Sebenarnya tujuan assessment sangat bagus dan hal ini telah dilakukan 
di Amrek puluhan tahun y.l.

Tujuannya adalah untuk memetakan pegawai (kemampuan, disiplin, 
integritas, dan lain - lain) agar sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Jadi dengan assessment maka akan terlihat kompetensi seorang pegawai 
sehingga penempatannya diharapkan dapat sesuai dengan kompetensinya.

Sebagai contoh ketika pegawai yang mempunyai kapasitas menganalisa 
laporan yang bagus, pandai komputer dan teliti, maka (misalkan) ia 
akan lebih cocok ditempatkan di seksi vera daripada bagian penerimaan 
surat. Tapi ini hanya sekedar contoh saja, kebijakan kompetensi 
dibutuhkan tiap jabatan sudah diatur.

Demikian juga sebaliknya, apabila pegawai tidak memenuhi kompetensi 
tertentu, maka bagian pengembangan SDM yang menganalisanya untuk 
mengadakan diklat2 yang dapat menambah kompetensi yang dibutuhkan 
tersebut. 

So, kalau proses assessment dilakukan dengan bagus, maka akan 
tercipta kerja profesional, dimana terjadi right man in the right 
place.... Smoga hal ini tidak hanya bagus dalam tataran konsep, tapi 
perfect pula dalam aplikasinya.

Kurang lebihnya mohon maaf... terima kasih.

--- In [email protected], Muhammad Arif <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Saya jadi penasaran apakah tujuan utama assessment ini dalam rangka
> mengalihkan sebagian besar pegawai di DJBN ke kantor lain? Apakah 
bagi
> yang tidak lulus assessment akan dipindah ke instansi2 lain. Apakah
> instansi lain mau menerima orang-orang yang  dianggap "kurang
> berquality" gara-gara fail assessment? Menurut hemat saya kalau
> seandainya DJBN semata-mata ingin meningkatkan quality, capability 
dan
> kehanifan or keistiqomahan pegawai dalam menegakan kebaikan para
> pegawainya, cenderung kurang proporsional menyelenggarakan 
assessment
> apalagi dengan jenis pertanyaan2 yang disitir Pak Herman. So, kalau
> goalnya untuk memperbaiki kinerja pegawai maka pelaksanaan 
pelatihan,
> pengkajian, dan pengajian adalah alternatif solusinya. Kita bina 
skills
> and mentalnya pelayan masyarakat di instansi DJBN dengan cara yang
> cermat dan tepat. Berapa jumlah budget yang diamanahkan rakyat 
kepada
> kita untuk penyelenggaraan assessment apabila outcome-nya kurang
> tercapai. Sanggupkah kita mempertanggungjawabkannya in the 
hereafter. 
> 
> 


Kirim email ke