kelihatannya sekarang anda berusaha memperluas sedemikian rupa ha ha ha,kalau 
anda beranggapan demikian ya boleh2 saja seperti misalnya si Nesare itu 
economic advisor-nya si Marco Coprima.  tapi seringkali dimilis ini ada 
pemikiran2 yg baik yg baik kok.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Oh jadi kalau ente cuap2 dimilis ini ngomong ttg ekonomi, ente itu economic 
advisor?Begitu juga seorang politikus ngomong sebentar lagi rupiah akan 
menguat, itu namanya economic advisor ya?Hehehe gampang bener jadi economic 
advisor ya?Jadi semua orang dimilis ini pasti adalah economic advisor karena 
pernah ngomong ttg ekonomi! Hehehehehe Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Friday, November 18, 2016 3:57 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  
namanya juga seminar ekonomi, tentu tepat memberi nasehat ekonomi disana. ini 
intisari omongan si chatib:- the fed bakal menaikkan suku bunga- rupiah bakal 
melemah investasi asing (capital inflow) juga berkurang- but... that's ok... 
dgn lemahnya rupiah bisa memperkuat eksport. ini khan jelas nasehat ekonomi, 
bisa dilihat disini betapa si chatib berperan sebagai economic advisor.  ---In 
[email protected], <nesare1@...> wrote :

Dede ngomong sebagai seorang speaker disuatu seminar ekonomi di UOB di 
Jakarta.Ente bilang dede sbg economic advisor.Goblok! Ini sempit atau luas? 
HeheheheheNesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Friday, November 18, 2016 3:35 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  
ya... eyel2an lagi, maunya cuman menang2an omong.ngomong itu ya lihat 
konteksnya, tempo hari yg diomongin investasi asing jelas disini kalau rupiah 
melemah ya investasi asing menurun. sekali lagi kalau anda menyempitkan sebagai 
titel pekerjaan ya monggo saja, memang ada  yg namanya council of economic 
advisor yg merupakan agency tersendiri, ada juga tim penasehat ekonomi wakil 
presiden, dlsb. nggak masalah sama sekali. tetapi ini bukan berarti sso yg 
tidak bekerja secara resmi pada pejabat tertentu tidak bisa disebut economic 
advisor, pada dasarnya para pakar ekonomi yg berbicara didepan umum itu memberi 
nasehat ekonomi agar didengarkan walaupun tidak secara resmi bekerja pd 
penyelenggara negara. tapi saya tahu kok pikiran anda itu sempit. ---In 
[email protected], <nesare1@...> wrote :


Koq menyempitkan?Ente gak ngerti apa yg ente tulis! Ini pointnya! Bikin2 
istilah! Lalu kabur kalau disalahkan! Itu ente! Kalau seorang ekonom ngomong di 
seminar ekonomi disuatu universitas di indonesia dan ditanya bagaimana dampak 
politik dunia dapat mempengaruhi jalannya ekonomi Indonesia. Sang ekonom lalu 
ngomong ttg politik dunia sebatas yang dia tahu. Ini namanya apa? economic 
advisor? Ente itu banyak ndak tahunya tapi sombong2nya gak keruan2. Sekarang 
ngomong rupiah lemah atau kuat bisa baik dan bisa jelek.Lah ngapain dari dulu 
ente bashing Jokowi/Indonesia kalau rupiah lemah?Kalau rupiah menguat, ente 
kabur dan menghilang?Oh ya tahu ndak barusan siajeg mulai lagi mengingatkan 
ente rupiah melemah?!!!! HeheheheheheEnte diemkan. Ente tulis seperti ini bahwa 
rupiah lemah atau kuat bisa bagus dan bisa jelek.Hehehehehe sudah sadar ya? 
Sudah agak pinter ya?Usaha ane tidak sia2 donk! Hehehehehe Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Friday, November 18, 2016 3:12 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  anda 
mau menyempitkan sebagai suatu titel pekerjaan ya terserah saja.dalam konteks 
ini si Chatib mencoba memberi advise. rupiah menguat atau melemah itu bisa baik 
bisa jelek tergantung apa yg dibicarakan, anda main mutlak2an.  ---In 
[email protected], <nesare1@...> wrote :



