ke lah klo begitu.....setuja...kita tunjukkan senjata kita  adalah ekonomi 
Islam...

o




________________________________
From: Farizal FoSSEI <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, April 7, 2010 10:47:24 AM
Subject: Re: {FoSSEI} AJARAN YANG MENJEBAKQ,..

  
Solusinya...
mari tegakkan ekonomi Islam


Pada 6 April 2010 12:57, imron soleh <shofi_...@yahoo. com> menulis:

>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  >
>
>>
> 
>>      
> 
>ya... yang pasti wajahnya stadar manusia mas he he he. buat temen2 mahasiswa, 
>yang pasti hati2 aja ya, segmen mereka kebanyakan mahasiswa soalnya. 
>>sekitar Jabotabek ini mereka banyak berkeliaran. jadi waspadalah!! !
>
>ups lupa, sebetulnya mereka bener islam, tpi kebejatan mereka itu menggunakan 
>islam untuk meraup uang. inti pokoknya itu, 
>
>--- On Mon, 4/5/10, iqbal faisol <faisol_iqbal@ yahoo.com> wrote:
>
>
>>From: iqbal faisol <faisol_iqbal@ yahoo.com>
>>
>>Subject: Re: {FoSSEI} AJARAN YANG MENJEBAKQ,..
>>To: fos...@yahoogroups. com
>>Date: Monday, April 5, 2010, 8:14 AM
>>
>>
>>
>>>>
>>
>>
>>
>>  >>
>>
>> 
>>>>      
>> 
>>aslm.wah.... .....bisa kita telusuri bareng2, mungkin tu awal timbulnya para 
>>pengotor nama Islam. karena mereka Islam tidak dikenal sebagai agama rahmatan 
>>lil alamin....jadi penasaran... pingin liat tu wajah orangx kaya apa?
>>
>>
>>
>>
________________________________
 From: aqied sh <aqied_a...@yahoo. com>
>>To: fos...@yahoogroups. com
>>Sent: Mon, April 5, 2010 2:05:00 PM
>>Subject: Re: {FoSSEI} AJARAN YANG MENJEBAKQ,..
>>
>>  >>
>>
>> 
>>>>      
>> 
>>
>>maaf, mb
>>mungkin maksid mb zahra islam sesat,,,bukan islam garis keras (saya tdk 
>>berani mendefinisikan dan mengkotak2 umat islam ke garis keras atau lunak 
>>atau memplem...)
>>
>>--- On Wed, 3/31/10, Muflikha Zahra D.H <zahra_...@yahoo. co.id> wrote:
>>
>>
>>>>>>From: Muflikha Zahra D.H <zahra_...@yahoo. co.id>
>>>Subject: {FoSSEI} AJARAN YANG MENJEBAKQ,..
>>>To: "FOSSEI NASIONAL" <fos...@yahoogroups. com>
>>>Date: Wednesday, March 31, 2010, 8:07 PM
>>>
>>>
>>>>>>
>>>
>>>
>>>
>>>  >>>
>>>
>>> 
>>>>>>      
>>> 
>>>>>>
>>>Assalamu’alaykum, .. Wr,.. Wb,..
>>> 
>>>Teman2 milisQ semuanya,.. sebentar lagi akan banyak mahasiswa baru, yang
>>>bisa jadi mereka akan jadi target seperti aQ dulu yang yang juga menjadi 
>>>korban
>>>karena keluguanQ. Mungkin sedikit pengalamanQ ini bisa menjadi pembelajaran
>>>bagi temen2 agar jangan sampai temen2 semua dan orang2 disekitar kalian 
>>>menjadi
>>>target berikutnya. Karena gerakan mereka cepat banget,…
>>>
>>>
>>>Berikutsepenggal
>>>dari kisahQ:
>>>AJARAN
>>>YANG MENJEBAKKU
>>>Pada suatu sore di tahun 2005, saat aku masih semester 1, ketika sedang
>>>berwudzu, untuk menunaikan shalat dhuhur di masjid, aku bertemu dengan dua
>>>orang mbak-mbak.. Namanya Mbak Ida
>>>dan Mbak Ela. Mereka mengajakku berkenalan.
>>>Tidak ada hujan tidak ada
>>>angin, malamnya mereka datang ke kosku. Ketika itu aku lagi
>>>semangat-semangatny a belajar bahasa arab. Kebetulan, waktu itu kakakku lagi
>>>pulang ke rumah di Magelang sana. Mereka mengajakku untuk ikut mengaji. 
>>>Awalnya
>>>sih aku nggak mau, karena menurutku hari telah begitu larut. Tapi begitu
>>>kudengarkan berbagai bujuk rayuannya, akhirnya aku pun tertunduk juga. Mereka
>>>mengatakan bahwa berjihad mencari ilmu tidak boleh ditunda-tunda, karena kita
>>>tidak akan pernah tau kapan ajal akan menjemput kita. Jelas saja aku 
>>>tertohok,
>>>apa lagi mereka bawa-bawa Al Quran segala. Di samping itu mereka mengatakan
>>>bahwa aku juga akan diajari bahasa Arab.secara intensif hingga dalam waktu
