin jauh, dibatalin D4, "terkutuk" > pulak...ampuuunnn!!!kacaulah awak ini :) hehehe > > jadi gw memilih jadi orang yang "terberkati" dengan mutasi, cuma ya > itu...supaya semua orang yang kena mutasi juga merasa "terberkati", > baiknya harus ada 'Sistem Mutasi' yang jelas, supaya JANGAN ADA LAGI > orang2 yang ketinggalan mutasi sampai 5-6 tahun bahkan lebih, dan > JANGAN ADA orang yang berkutat di satu tempat atau ga kena gilir > mutasi karena koneksi apalagi terlalu lama > > kasian kan demi 1 orang di tanah jawa (ga pindah2) ada beberapa orang > (dan mungkin dengan keluarganya) harus tertahan mutasinya..apalagi > yang di wilayah2 sulit :) > > > Salam Damai dari Serui > > ESN > > > > "bagus konstituante" <bagusks@> wrote: > > Buat Lae Sijabat, > > Aku juga tidak setuju kalau dibilang mutasi seperti itu diartikan > kutukan. Mestinya kita arif menerimanya. > > Saya lebih tertarik soal kebijakan mutasi saat ini adalah jika > teman-teman yang belum pernah merasakan jadi orang daerah, >
