On Sun, 17 Sep 2000, Djoko Susilo wrote:

> Di sinilah kearifan akademisi diuji. Seharusnya akademisi tidak bertindak
> subjektif demi kepentingannya sendiri. Kalau hanya karena tidak ada source
> code maka akademisi merasa dirugikan, alangkah "sederhana"nya pola pikir
> akademisi kita.

Mungkin para akademisi tidak berpandangan subjektif ataupun sederhana,
seperti yang Anda kira. Tapi apakah Anda tidak berpikir bahwa perbedaan
antara open-source ataupun non open-source itu sangat besar sekali
(terutama bagi para akademisi)?

> Sebagai akademisi, tentunya paham betul bahwa ketersediaan source code
> bukan satu-satunya parameter yang harus dievaluasi (barangkali bobotnya juga
> tidak besar, atau malahan optional saja). Perlu diingat juga bahwa tidak ada
> korelasi antara open source dengan kualitas/kemampuan suatu Sistem Operasi.

Tentu saja ada! Ketika Anda memperoleh dua sistem operasi yang berlawanan
(open-source dan non open-source) apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda
bisa mempelajari sistem operasi yang non open-source sebaik Anda
mempelajari sistem operasi open-source?
Mungkin bagi para end-user hal ini tidak terlalu signifikan, tapi
bagaimana halnya dengan para mahasiswa yang bertugas mengembangkan sistem
operasi ada?

Seandainya Anda yang jadi mahasiswa tersebut, apakah Anda memilih untuk
bebas mengembangkan sistem operasi yang open-source ataukah Anda lebih
memilih maju ke meja hijau menghadapi tuntutan para pembuat sistem operasi
non open-source karena Anda telah menguraikan kode memodifikasi segala 
yang ada dalam sistem operasi mereka?

> Jadi tidak sesederhana hasil survey tersebut yang mengatakan bahwa Sistem
> Operasi masa depan adalah sistem operasi yang open source, tanpa menyertakan
> alasannya. 

Yup. Anda benar sekali dan saya setuju dengan Anda... dan saya sudah
mengemukakan alasannya (beberapa..) diatas.

> Banyak hal lain yang harus dievaluasi dengan cermat.
> Di sini peranan akademisi diharapkan, khususnya kejujuran dalam melakukan
> evaluasi yang benar dan netral.

Evaluasi sistem operasi memang harus dilakukan dengan cermat. Tapi
bagaimana caranya mengevaluasi sistem operasi yang tidak
open-source? Dengan men-disassembly-nya?
Dengan melakukan modifikasi?
Dengan melakukan pengkodean ulang?

Saya rasa hal tersebut akan membahayakan diri Anda sendiri.


------------------------------------------
"La vraie definition de la science, c'est 
qu'elle est l'etude de la beaute du monde"
------------------------------------------


------------------------------------------------------------------------
Forum Komunikasi Penulis-Pembaca MIKRODATA (FKPPM)

Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip     : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
WAP       : http://mikrodata.co.id/wap/index.wml

Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.

Memakai, Menyebarluaskan, dan Memperbanyak software bajakan adalah 
tindakan kriminal.

Please check with the latest AVP update before you ask about virus:
ftp://mikrodata.co.id/avirus_&_security/AntiViral_Toolkit_Pro/avp30.zip

Kirim email ke