dear mas sukarnon,

bagaimanapun juga yang menentukan bisa-tidaknya sun/ori menggantikan peran 
pajak sangat tergantung pada pdb kita. karena pdb inilah yang, kurang-lebih, 
menggambarkan produktivitas kita dalam waktu tertentu. sebagai contoh, dalam 
satu tahun mungkin saja, ternyata, nilai sun/ori yang diterbitkan lebih besar 
dari pajak yang dihasilkan. dalam literatur sih, katanya, sepanjang pertumbuhan 
ekonomi (delta pdb) lebih besar dari bunga outstanding utang, maka sah-sah saja 
kita berutang.

selain itu ada rule of thumb lain yang juga perlu dipahami, yaitu dsr. katanya 
sih dsr yang aman berada di kisaran 30-40-an persen (di tahun 2002 kita pernah 
67 persen!). karena polarisasinya adalah minimize, maka semakin kecil angka 
ini, semakin bagus.

dalam literatur, biasanya modelling dari utang mengumpamakan negara-negara maju 
yang sudah well-established. di sini diumpamakan kita dapat "gali lubang-tutup 
lubang" dalam waktu yang tak terbatas sambil mempertahankan delta pdb yang 
cukup tinggi. tetapi, dalam kenyataannya utang adalah sesuatu yang non-ponzi 
games, karena beberapa sebab, apalagi bagi negara berkembang yang dari sisi 
instrumentasi utang saja belum lengkap peraturannya.

hal lainnya yang perlu dipikirkan adalah persepsi risiko, yang biasanya 
digambarkan oleh lembaga pemeringkat internasional. kalo risiko tinggi, mau 
tidak mau kita harus memberikan yield cukup tinggi atau alih-alih mereka 
memegang alat investasi lainnya. jika ini berlangsung terus-menerus, maka 
mengurangi kemampuan negara untuk membangun.

jadi, memang dalam jangka panjang, dengan berbagai keterbatasan, utang tidaklah 
sustainable untuk membiayai pembangunan. bagaimanapun juga pajak merupakan 
alternatif utama yang perlu terus digali. tax ratio yang relatif mapan (kisaran 
di atas 20-an persen) akan membuat stabilitas perekonomian menjadi baik. karena 
anggaran yang baik akan menjadi stimulan bagi perekonomian untuk tumbuh. 
makanya, selain defisit kita juga mengukur keseimbangan primer. 

dihubungkan dengan peran kita di djpb, ada keterhubungan yang erat antara 
sun/ori, pajak, dan pengelolaan kas. kita dapat mengurangi risiko pembiayaan 
kembali melalui manajemen kas yang baik. artinya kita bisa menentukan timing 
kapan harus berutang dan membayarnya. administrasi perpajakan (dan penerimaan 
negara lainnya) yang baik juga akan membantu ketersediaan kas sehingga terjadi 
minimalisasi risiko utang, dan maksimalisasi pendanaan pembangunan. 
terus-terang, dengan peran yang sepenting ini saya sering bergidik dengan 
adanya "ruang" yang belum dioptimalkan. salam.

soul guru,
4




________________________________
Dari: sukarnon <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 21 April, 2009 09:36:14
Topik: [Forum Prima] bisakah SUN dan ORI menggantikan peran pajak dalam APBN?





Yth. para milist

melihat belakangan ini SUN dan ORI sangat diminati pasar dalam negeri 
mungkinkah peran SUN dan ORI kedepan akan lebih mendominasi APBN kita dan akan 
menggantikan peran pajak. karena dengan adanya SUN dan ORI negara/pemerintah 
dapat memperoleh dana dari masyarakat secara langsung dan memberikan keuntungan 
kepada masyarakat sehingga dapat menambah penghasilan masyarakat.apakah mungkin 
dengan penerbitan SUN dan ORI akan mengakibatkan buble ekonomi dimasa mendatang 
seperti sub prime mortage di amerika?
barangkali ada yang tahu lebih jauh mohon infonya?


   


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke