Bang Rahman memang bukan hal yang mudah memberikan pelayanan yang memuaskan,
Sekurang2nya kita (Corps DJPBN) telah mengawali langkah untuk mengubah
paradigma dilayani menjadi melayani. Ada satu catatan saya klo Satker yang
datang ke CS baik karena tertolaknya SPM ataupun sekedar konsultasi keuangan
setelah konsultasi selesai mereka langsung berjabat tangan atau ucapan terima
kasih, Apakah itu sudah bisa dijadikan tolak ukur kepuasan Satker? Saya kira
banyak faktor lain yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Anyway kita
sudah mencoba memberikan bentuk pelayanan yg berubah dari sebelumnya .....
Ana jadi ingat anak Bang Rahman si Nadine ama Nayla , nggak ada lagi yg
ngetok pintu kamar saya untuk ngajakin maen... Coba yg datang ke CS si Nadine
ama Nayla....
Saya sangat setuju pendapat Bapak Yangkung , dianpci07 dan okeh-okeh. Sejalan
dengan pendapat mas okeh-okeh bagi teman-teman di FO dan CS agar membuat suatu
daftar permasalahan yg kira-kira pada saat kita memeriksa SPM memerlukan
penafsiran yg lebih jelas/grey area (terutama uraian pada SPTB dengan
kesesuaian akun), dan bisa didiskusikan pada saat GKM atau tanpa GKM juga bisa
, karena klo GKM kesannya harus bikin makalah belum lagi ngatur waktunya...
Dari masing2 FO dan CS bisa mengumpulkan ke Kasi untuk dibahas dengan Kepala
Kantor.
Bang Rahman klo bermimpi boleh nggak? Sekarang khan Bank Mandiri mendapat
predikat sebagai Bank yg terbaik dalam hal pelayanan ke konsumen, Mau dong KPPN
juga sebagai Satuan Kerja terbaik dalam hal pelayanan ke Satuan Kerja.....
Rizky Bareta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: saya setuju
dengan usul mas okeh okeh
tapi menurut saya klo ujung-ujungnya ke GKM
apa ga sebaiknya semua bidang membuat resume permasalahan
entah itu menyangkut satker ataupun tidak
jadi masing2 CS tiap hari berkumpul merangkum permasalahan mereka, FO
berkumpul merangkum permasalahan mereka, Bendum, Vera pun melakukan hal yang
sama
lalu setiap jangka waktu tertentu permasalahan itu dikemukakan untuk dicari
solusinya bareng-bareng pada waktu GKM?
060109488
okeh okeh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya usul untuk petugas FO dan CS:
1. FO dan CS membuat resume aktivitas konsultasi yang telah dilakukan meliputi
satker apa saja, permasalahannya, dan advice yang diberikan. Resume ini
dilaporkan setiap hari ke atasan.
2. Secara berkala/setiap minggu FO dan CS bertemu difasilitasi oleh manajemen
untuk membicarakan aktivitas mereka berdasarkan resume yang dibuat. Dibuat
semacam peer to peer review yaitu FO or CS A membaca resume dari FO or CS B dan
memberikan tanggapannya. Bila terjadi perbedaan persepsi, maka dicari jalan
keluarnya agar setiap advice yang diberikan oleh FO/CS A dan B tidak ada
perbedaan yang prinsip berdasarkan peraturan yang ada.
3. Resume FO/CS juga dibahas oleh pegawai KPPN dalam forum GKM secara berkala
untuk mendapatkan masukan sekaligus sebagai sosialisasi.
Kalau ada yang ingin menambahkan... silahkan:)
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]