Sekedar usul :

Mengingat yang 'tertangkap tangan' adalah pegawai KPPN (yang katanya menerima 
uang Rp20.000,-), dimana KPPN tak ada proses negosiasi di luar kantor, ada 
baiknya KPK juga melakukan 'penyamaran' menjadi Direktur PT XXX yang pajaknya 
perlu dikurangi dengan negosiasi di 'rumah' pegawai DJP, atau inginkan bea 
masuknya diringankan oleh pegawai Bea Cukai dengan negosiasi di rumah.   Sebab 
selain pegawai KPPN tidak tertutup kemungkinan 

proses pungli, korupsi, atau manipulasi tidak dilakukan di kantor, melainkan di 
rumah.
Nah, bukannya kita iri diperlakukan tidak adil, tetapi agar semua dapat 
sentilan......
Janganlah yang sekedar Rp20.000,- melupakan yang masih berkeliaran dalam jutaan 
rupiah.
Yah...siapa tahu aja.
Mohon maaf kalo ternyata saya salah...

Demikian usul usil saya....


________________________________
From: sukarnon <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, August 13, 2009 8:23:51 P
Subject: [Forum Prima] Detik.com.....Ditjen Perbendaharaan dan KPPN mai 
dibersihkan...Menkeu

  
Jakarta - Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani masih risih 
dengan cap 'kotor' yang tertempel pada jajarannya di Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara). Sri Mulyani 
mengatakan sebagai institusi yang mencerminkan Departemen Keuangan, Dirjen 
Perbendaharaan harus membersihkan reputasinya.

"Dirjen Perbendaharaan sangat menentukan reputasi Depkeu mengenai komitmen 
kebersihannya. Kita semua mengetahui bahwa beberapa saat yang lalu ada survei 
yangmenunjukkan Ditjen Perbendaharaan bersama KPPN masih dianggap institusi 
yang tidak bersih, ini terjadi pada KPPN," tegasnya. Ia menyampaikan hal itu 
dalam acara pelantikan pejabat eselon II Departemen Keuangan di kantornya, 
Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (13/8/2009).

Ditjen Perbendaharaan, dikatakan Sri Mulyani merupakan bagian yang sangat 
penting Depkeu sehingga perlu mempunyai reputasi yang bagus dan bersih dari 
segala cap 'kotor'.

"Untuk Ditjen Perbendaharaan banyak sekali fungsi yang mengalami perubahan, 
Perbendaharaan merupakan unit yang menangani berbagai pencairan anggaran. 
Ditjen Perbendaharaan sangat populer karena semua yang mau pinjam uang dari 
negara harus bertemu dengan mereka. Saya mengharapkan agar Dirjen dan seluruh 
pejabat yang lain memahami reputasi ini dan memiliki keinginan untuk 
membersihkannya, " katanya.

Dalam pelantikan tersebut ada sebanyak 26 pejabat esselon II Depkeu yang 
dilantik, yang berasal dari Sekretaris Jenderal, Direktorat Jenderal Bea dan 
Cukai, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Bapepam LK, dan Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan.
(dnl/qom) 


   


      

Kirim email ke