kayaknya pegawai di KPPN Non Percontohan dipojokkan oleh pimpinannya 
sendiri...... sedih deh... hik hik bagusan komentarnya pa Ihsan modjo... 



----- Pesan Diteruskan ----
Dari: JukhronSant <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 24 Agustus, 2009 09:34:43
Judul: Bls: [Forum Prima] Baru 37 KPPN Bebas Suap


Apa pernah ada program penaweran pensiun dini dengan golden handshake, secara 
resmi dari DJPB ya? 




________________________________
Dari: heryanto sijabat <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Minggu, 23 Agustus, 2009 12:42:48
Judul: [Forum Prima] Baru 37 KPPN Bebas Suap

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/08/22/06460737/baru.37.kppn.bebas.suap

Sabtu, 22 Agustus 2009 | 06:46 WIB



*JAKARTA, KOMPAS.com* - Departemen Keuangan mengakui, saat ini baru 37
kantor atau 20,7 persen dari 178 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara atau
KPPN yang diyakini bebas dari suap-menyuap. Ke-37 KPPN itu adalah kantor
percontohan yang semua pegawainya hasil perekrutan baru.

”Saat membentuk KPPN Percontohan, kami melakukan seleksi. Pegawai yang sejak
awal ada di kantor itu sebagian besar gagal lolos seleksi sehingga hampir
semua pegawai di kantor percontohan adalah baru. Dari rata-rata 150 pegawai
di satu KPPN, tinggal 50 pegawai di KPPN Percontohan,” ungkap Direktur
Jenderal Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Herry Purnomo di Jakarta,
Jumat (21/8).

Penegasan ini berkenaan dugaan rendahnya realisasi anggaran stimulus proyek
infrastruktur karena para pemimpin proyek menunda pencairan anggaran dan
mengumpulkannya pada akhir tahun demi menghindari ”ongkos ekstra” di KPPN.
Dengan hanya 20,7 persen KPPN yang bersih suap, berarti peluang terjadi
”ongkos ekstra” tetap ada.

Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani
Indrawati meminta mereka yang mendapat pengalaman ”ongkos ekstra” ini agar
melaporkan nama pejabat yang bersangkutan.

Herry menjelaskan, 37 KPPN itu bebas suap karena pegawainya adalah rekrutan
baru yang telah teruji tidak berani menerima suap dari satuan-satuan kerja
kementerian atau lembaga nondepartemen.

Menurut dia, masih ada 141 KPPN konvensional yang saat ini diwajibkan
mengikuti pola KPPN Percontohan. KPPN lama itu masih dengan pegawai lama,
tetapi dipaksa mengubah pola pikir dan tata letak ruangan yang meminimalkan
adanya suap.

Di KPPN Percontohan, setiap satuan kerja (dulu pemimpin proyek) dari
departemen teknis yang meminta pencairan dana hanya diperbolehkan
menyampaikan berkas dan dokumen hingga di meja layanan depan.

Sementara di KPPN konvensional, beberapa satuan kerja dilayani seorang
pejabat, dan terus berulang setiap tahun, sehingga setiap satuan kerja
memiliki ”langganan” pejabat sendiri. Itu mengundang suap-menyuap.

Herry mengakui, perubahan KPPN konvensional ke KPPN Percontohan menimbulkan
ekses pada lonjakan jumlah pegawai yang kehilangan fungsi karena terjadi
pemangkasan sekitar 60 persen. Perubahan dari tahap I hingga IV saja sudah
mengurangi jumlah pegawai KPPN dari 2.877 orang menjadi 1.251 orang atau
turun 56,51 persen.

”Tak mudah memberhentikan seorang PNS (pegawai negeri sipil). Ketika kami
tawarkan program pensiun dini dengan golden handshake, tidak satu orang pun
mengambilnya. Akhirnya, kami putuskan, pegawai yang tidak lulus seleksi ke
KPPN Percontohan akan menjadi guru bantu untuk menolong satuan kerja yang
tidak bisa menyusun laporan keuangan dengan baik,” ujarnya.

Pengamat ekonomi Ihsan Modjo mengatakan, permasalahan di KPPN tidak bisa
dijadikan alasan oleh pengguna anggaran di departemen teknis untuk
memperlambat pencairan anggaran. Realisasi anggaran bisa saja terjadi akibat
lemahnya perencanaan di departemen teknis.


*Tanggapan :*
Informasi ini sepertinya perlu diberi penjelasan lebih lanjut, karena setahu
saya
teman2 di KPPN diluar KPPN Percontohan udah pada berusaha untuk tidak
melakukan
hal-hal yang merusak nama Ditjen Perbendaharaan.
Dan banyaknya penundaan pencairan dana stimulus oleh para KPA
dengan asumsi untuk mengurangi "ongkos extra"
sangat tidak relevan.
Yang sangat menyedihkan dalam pemberitaan ini
mengasumsikan bahwa para pegawai Non KPPN Percontohan
rawan "Mental Pengemis dan Perampok"
Jadi gimana solusinya : Bro en sis di KPPN Non Percontohan
mari kita buktikan bahwa tempat kita bersih dan nyaman
untuk semua Satker. Amin.


      Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! 
memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke