Btw, teman-teman sudah baca belum surat ibu Anandy Wati yang dilampiri
surat penolakan usulan pindah mengikuti suami seorang karyawati di
wilayah Kanwil Banda Aceh? Isinya kurang lebih : Saudari tersebut
diminta membuat surat pengunduran diri dari DJPBN untuk mengikuti
suami yang pindah ke Ditjen Anggaran. Nomor suratnya saya lupa sih...
Saya ingin tahu pendapat teman-teman tentang ini.


Kirim email ke