>>>singkat, aku pasti bisa. Tawaran itu begitu menggiyurkan. aku pun segera 
>>>bersiap-siap
>>>dan pamit pada mbak-mbak kos dengan alasan ngaji dan mabit.
>>>Dengan boncengan bandotan kami
>>>pun pergi meninggalkan kosku. Aku dibawa ke Monjali. Di sana aku dipertemukan
>>>dengan seorang ustadz bernama Bp. Bakri. Jelas saja aku heran. Yang namanya
>>>ngaji kan biasanya banyak orang, tapi ini beda. aku sendirian mengaji. Aku
>>>tidak mau. Apalagi hanya dengan seorang lelaki yang sama sekali belum 
>>>kukenal,
>>>itu kan bukan muhrim. Kuminta Mbak. Ida untuk menemaniku, alhamdulillah ia 
>>>pun
>>>bersedia.
>>>Ngaji yang benar benar-benar
>>>mencurigakan. Bp. Bakri mengatakan bahwa Al Quran sekarang ini, bukanlah Al
>>>Quran yang sebenarnya, tapi sebagian sudah dirubah oleh orang Yahudi. Dia 
>>>juga
>>>mengatakan bahwa kita tidak akan bisa berIslam secara kaffah jika kita masih
>>>tinggal di negara Indonesia Sebuah negara yang berdasarkan Pancasila, bukan
>>>berdasarkan Islam. Karena itu kita harus mendirikan negara Islam. Di samping
>>>itu kita juga harus berinfak sebesar-besarnya. berbagai pertanyaan aku
>>>lontarkan. Tetapi apa daya, dia ahli tafsir, dan Alquran dia hapalkan secara
>>>sempurna. Sementara aku, seorang mahasiswa lugu dengan pengetahuan agama yang
>>>begitu minim, hanya bisa menelan mentah-mentah tanpa bisa mengkritisi.
>>>Terakhir dia mengatakan, bahwa
>>>besuk pagi aku akan di bawa ke Jakarta untuk di bai’at. Aku tidak mau, 
>>>apalagi
>>>aku belum pamit. Tapi dia sekali lagi dengan dalil-dalil Al Qurannya 
>>>memberikan
>>>penjelasan kepadaku,
>>>“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa
>>>berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian
>>>itu adalah lebih baik bagimu jika kamu tidak mengetahuinya” .(QS At Taubah:
>>>47)
>>>Paginya aku berangkat ke
>>>Jakarta dengan ditemani oleh Bp. Khusni, seseorang yang juga sama sekali 
>>>belum
>>>aku kenal. Kami naik bus menuju ke Semarang. Di Semarang kami berhenti 
>>>menunggu
>>>mobil jemputan. Ternyata di dalam mobil sudah ada 2 orang yang seusia 
>>>denganku.
>>>Namanya Siska dan Eni. Mereka berdua berasal dari Cilacap. Kemudian kami 
>>>turun
>>>di salah satu stasiun kereta api di Semarang. Di sana kami naik kereta 
>>>ekonomi
>>>menuju ke Bogor. Sesampainya di Bogor kami menunggu mobil jemputan lagi dan 
>>>di
>>>dalamnya sudah ada dua orang remaja bernama Resti dan Ajeng dan juga seorang
>>>ibu rumahtangga bernama Mbak Ratna. Sekarang semuanya berjumplah 6 orang.
>>>Ketika kami hampir sampai di
>>>suatu tempat di Jakarta, mata kami ditutup dengan sebuah kain dan gorden yang
>>>ada di sekeliling mobil di tutup rapat. Sesampainya di sana kami langsung 
>>>masuk
>>>ke garasi. Dengan cepat garasi dikunci. Semua itu bertujuan, agar markas 
>>>mereka
>>>tidak dapat dilacak.
>>>Sejenak kami diizinkan untuk
>>>istirahat. Dalam senggangnya waktu kami berenam saling mencurahkan perasaan
>>>kami. Aku menangis tersedu-sedu, karena aku sadar bahwa aku akan dimasukkan
>>>dalam sebuah organisasi garis keras. Kesedihanku ternyata telah mengetuk hati
>>>Siska, Eni dan Mbak. Ratna. Mereka ikut-ikutan menangis bersama aku. Tapi 
>>>Resti
>>>dan Ajeng tetap tegar dan semangat. Mereka yakin, bahwa ini adalah perjuangan
>>>menuju Ridha Allah SWT.
>>>Kemudian kami dikumpulkan di
>>>ruang rapat. Di sana kami diberi penjelasan dan diwawancarai satu-satu dengan
>>>materi seperti yang telah diberikan oleh Bp. bakri tadi malam. Mereka 
>>>menyuruh
>>>kami untuk infak sebesar-besarnya. Aku tidak setuju. Aku merasa bahwa Islam
