Lha, ini kan praktis tidak berpakaian, aurat tidak ditutupi, melebihi pemilihan ratu kecantikan yang diprotes keras ? 72 bidadari yang tetap perawan. Bagaimana mungkin dipakai bergantian tetap perawan, ya ? Jangan2 boneka seks ?
2016-10-09 5:46 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > An artist impression of the 72 virgins. The Qur'an, hadith and Islamic > scholars all mention that virgins will be awarded to Muslim men in Paradise. > > *From:* mailto:[email protected] <[email protected]> > *Sent:* Sunday, October 9, 2016 12:10 AM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > Bung Marco, > Bung sama seperti saya, tidak tahu Bahasa Arab. Untuk mengetahui isi > Al-Qur'an mesti baca yang terjemahan dari Depag.Namun selama membaca itu > saya tidak temukan kalimat yang mengatakan bahwa kalau masuk sorga dapat 72 > bidadari cantik. Dalam surat apa dan ayat berapa tentang 72 bidadari itu? > Sebab setahu saya (karena membaca) waktu sebelum banjir Nuh, sebagian > maklaekat di sorga melihat kebumi dan mendapati gadis-gadis dibumi > cantik-cantik, lalu malekat itu turun kebumi dan memperistri > perempuan-perempuan manusia itu, dan melahirkan anak-anak yang disebut > Nephilim yang kuat perkasa dan berbuat segala kejahatan dibumi. Inilah > sebabnya Tuhan membuat banjir besar karena bumi sudah dipenuhi dengan > segala macam kejahatan........... itu yang saya pernah baca dalam > alkitab.......Apakah hal itu ada tertulis juga di AlQuran? > > > > ------ Original Message ------ > From: "Marco 45665 [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> > To: "GELORA_In" <[email protected]>; "Sunny" <[email protected]> > Cc: "Chan CT" <[email protected]> > Sent: Sunday, 9 Oct, 2016 At 7:40 AM > Subject: Re: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok > > > > > > Saya tidak bisa berbahasa Arab ....tetapi jika saya membaca Ayat2 QORAN > YANG DITERJEMAHKAN DALAM BAHSA INDONESIA dan mencoba menyesuluri Kliamat > per Kalimat dan mencoba mengunyah dan menr=yerat ARTI DAN ATAU MAKSUD > AYAT2 tsb ( yang sudah diterjemakan dalam Sususan bahas Indoneisa ynag > serba Kaku dan diterjemahkan kata per kata > (Tidak Pemegrtia Filofois dibelakng Kalmat2 atau ayat2mya ..... ) maka > terus saya dapat kesimpulna yang satu : SANGAT CONFUSING DAN TIDAK > MEYAKINKAN ISINYA dan apabila diterpakan pada SISTUASI DAN SIKON KEHIDU[AN > MANUSIA didunia dewasa kini ....... saya mendapat kesan yang > RASANYA SULIT untuk BISA DIJADIKAN suatu Yang bisa PAS BERLAKU DIMASA > KINI...... > > 2016-10-08 13:45 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > >> >> >> >> >> >> >> >> *Boleh memilih kafir berarti melanggar wahyu Allah. Pelanggaran ini >> adalah kecelakaan besar yang berakibat tidak bisa masuk surga untuk duduk >> besantai dan berinteraksi dengan malakeat-malaekat cantik nan sexy di >> taman firdaus yang indah penuh kelimpahan abadi. hahahahahaha Amin!* >> >> *From:* mailto:[email protected] <[email protected]> >> *Sent:* Saturday, October 8, 2016 11:47 AM >> *To:* GELORA_In <[email protected]> >> *Subject:* Fw: [GELORA45] Sesungguhnya Muslim Boleh Pilih Ahok >> >> >> >> >> *From:* Yoseph T Taher >> *Sent:* Saturday, October 8, 2016 2:53 PM >> >> >> *Dari Dokumen Simpanan: YTTaher:* >> >> >> >> Inilah Penjelasan Bahwa Sesungguhnya Muslim >> Boleh Pilih Ahok >> >> Senin, >> 14 Maret 2016 berita, >> islami >> >> >> >> *Artikel ini Dikutip dari* *tulisan Adrianto Idea* >> >> >> “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang >> Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah >> pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil >> mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan >> mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang >> zalim.” ( Al Quran surah Al Maidah 51) >> >> Ayat di atas sedang menjadi populer sekarang. Ayat itu selalu populer >> ketika menjelang pemilu. Dalam hal pilkada DKI yang salah satu calon >> kuatnya adalah Nasrani, ayat ini menjadi semakin kuat lagi bergema. >> >> >> Akan tetapi apakah ayat ini mengenai pemilu? Apakah ini ayat mengenai >> pemilihan gubernur? Menurut saya bukan. >> >> >> Sejarah Islam tidak pernah mengenal adanya pemilu atau pemilihan umum. >> Juga tidak pernah ada pemilihan gubernur atau kepala daerah. Satu-satunya >> pemilihan yang pernah terjadi adalah pemilihan khalifah. Itu pun hanya 5 >> kali, dan hanya melibatkan sekelompok orang yang tinggal di Madinah. >> Gubernur khususnya adalah pejabat yang ditunjuk oleh khalifah. Tak pernah >> dipilih. >> >> >> Jadi sebenarnya ayat ini tentang apa? Wali