Economic advisor itu titel pekerjaan. sekurang2nya ada yang dikasih advise 
misalnya perusahaan, agency seperti white house dinegara ente dan atau instansi 
lainnya. Kalau seorang economic advisor di white house ngomong kasih speech di 
workshop atau economic meeting, itu namanya speaker saja, bukan economic 
advisor.Begitu juga seorang economic advisor disuatu perusahaan kalau kasih 
speech diseminar ekonomi itu kapasitasnya bukan sebagai economic advisor. Jadi 
jangan bikin2 istilah kalau ndak ngerti! Ya kalau bisa baca mestinya orang bisa 
tahu dede/chatib maunya rupiah melemah dan ente sama siajeg maunya rupiah 
menguat terus! Memang betul yang eyel2an buta tulis kaya’ gini memang tidak 
perlu diladen! Nesare   From: [email protected] 
[mailto:[email protected]
Sent: Friday, November 18, 2016 11:04 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  
memangnya kalau nggak berperan sebagai economic advisor berperan sebagai 
apalagi lha wong sudah tidak jadi menteri lagi. dgn bekerja sebagai senior 
fellow di Harvard tentu tujuannya utk memberi advise ekonomi. sebelumnya anda 
bilang "Dede atau chatib itu pengin rupiah yang lemah!" sekarang anda bilang 
"Dede ngomong dia mau rupiah menguat", sebenarnya yang mana yg benar sih? ---In 
[email protected], <nesare1@...> wrote :




Sebagai economic advisor? Economic advisor siapa?Yang ane tahu dari artikel 
ini, dede ngomong di seminar Prospek Ekonomi 2017 oleh UOB Indonesia di 
Jakarta, Rabu (17/11/2016).Bikin2 aja! Berimaginasi terus! Jangan kebanyakan 
pake’ wangsit!Ngomong diranjang aja kaya’ ginian supaya ndak ditertawain orang 
lain. Dede ngomong dia mau rupiah menguat. Beda sama ente dan ajeg kalau rupiah 
melemah langsung ditulis/dibashing.Dulu Rp.14000 ente berdua goblok2in Jokowi. 
Sekarang naik lagi dari Rp.13000, si ajeg mulai bashing lagi tapi ente 
diemkan.Lucunya waktu rupiah turun dari Rp.14000 ke Rp.13000, gak nulis apa2. 
Hilang atau menghilangkan diri! Ente berdua itu ndak ngerti bisnis. Ngertinya 
hanya bashing orang saja.Gak ada bedanya sama para isfun bashing ahok pake’ 
Al-Maidah yg ente bilang salah itu! HeheheheNesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Thursday, November 17, 2016 1:29 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  si 
dede itu berkata sebagai economic advisor yg memperkirakan rupiah bakal melemah 
tahun depan, seandainya perkiraan rupiah bakal menguat ya omongannya lain 
lagilah. perkara rupiah melemah atau terdepresiasi itu sudah terjadi ber-kali2 
sepanjang sejarah, tetapi toh kenyataannya eksport ya masih kembang kempis.  
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :





Jonathan: yg dikatakan si Chatib sederhana saja rupiah bakal melemah arus modal 
asing masuk juga akan berkurangsementara itu karena rupiah melemah produksi 
dalam negeri jadi relatif lebih murah sehingga eksport menguatbegitu saja tidak 
lebih tidak kurangdede/chatib: Namun menurut dia, level nilai tukar rupiah saat 
ini memang lebih baik terdepresiasi untuk memacu ekspor.Dede/chatib: "Saya 
lebih pilih rupiah yang melemah, karena kita akan pindah dari negara berbasis 
sumber daya mentah ke manufaktur. Problem kita sekarang rupiah terlalu kuat, 
itu ’membunuh’ manufaktur,"Nesare: koq bisa ya bilang pendapat sederhana chatib 
alias dede adalah rupiah bakal lemah? Dede atau chatib itu pengin rupiah yang 
lemah! Gobloknya minta ampun! Baca kaya’ gini saja ndak bisa! Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Thursday, November 17, 2016 1:14 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Chatib: Capital Inflow 2017 Tak Sederas Tahun Ini  
omongan2 yg sekedar pembelaan buta tidak akan saya ladeni. 

Kirim email ke