Mestinya dr. Terawan sudah dipecat beberapa tahun yg lalu waktu dia mulai
melakukan terapi cuci otak (yg tidak berdasarkan ilmu yg benar) , yg akan
merugikan pasien2.
BH Jo
On Saturday, March 26, 2022, 08:00:04 PM MDT, Chan CT
<[email protected]> wrote:
Terawan Dipecat IDI, Mahfud Md Cerita 'Dicuci Otak'-Vaksin Merah Putih
Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 27 Mar 2022 07:57 WIB
Foto: Dok. Kemenko Polhukam
Jakarta - Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dipecat dari
keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menko Polhukam Mahfud Md mengaku
pernah menjalani terapi cuci otak oleh dokter Terawan dan divaksin merah putih.
Terawan dan IDI sendiri memiliki hubungan yang panas dingin. Hubungan panas
dingin itu mulai terjadi sejak munculnya terapi 'cuci otak'.
Kembali ke Mahfud, dia mengatakan sudah dua kali terapi cuci otak. Karena
merasa hasil terapi cuci otak bagus, dia kemudian mengajak istrinya untuk ikut
terapi.
"Saya pernah dua kali cuci otak atau DSA (Digital Subtraction Angiography) ke
dokter Terawan, yakni, ketika masih ketua MK sekitar tahun 2011 dan pada tahun
2017. Saya bukan ahli medis tapi kalau perasaan saya sih hasilnya bagus,
keluhan langsung hilang. Makanya saya sampai dua kali dan yang kedua mengajak
istri," kata Mahfud kepada detikcom, Sabtu (26/3/2022).
Baca juga:
Disuntik Vaksin Nusantara, Legislator Kecewa Terawan Dipecat IDI
Selain pernah terapi dengan dokter Terawan, Mahfud menuturkan dirinya juga
mendapat suntikan vaksin Nusantara yang dicetuskan oleh Terawan. Mahfud mengaku
usai mendapat vaksin Nusantara, imun tubuhnya meningkat.
"Saya juga sudah ikut minta vaksin Nusantara yang digarap oleh Pak Terawan
sebelum dapat vaksin booster. Waktu mau booster dulu kan pejabat non-tendis
(tenaga medis) atau TNI/Polri masih harus antre atau menunggu, tak bisa cepat.
Saya juga tak mau cari-cari booster lewat jalan tol," ujarnya.
"Ketika saya minta booster dan diberi tahu oleh Menkes bahwa selain tendis dan
TNI/POLRI belum boleh boostet maka saya ambil vaksin Nusantara. Antibodi saya
naik tinggi setelah divaksin Nusantara," lanjutnya.
Baca juga:
Adib Khumaidi Dikukuhkan Jadi Ketum PB IDI 2022-2025
Meski merasa hasil kerja dokter Terawan bagus, Mahfud tidak bisa memberikan
komentar terkait dipecatnya dokter Terawan dari IDI sebab sudah ada mekanisme
dan aturan tersendiri. Namun yang terpenting baginya asalah kesembuhan dan imun
tubuh meningkat.
"Saya bukan ahli medis, jadi saya tidak bisa menanggapi apa pun terkait
pemberhentian Pak Terawan dari IDI. Itu sudah ada aturan dan mekanisme
tersendiri. Kalau saya sendiri sih yang penting sembuh atau imun dari virus,"
imbuhnya.
Baca berita selengkapnya di halaman berikut
Simak Video 'Sederet Kontroversi Terawan Hingga Dipecat IDI':
Sebelumnya, kabar pemecatan Terawan Agus Putranto dari IDI dibenarkan oleh
Ketua Panitia Muktamar Ke-31 IDI dr Nasrul Musadir Alsa. Pemecatan itu
berdasarkan keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI.
"Iya (dipecat), dari hasil muktamar yang kami terima ya. Dari hasil yang kita
terima yang diserahkan panitia memang begitu, (sesuai) MKEK iya," kata Nasrul
saat dimintai konfirmasi, Sabtu (26/3).
Baca juga:
Pimpinan DPR Khawatir Terawan Dipecat IDI Bikin Dokter Takut Berinovasi
Nasrul mengatakan Terawan kini tak lagi bisa membuka praktik dokter. Hal itu
lantaran Terawan tidak bisa lagi mengurus surat izin praktik (SIP).
"Ya mestinya begitu ya, kan tidak bisa urus SIP dan sebagainya ya," kata Nasrul.
(dek/dnu)
Baca artikel detiknews, "Terawan Dipecat IDI, Mahfud Md Cerita 'Dicuci
Otak'-Vaksin Merah Putih" selengkapnya
https://news.detik.com/berita/d-6002776/terawan-dipecat-idi-mahfud-md-cerita-dicuci-otak-vaksin-merah-putih.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/DB447898EA6E4EA996594AB87B9FC483%40A10Live.
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1896328456.378107.1648351934643%40mail.yahoo.com.