atau awliya itu soal pemimpin >> wilayah atau daerahkah? Bukan. Bagaimana mungkin ada ayat yang mengatur >> tentang pemilihan pemimpin, padahal pemilihan itu tidak pernah terjadi? >> >> >> Jadi, apakah yang dimaksud? Apa makna wali atau awliya? Wali artinya >> pelindung, >> atau sekutu. Ketika Nabi ditekan di Mekah, beliau menyuruh kaum muslimin >> hijrah >> ke Habasyah (Ethopia). >> >> >> Rajanya yang seorang Nasrani, menerima orang-orang yang hijrah itu, >> melindungi mereka dari kejaran Quraisy Mekah. Inilah yang disebut wali, >> orang yang melindungi. Kejadian ini direkam dalam surat Al-Maidah juga, >> ayat 82 yang Artinya: >> >> Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya >> terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang >> musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya >> dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: >> “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena >> di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan >> rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. >> (5: 82) >> >> >> Berdasarkan berbagai riwayat sejarah, pada tahun ke 5 pengangkatan Nabi >> Muhammad Saw, sekelompok kaum Muslimin melakukan hijrah dari Mekah ke >> Habasyah untuk menyelamatkan akidah dan jiwa mereka dari siksaan kaum >> Musyrikin. >> >> >> Najasyi, Raja Habasyah saat itu adalah pemeluk Kristen yang taat. Karena >> itu raja menyambut kedatangan kaum Muslimin tersebut dengan hangat dan >> tidak bersedia menyerahkan mereka kepada wakil orang-orang Musyrik Mekah. >> >> >> Selain itu, ketika melihat Raja Najasyi menangis saat mendengarkan >> ayat-ayat suci al-Quran yang dibacakan oleh Jakfar bin Abi Thalib as >> selaku ketua rombongan, para pendeta akhirnya juga ikut mendukung dan >> melindungi umat Islam. >> >> >> Adapun ayat 51 yang melarang orang menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai >> pelindung itu adalah soal persekutuan dalam perang. Tidak ada sama sekali >> kaitannya dengan pemilihan pemimpin. Ini sudah pernah saya bahas, dan juga >> dibahas banyak orang. >> >> >> Pagi ini, bangun tidur saya menyaksikan berita pilu. Orang-orang Arab >> dari Syiria dan Irak masih terus mengungsi. Ke mana kah mereka mengungsi? >> Ke Eropa. Siapa orang-orang Eropa itu? Muslimkah mereka? Sebagian besar >> tidak. >> >> >> Kebanyakan dari mereka, orang-orang Eropa itu, adalah Nasrani, atau >> atheis (musyrik). Tapi kini mereka menjadi pelindung bagi orang-orang >> muslim, persis seperti ketika kaum muslim hijrah ke Habasyah. >> >> >> Jadi, cobalah orang-orang yang rajin melafalkan ayat Al-Maidah 51 itu >> berkhotbah kepada para pengungsi itu. Katakan kepada mereka bahwa meminta >> perlindungan kepada Nasrani, menjadikan mereka wali atau awliya itu haram >> hukumnya. Bisakah? >> >> >> Ironisnya, dari siapa mereka lari? Apakah dari kaum kafir? Bukan. >> >> >> Mereka justru lari karena ditindas oleh pemimpin-pemimpin mereka >> sendiri, kaum muslim. Kaum muslim yang berebut kekuasaan. Utamanya Sunni >> melawan Syiah. >> >> >> Tahukah Anda bahwa bibit konflik Sunni-Syiah itu sudah terbentuk sejak >> Rasul wafat? Ketika orang-orang mulai kasak-kusuk untuk mencari siapa yang >> akan jadi khalifah, padahal jenazah Rasul belum lagi diurus. Permusuhan >> itu abadi, mengalirkan darah jutaan kaum muslimin sepanjang sejarah ribuan >> tahun, kekal hingga kini. >> >> >> Tidakkah kita sebagai kaum muslim malu ketika saudara-saudara kita >> dizalimi oleh saudara kita yang lain, mereka meminta perlindungan kepada >> kaum Nasrani dan kafir? >> >> >> Tapi pada saat yang sama mulut kita fasih mengucap ayat-ayat yang >> memusuhi orang-orang Nasrani, memelihara permusuhan kepada mereka. >> >> >> Ingatlah, musuh abadi kita sebenarnya bukan Yahudi dan Nasrani, >> melainkan rasa permusuhan itu sendiri. >> >> >> Rasa permusuhan itulah yang telah mengalirkan banyak darah kaum >> muslimin, mengalir menjadi kubangan darah sesama saudara. Sesama saudara >> pun bisa saling berbunuhan kalau ada permusuhan di antara mereka. Kenapa >> mereka berbunuhan? Karena Politik & Perebutan kekuasaan. >> >> >> Itulah yang sedang dilakukan banyak orang dengan Al-Maidah ayat 51. >> Berebut kekuasaan politik dengan mengobarkan permusuhan. >> >> >> Mereka sedang mengabadikan kebodohan yang sudah berlangsung 15 abad. >> >> >> Anda mau menjadi bagian dari kebodohan itu? Saya tidak. Karena saya >> tidak mau menjadi pengungsi seperti orang-orang Irak dan Syiria itu. # >> sudutpandanglain >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> > > > > > > >
