On Thu, 21 Sep 2000, Issotyo P.B.S wrote:

> Hmmm soal "ide" saya setuju, namun kalau saya menilik diskusi
> sebelumnya bukankah "ide" ini juga bisa dikenakan hak paten. Jadi kita
> tetap bisa dikenakan tuduhan membajak jika memakai ide serupa. ^_^
> Kalau nggak salah ingat ada kasusnya .... Untuk open source, banyak

Oh iya ini beberapa hal yang saling terkait tapi tak sama, hak paten, hak
cipta, dan hak distribusi 8-)

Bisa saja suatu hal hak paten atau hak cipta nya tetap dipegang orang itu,
tetapi hak distribusi dibebaskan.  Jadi tidak selalu yang hak cipta/paten
itu dipegang maka tidak menjadi dibebaskan.

Contohnya nama Linux dimiliki oleh Linus tapi bebas didistribusikan.  
Kemudian beberapa algoritma di GIMP ada yang dipatenkan tetapi bebas
didistribusikan.

> penggunaan inline atau akses memory secara langsung. Teknik-teknik
> implementasi ini yang menurut saya sulit diajarkan jika tidak melihat
> secara langsung implementasinya. Jadi menurut saya jangan sampai
> terjadi "reinventing the wheel" mendingan bikin ban baru yang lebih
> bagus, yaitu dari teknologi sebelumnya ;-)

Betul..  salah satu contoh manis adalah structur data dari "process di
Linux" 8-).  Walau sudah buka berbagai macam buku OS (Dari Deittel,
Tannebaum, Maekawa, Gozinky dll.. tapi pemecahan yang letak rahasianya di
"Implementasi" ini sulit ditemukan.

Juga ketika perubahan (1 BARIS) yang dilakukan seorang Prof(atau Assoc)
terhadap kernel Linux yang menyebabkan kecepatan "context switching" jadi
berlipat ganda. Nah trik implementasi seperti inilah yang ditemukan di
level source code.  Belum masalah device driver, autodetect...dll

Saya sendiri banyak belajar dari melihat source code Linux.. sampai
belajar hal yang bukan Linux.. (termausk belajar file system-nya Windows,
Networkingnya WIndows (SMB)).

Oh iya cerita saya bikin OS sendiri dulu, itu juga dimungkingkan karena
saya memiliki contoh driver untuk mesin itu dan rutin-rutin kecil, yang
sudah dibuat.  Jadi prinsipnya tetap berlangsung "code sharing".

> Untuk hal tekad anda benar sekali... dan untuk "jalan pintas" dengan
> point ini saya memandang kasus pembelian & pembajakan ide/source untuk
> kemudian diakui sebagai "ciptaan saya" adalah hal cengeng. Namun juga
> perlu diingat bahwa para developer OS dan aplikasi yang free source
> tidak menggunakan hasil rekayasanya sebagai alat penyalur "ego". Ini

Salah satu proses yang mencegah adalah GPL,. sehingga kita ketika
memperbaharui merubah dari OS itu maka harus dibuat GPL juga.. 8-).  
Dengan cara ini kebebasan akan tetap terjaga.. dan tidak ada orang yang
bisa "merubah sedikit" lalu menempelkan namanya sebagai pencipta..

> karyanya.  Anda idealis, namun jika anda dan saya yang idealis ini
> bekerja sama, bisakah anda membayangkan hasil yang akan diterima ?
> Bukankan setiap orang mempunyai kelebihan masing-masing dan dapat
> saling mengisi ? Ini yang saya tangkap dari "Bazar and cathedral" ^_^

Iya betul... tidak usah dari yang tinggi dulu.... cobalah dari proses
bikin distribusi sendiri yang katanya "gampang" cuma rubah ini
itu..he.he.he. Baru ngerasain tuning dan patching serta konfigurasi yang
pas untuk "target" user tertentu akan banyak yang dipelajari..

Saya pikir fenomena dan semangat Open Sourec ini tidak beda dg semangat di
kalangan ilmuwan, saling berbagai apa yang telah diamatinya, diperolehnya.  
Sehingga memberi pelajaran bagi yang lain agar tak melewati jalan yang
salah, memilih jalan yang mungkin benar...

> "stability code" juga dimunculkan oleh lembaga pembandingnya. kalau
> ini dimunculkan pada close source, bisa kena meja hijau dong ;-)
> Hehehe jadi inget manipulasi pooling di MSNBC kemarin, seru juga
> pembuktiannya. Ini hanya pemikiran saya dan saya coba utarakan pada
> anda sekalian, terimakasih telah memberikan saya pencerahan.

Ada artikel bagus soal pengembangan software untuk sistem seperti
reaktor.. yang harus di"proof" oleh SEI (Software Engineering
Institut) ini. 

Software yang diuji harus ada source codenya. Karena yang diuji bukan
sekedar feature atau test secara stimulus saja... (tanpa tahu
internalnya).

Mungkin kita belum memasukkan softwar semacam "Desktop" sebagai klas yang
seperti ini, tapi karena mulai banyak kasus yang disebabkan aplikasi
"desktop" maka sepertinya ada kemungkinan evaluasi komputer
(aplikasi) desktop juga seketat ini.

Kasus seperti ngawurnya front-end sistem database pengaturan Ambulance di
London dan mengakibatkan meninggalnya 10 orang (atau 11 orang)  mulai
membuat orang berfikir bahwa aplikasi "desktop" sekarang sudah tidak bisa
main-main lagi untuk evaluasinya

IMW


------------------------------------------------------------------------
Forum Komunikasi Penulis-Pembaca MIKRODATA (FKPPM)

Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip     : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
WAP       : http://mikrodata.co.id/wap/index.wml

Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.

Memakai, Menyebarluaskan, dan Memperbanyak software bajakan adalah 
tindakan kriminal.

Please check with the latest AVP update before you ask about virus:
ftp://mikrodata.co.id/avirus_&_security/AntiViral_Toolkit_Pro/avp30.zip

Kirim email ke