On Sun, 3 Sep 2000, Djoko Susilo wrote:
> >bekerja dengan sempurna, maka ketika dia di"attach" ke modul lain, maka
> >kompleksitas atau "environment" menjadi berbeda. Nah pada kondisi
> >ekstreem seringkali ini timbul masalah.
> Paling tidak konsep ini lebih menjanjikan, dari sisi user.
> Sifat otonom dari tiap modul harus tetap dipertahankan. Komunikasi antar
> modul (kalau memang ada) hanya sebatas pertukaran data saja, tidak hal
> lainnya. Hal ini tentunya bisa dijaga kalau protokol data (I/O) antar modul
> telah ditentukan dari awal.
> Belajar dari modularisasi H/W, modul (card) tambahan tinggal tancap pada
> slot yang ada di M/B. M/B sebagai integrator (main system) nya.
Justru itu .. agar konsep modul yang motonom berhasil, maka syarat dasar
"komponen otonom" harus dipenuhi (yaitu self disciplined 8-) artinya tiap
modul sebagai komponen dasar harus berjalan dg baik. Nah pengkasesan
modul bisanya melaui "service access point" yang telah didefinisikan
sebelumnya. (tidak boleh ada module lain melalui pintu belakang-atau non
documented service access point) karena itu akan membuat sistem menjadi
"unpredictable".
Kalau software ingin "Meniru" konsep modularitas H/W maka metoda pengujian
tiap module juga harus dipenuhi, juga metoda standard dari tiap service
access point juga harus dipenuhi. Jumlah titik komunikasi antar module
ini menimbulkan pertimbangan yang dikenal dg istilah "koherensi"module.
CORBA, D-COM khan ingin menuju ke arah sini sebetulnya 8-) Jadi
menyiadakan suatu "bus software" sehingga tiap komponen dapat
di"colokkin" ke bus tersebut.
> >tetap dibutuhkan pengujian secara menyeluruh (tidak bisa atau tidak boleh
> >percaya begitu saja dengan modul yang ada).
> >
> Dalam kasus yang nyata, semua modul dibuat oleh vendor yang sama. Walaupun
> tidak mengeliminirnya, setidaknya hal ini dapat mengurangi kekawatiran akan
> "safetiness" tersebut. Kecuali modul tersebut dibuat oleh third party.
He.heh.e. justru kalau module dibuat oleh vendor yang sama maka tingkat
safetiness-nya bisa "diragukan", karena secara alami sulit dilakukan
"third party certification" (semuanya disertifkasi, dibuat, diinstal
vendor yang sama).
Makanya untuk sistem yang kritis, biasanya selalu harus disertakan source
code, sehingga ada pihak ke 3 yang dapat melakukan pengujian
IMW
------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List MIKRODATA
Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
WAP : http://mikrodata.co.id/wap/index.wml
Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.