On Fri, 1 Sep 2000, Djoko Susilo wrote:
> >Biasanya orang memiliki beberapa pendekatan (atau kombinasi dari dua
> >ekstreem ini):
> >2. Software yang dimilikinya fleksibel dan bisa dipakai membangun
> > untuk memenuhi kebutuhannya di masa depan.
> >Kata orang abad 21 ini (di Business Week kebetulan ada reportage),
> >kecenderungan orang adalah menuju "mass customization" (kustomisasi yang
> >dapat dilakukan secara massal, dan terotomasi, contoh milih lagu via Web
> Saya lebih tertarik pada pendekatan kedua, memenuhi kebutuhan secara
> bertahap, walaupun kebanyakan software belum mendukungnya. Implementasinya
> bukan melalui kustomisasi, tetapi dengan konsep modularisasi. Konsep ini
> banyak diterapkan pada software tingkat korporat semacam ERP. Fleksibel
> sekali. Kita tinggal tempel (attach) modul-modul tambahannya saja, tidak
> perlu "rebuild" sistemnya.
Memang mass customisation ini menjadi kecenderungan, sehingga yang
diharapkan adalah fleksibilitas dari sub system. Kembali ke teori
penyusunan sistem. Maka agar prinsip modularitas ini terjaga maka perlu
dijaga prinsip dasar :
1. Setiap modul pembentuk unit yang lebih tinggi abstraksinya, haruslah
tak boleh bertingkah laku yang tak dapat diperimbangkan.
2. Setiap modul harus sudah lulus uji (tidak heran sekarang dikenal dg
istilah third party testing). Sekarang ini yang mulai dipertimbangkan
adalah bagaimana menguji "binary module" dg third party methodology.
Hal ini sangat penting bagi sistem yang memanfaatkan COTS (Components
of the shelf - alias siap pakai)
3. Call dsb dari modul tersebut harus jelas.
Modularisasi ini bukanlah merupakan "obat mujarab". Karena sering sekali
dalam penyusunan module orang melupakan suatu prinsip yaitu "simpel" dan
berperilaku "terprediksi". Sebab pada prinsipnya walau suatu modul
bekerja dengan sempurna, maka ketika dia di"attach" ke modul lain, maka
kompleksitas atau "environment" menjadi berbeda. Nah pada kondisi
ekstreem seringkali ini timbul masalah.
Pada aplikasi yang mensyaratkan "safetiness tingkat tinggi" seringkali
tetap dibutuhkan pengujian secara menyeluruh (tidak bisa atau tidak boleh
percaya begitu saja dengan modul yang ada).
Sistem OS seperti UNIX di bangun dengan prinsip modullar (dibentuk dari
bagian-bagian kecil dimana tiap modul tersebut memiliki fungsi yang
sederhana, dan tidak menimbulkan hasil yang diluar "perkiraan". Nah
sehingga aplikasi yang disusun seperti menyusun lego dari modul-modul
ini.
IMW
------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List MIKRODATA
Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
WAP : http://mikrodata.co.id/wap/index.wml
Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.