Saya awam kedokteran, jadi TIDAK JELAS sampai dimana kebenaran ilmiah terapi “cuci otak” juga vaksin Merah Putih yang diajukan dr. Terawan itu, ... Tapi, dari yang saya baca dimedsos, disamping pertentangan ilmiah kedokteran juga ada pertentangan kepentingan antara IDI dan dr. Terawan itu yang kemudian dituduh telah melanggar ketentuan moral-etika kedokteran IDI. Yang satu menganggap kebijakan sosial dr. Terawan itu bisa menggempur kepentingan pengusaha yang dibela IDI, ...? Entahlah bagaimana konkritnya.
Jadi, mestinya penemuan pengobatan dr. Terawan itu tidak ditekan, ditindas begitu saja, tapi bisa diperdebatkan secara ilmiah dan dibuktikan lebih lanut! Kalau saja pengembangan/penemuan dr. Terawan itu yang sekarang ini dituduh pelanggaran, siapa tahu justru itulah yang benar dan sebaiknya dikembangkan. Atau katakanlah juga masih ada kekurangan yang perlu disempurnakan, ... tapi kesitulah arah pengembangan agar manusia bisa hidup lebih baik dan sehat? Salam, ChanCT From: 'B.H. Jo' via GELORA45 Sent: Sunday, March 27, 2022 11:32 AM To: GELORA45_In Subject: Re: [GELORA45] Terawan Dipecat IDI, Mahfud Md Cerita 'Dicuci Otak'-Vaksin Merah Putih Mestinya dr. Terawan sudah dipecat beberapa tahun yg lalu waktu dia mulai melakukan terapi cuci otak (yg tidak berdasarkan ilmu yg benar) , yg akan merugikan pasien2. BH Jo On Saturday, March 26, 2022, 08:00:04 PM MDT, Chan CT <[email protected]> wrote: Terawan Dipecat IDI, Mahfud Md Cerita 'Dicuci Otak'-Vaksin Merah Putih Kadek Melda Luxiana - detikNews Minggu, 27 Mar 2022 07:57 WIB Foto: Dok. Kemenko Polhukam Jakarta - Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dipecat dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menko Polhukam Mahfud Md mengaku pernah menjalani terapi cuci otak oleh dokter Terawan dan divaksin merah putih. Terawan dan IDI sendiri memiliki hubungan yang panas dingin. Hubungan panas dingin itu mulai terjadi sejak munculnya terapi 'cuci otak'. Kembali ke Mahfud, dia mengatakan sudah dua kali terapi cuci otak. Karena merasa hasil terapi cuci otak bagus, dia kemudian mengajak istrinya untuk ikut terapi. "Saya pernah dua kali cuci otak atau DSA (Digital Subtraction Angiography) ke dokter Terawan, yakni, ketika masih ketua MK sekitar tahun 2011 dan pada tahun 2017. Saya bukan ahli medis tapi kalau perasaan saya sih hasilnya bagus, keluhan langsung hilang. Makanya saya sampai dua kali dan yang kedua mengajak istri," kata Mahfud kepada detikcom, Sabtu (26/3/2022). Baca juga: Disuntik Vaksin Nusantara, Legislator Kecewa Terawan Dipecat IDI Selain pernah terapi dengan dokter Terawan, Mahfud menuturkan dirinya juga mendapat suntikan vaksin Nusantara yang dicetuskan oleh Terawan. Mahfud mengaku usai mendapat vaksin Nusantara, imun tubuhnya meningkat. "Saya juga sudah ikut minta vaksin Nusantara yang digarap oleh Pak Terawan sebelum dapat vaksin booster. Waktu mau booster dulu kan pejabat non-tendis (tenaga medis) atau TNI/Polri masih harus antre atau menunggu, tak bisa cepat. Saya juga tak mau cari-cari booster lewat jalan tol," ujarnya. "Ketika saya minta booster dan diberi tahu oleh Menkes bahwa selain tendis dan TNI/POLRI belum boleh boostet maka saya ambil vaksin Nusantara. Antibodi saya naik tinggi setelah divaksin Nusantara," lanjutnya. Baca juga: Adib Khumaidi Dikukuhkan Jadi Ketum PB IDI 2022-2025 Meski merasa hasil kerja dokter Terawan bagus, Mahfud tidak bisa memberikan komentar terkait dipecatnya dokter Terawan dari IDI sebab sudah ada mekanisme dan aturan tersendiri. Namun yang terpenting baginya asalah kesembuhan dan imun tubuh meningkat. "Saya bukan ahli medis, jadi saya tidak bisa menanggapi apa pun terkait pemberhentian Pak Terawan dari IDI. Itu sudah ada aturan dan mekanisme tersendiri. Kalau saya sendiri sih yang penting sembuh atau imun dari virus," imbuhnya. Baca berita selengkapnya di halaman berikut Simak Video 'Sederet Kontroversi Terawan Hingga Dipecat IDI': Sebelumnya, kabar pemecatan Terawan Agus Putranto dari IDI dibenarkan oleh Ketua Panitia Muktamar Ke-31 IDI dr Nasrul Musadir Alsa. Pemecatan itu berdasarkan keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI. "Iya (dipecat), dari hasil muktamar yang kami terima ya. Dari hasil yang kita terima yang diserahkan panitia memang begitu, (sesuai) MKEK iya," kata Nasrul saat dimintai konfirmasi, Sabtu (26/3). Baca juga: Pimpinan DPR Khawatir Terawan Dipecat IDI Bikin Dokter Takut Berinovasi Nasrul mengatakan Terawan kini tak lagi bisa membuka praktik dokter. Hal itu lantaran Terawan tidak bisa lagi mengurus surat izin praktik (SIP). "Ya mestinya begitu ya, kan tidak bisa urus SIP dan sebagainya ya," kata Nasrul. (dek/dnu) Baca artikel detiknews, "Terawan Dipecat IDI, Mahfud Md Cerita 'Dicuci Otak'-Vaksin Merah Putih" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6002776/terawan-dipecat-idi-mahfud-md-cerita-dicuci-otak-vaksin-merah-putih. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/ -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/DB447898EA6E4EA996594AB87B9FC483%40A10Live. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1896328456.378107.1648351934643%40mail.yahoo.com. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/DEFBCAA8B546499489C1268A05F66BDC%40A10Live.
