Dear miliser,
Kalo memang negara ini disamakan dengan perusahaan apa yang dikemukakan Mr 
Sukarnon itu sah sah saja. Karena pada kenyataannya banyak perusahaan menjadi 
besar karena memperoleh kucuran kredit lunak (baca Hutang) dari para nasabah. 
Contohnya Bank Bank di Indonesia, tapi coba lihat siapa yang besar dan makmur? 
hanya perusahaan itu sendiri berikut jajaran direksi  sementara dari kalangan 
nasabah hanya segelintir yang beruntung mendapatkan "puting beliung BRITAMA " 
ataupun "Semarak Gebyar BCA". Dari sisi ini dikhawatirkan tujuan negara akan 
menyimpang dari amanah UUD 1945.

SUN atau ORI pada dasarnya adalah hutang. Yang namanya hutang itu selalu 
menjadi unsur negatif dari harta (Harta = Hutang + Modal = pelajaran tata buku 
SMP klas 3). Dalam praktek hidup sehari hari juga hutang sifatnya adalah 
mendesak dan sementara, bukan jangka panjang. Jadi sangatlah naif jika APBN 
kita akan menggantungkan diri kepada SUN dan ORI. Justru kalo SUN dan ORI makin 
menjamur kita mesti siap siap menghadapi masa masa sulit (itu  penerawangan 
dari paranormal saya).

Buat pecinta TVRI, mungkin masih lekang di ingatan kita slogan TVRI Tempoe 
Doloe: "Siaran ini terselenggara berkat partisipasi Anda membayar iuran 
Televisi". daripada kita ngutangi negara lebih baik kita ngongkosi negara, dari 
mana? ya dari pajak mas....

Satu lagi kenapa negeri kita begitu terpuruk? Negeri kita ini kaya mas, tetapi 
kekayaannya dicolong tetangga sebelah, tetangga luar kampung, bahkan luar 
kecamatan. Celakanya itu semua legal secara hukum karena dilindungi dengan 
kontrak kontrak jangka panjang.

Salam Hangat dari Kendari,
NB: Sedih juga ketika survey metro TV menempatkan Dewi 'Supernova' Lestari 
sebagai novelis paling dikenal masyarakan (saat ini). Menggeser novelis 
perempuan kawakan lainnya seperti La Rose, Marga T, Mira W, NH Dini, Ayu Utami.

 
--- In [email protected], "sukarnon" <sukar...@...> wrote:
>
> Yth. para milist
> 
> melihat belakangan ini SUN dan ORI sangat diminati pasar dalam negeri 
> mungkinkah peran SUN dan ORI kedepan akan lebih mendominasi APBN kita dan 
> akan menggantikan peran pajak. karena dengan adanya SUN dan ORI 
> negara/pemerintah dapat memperoleh dana dari masyarakat secara langsung dan 
> memberikan keuntungan kepada masyarakat sehingga dapat menambah penghasilan 
> masyarakat.apakah mungkin dengan penerbitan SUN dan ORI akan mengakibatkan 
> buble ekonomi dimasa mendatang seperti sub prime mortage di amerika?
> barangkali ada yang tahu lebih jauh mohon infonya?
>


Kirim email ke