"pelaksanaan assesment test seharusnya
berfungsi sebagai indikator tingkat pemahaman para
pegawai tentang visi dan misi DJPBN" sekedar menggaris
bawahi pernyataan dari pak poni sukendar yang menurut
saya sangat bagus: kalau itu memang itu tujuannya
assesment tes, kenapa di dalam tes ada pertanyaan :
1. berapa jumlah halaman laporan kas posisi mingguan?
2. kapan ADK SABMN dikirimkan? bulanan, triwulanan,
semesteran?
3. kalau ada pengeluaran berjumlah besar diatas
sebelum jam 11, apa yng hrs dilakukan KPPN?

bagaimana kita bisa menjawab kalau riwayat pekerjaan
kita tidak ada pengalaman di bidang itu, atau belum
pernah di training bidang itu?

mohon untuk tes berikutnya, bag pengembangan pegawai
lebih cermat memilih soal. terima kasih buat pak
layang seta atas masukannya, saya sangat sependapat.


cheers
mot


--- Poni Sukendar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Kalaulah assesment diartikan sebagai kemenangan dan
> kekalahan, kapan kita akan siap sebagai
> professional? Dari sudut pandang Bagian Pengembangan
> Pegawai, pelaksanaan assesment test seharusnya
> berfungsi sebagai indikator tingkat pemahaman para
> pegawai tentang visi dan misi DJPBN untuk kemudian
> mengolah hasil assesment tersebut dalam satu rumusan
> kebijakan sebagai upaya peningkatan dan pengembangan
> wawasan para pegawai yang tidak lulus, guna

Kirim email ke