>>>tidak memberatkan, jadi menurutku, kita memang harus berinfak tetapi sesuai
>>>dengan kemampuan kita. Mereka menjawab dengan ayat:
>>>“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan
>>>baginya jalan ke luar. dan memberinya rezki dari arah yang tiada
>>>disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya 
>>>Allah
>>>akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang
>>>dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi 
>>>tiap-tiap
>>>waktu”(Q.S Ath Thalaq
>>>2-3).
>>>Mereka mengatakan bahwa setiap
>>>umat muslim adalah juru dakwah, jadi setelah kami di bai’at, kami harus
>>>mengajak orang lain untuk ikut golongan kami. Kami harus menikah dengan
>>>golongan kami, jadi dalam pernikahan pun wali dan saksi pun harus dari 
>>>golongan
>>>kami juga. karena jika tidak, berarti pernikahan kami tidak sah. Rasa bingung
>>>membuatku menanyakan alasan mereka berda’wah secara sembunyi-sembunyi. Namun
>>>pertanyaan itu juga mampu dijawab mereka. Mereka megatakan bahwa Rasulullah 
>>>pun
>>>pada awalnya juga melakukan da’wah secara sembunyi-sembunyi. Selain itu ada
>>>sebuah pernyataan yang membuatku takut, yaitu kita bisa mengambil barang 
>>>siapa
>>>saja dan dengan cara apapun, selama barang yang kita ambil adalah barang 
>>>orang
>>>kaya yang mengambil hak ummat. Semua itu dilakukan untuk kepentingan 
>>>maslahah mursalah. Aku semakin takut
>>>saat mereka mengatakan bahwa darah semua orang kafir adalah halal untuk
>>>dibunuh. dan semua orang yang bukan golongannya adalah orang kafir.
>>>Malamnya kami dipaksa melakukan
>>>sumpah. Aku menolak, tapi lama-kelamaan mereka mulai menampakkan kekerasan. 
>>>Aku
>>>takut, mengingat bahwa darah orang yang bukan golongannya adalah halal. 
>>>Setelah
>>>itu kami dianggap telah lahir kembali sebagai orang suci tanpa dosa seperti
>>>bayi yang baru lahir dan diberi nama hijrah sebagaimana hijrahnya rasul dari
>>>Mekah ke Madinah yang akan meninggalkan semua masa lalu kami dan akan 
>>>melakukan
>>>apapun untuk golongan. Mereka lupa bahwa Islam digariskan untuk menjadi
>>>golongan-golongan.
>>>Paginya kami di pulangkan.
>>>Tetapi sebelum pulang kami harus mau di foto. Sebagai bukti dokumentasi bahwa
>>>kami merupakan anggota. Kami juga harus menandatangani surat kontrak. Dalam
>>>foto itu nampak wajahku yang lagi menangis. Mau gimana lagi, kami tidak bisa
>>>pulang sebelum kami melengkapi bukti bahwa kami adalah anggota golongan.
>>>Tidak ada satu ayatpun yang
>>>mereka sampaikan itu salah, namun sebaiknya kita tidak menerima ayat-ayat itu
>>>secara terpisah-pisah, karena Al-Quran itu komperhensif. Ada ayat tentang
>>>jihad, namun juga ada ayat tentang kasih sayang, sebagaimana Allah yang maha
>>>membalas perbuatan dosa hambanya dan Allah pun Maha Memberi Ampunan.
>>>Beruntunglah aku memiliki keluarga dan sahabat yang bisa mem-back upku 
>>>sehingga aku dapat keluar dari
>>>golongan ini tanpa melalui tindak kekerasan seperti pengalaman banyak
>>>penghianat golongan mereka yang lain.
>>>
>>>
>>>Mudah-mudahan bermanfaat,. ..
>>>Memory of  2005
>>>
>>>
>>>Muflikha “ZAHRA” Dwi Hartanti
>>>ForSEI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
>>>Mobile: 085292747168
>>>Email   : zahra_...@yahoo.
>>> co.id
>>>SEMANGAT!!!
>>>PRIBADI TANGGUH,.PANTANG MENGELUH!!!
>>>ALLAHU AKBAR!!! 
>>>________________________________
 Lebih aman saat online. 
>>>Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
>>>Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! 
>>
>> 
>


-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/
FS: [email protected]
mobile: 021 950 42948

 


      

Kirim email ke