yoi bos.. setuju.. yang recehan macam gini di kppn di sentil...

padahal banyak isu yang beredar modus modus yang lebih canggih macam WP 
memberikan kartu atm sebuah rekening dengan jumlah puluhan juta kepada 
pemeriksa pajak..  jadi macam kita dikasi kartu atm berisi dana oleh bapak atau 
ibu kita.. susah kan nelusurin nya??/

kok jadi kayak polri selalu yang disorot divisi polantasnya..




--- Pada Sen, 17/8/09, Djoko Brewok Lebat Banget <[email protected]> 
menulis:

Dari: Djoko Brewok Lebat Banget <[email protected]>
Judul: Re: [Forum Prima] Detik.com.....Ditjen Perbendaharaan dan KPPN mai 
dibersihkan...Menkeu
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 17 Agustus, 2009, 6:45 PM






 




    
                  Sekedar usul :

Mengingat yang 'tertangkap tangan' adalah pegawai KPPN (yang katanya menerima 
uang Rp20.000,-), dimana KPPN tak ada proses negosiasi di luar kantor, ada 
baiknya KPK juga melakukan 'penyamaran' menjadi Direktur PT XXX yang pajaknya 
perlu dikurangi dengan negosiasi di 'rumah' pegawai DJP, atau inginkan bea 
masuknya diringankan oleh pegawai Bea Cukai dengan negosiasi di rumah.   Sebab 
selain pegawai KPPN tidak tertutup kemungkinan 
proses pungli, korupsi, atau manipulasi tidak dilakukan di kantor, melainkan di 
rumah.
Nah, bukannya kita iri diperlakukan
 tidak adil, tetapi agar semua dapat sentilan.... ..
Janganlah yang sekedar Rp20.000,- melupakan yang masih berkeliaran dalam jutaan 
rupiah.
Yah...siapa tahu aja.
Mohon maaf kalo ternyata saya salah...

Demikian usul usil saya....
From: sukarnon <sukar...@yahoo. co.id>
To: forumpr...@yahoogro ups.com
Sent: Thursday, August 13, 2009 8:23:51 P
Subject: [Forum Prima] Detik.com... ..Ditjen Perbendaharaan dan KPPN mai 
dibersihkan. ..Menkeu








 

    
                  Jakarta - Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri 
Mulyani masih risih dengan cap 'kotor' yang tertempel pada jajarannya di 
Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan 
Negara). Sri Mulyani mengatakan sebagai institusi yang mencerminkan Departemen 
Keuangan, Dirjen Perbendaharaan harus membersihkan reputasinya.



"Dirjen Perbendaharaan sangat menentukan reputasi Depkeu mengenai komitmen 
kebersihannya. Kita semua mengetahui bahwa beberapa saat yang lalu ada survei 
yangmenunjukkan Ditjen Perbendaharaan bersama KPPN masih dianggap institusi 
yang tidak bersih, ini terjadi pada KPPN," tegasnya. Ia menyampaikan hal itu 
dalam acara pelantikan pejabat eselon II Departemen Keuangan di kantornya, 
Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (13/8/2009).



Ditjen Perbendaharaan, dikatakan Sri Mulyani merupakan bagian yang sangat 
penting Depkeu sehingga perlu mempunyai reputasi yang bagus dan bersih dari 
segala cap 'kotor'.



"Untuk Ditjen Perbendaharaan banyak sekali fungsi yang mengalami perubahan, 
Perbendaharaan merupakan unit yang menangani berbagai pencairan anggaran. 
Ditjen Perbendaharaan sangat populer karena semua yang mau pinjam uang dari 
negara harus bertemu dengan mereka. Saya mengharapkan agar Dirjen dan seluruh 
pejabat yang lain memahami reputasi ini dan memiliki keinginan untuk 
membersihkannya, " katanya.



Dalam pelantikan tersebut ada sebanyak 26 pejabat esselon II Depkeu yang 
dilantik, yang berasal dari Sekretaris Jenderal, Direktorat Jenderal Bea dan 
Cukai, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Bapepam LK, dan Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan.

(dnl/qom) 




 

      


        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke